Menu

Mode Gelap
Garuda Menggila di GBK! Indonesia Hajar Saint Kitts 4-0, Beckham Putra Jadi Bintang Gaduh Tahanan Yaqut, KPK Minta Maaf: Asep Sebut Kekecewaan Publik Adalah Dukungan RI Cari Sumber Minyak Baru di Tengah Krisis Hormuz, Bahlil: Jangan Tanya dari Mana Abdullah Kelrey Tantang KPK, Desak Pemeriksaan Puan Maharani dan Hapsoro Mobil Setan: Penumpang yang Tak Pernah Turun Bocoran Proposal Damai AS Ditolak Iran, Jurang Kepentingan Kian Terbuka

Regional

OTT Bupati Lampung Tengah: Ardito Wijaya Dibawa KPK, Uang dan Dokumen Disita, Golkar Hormati Proses Hukum

badge-check


					Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya diciduk KPK dalam OTT. Uang, dokumen, dan gadget disita. Golkar hormati proses hukum. Status hukum diumumkan 1×24 jam.(istimewa) Perbesar

Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya diciduk KPK dalam OTT. Uang, dokumen, dan gadget disita. Golkar hormati proses hukum. Status hukum diumumkan 1×24 jam.(istimewa)

PRABA INSIGHT- LAMPUNG – Lampung Tengah kembali jadi sorotan nasional. Rabu malam (10/12/2025), Bupati Ardito Wijaya diciduk KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Tim penyidik menggeledah rumah pribadi Bupati selama 3,5 jam, menyita uang tunai, dokumen penting, dua buku rekening atas nama Ardito dan istrinya, serta beberapa gadget yang mungkin “curhat” banyak ke penyidik.

Di tengah kepanikan warga dan media yang mengerubungi lokasi, Ardito terlihat santai saat menghadapi pertanyaan wartawan. Confidence level 100 atau pasrah total? Publik masih bertanya-tanya.

Partai Golkar, rumah politik Bupati, menanggapi dengan klasik:

“Kami menghormati proses hukum.”

Jawaban ini aman tapi tetap menimbulkan rasa penasaran publik, apalagi mengingat LHKPN Ardito Wijaya mencatat kekayaan sebesar Rp 12,8 miliar, mayoritas tanah, bangunan, kendaraan, dan kas. Perbandingan antara kekayaan resmi dan barang sitaan KPK bikin publik bertanya: apakah uang yang disita termasuk laporan harta, atau versi “off the record”?

Status hukum Bupati akan diumumkan dalam 1×24 jam setelah OTT, membuat masyarakat Lampung hanya bisa menunggu apakah kasus ini menjadi drama satu episode atau sinetron panjang.

Kasus ini diprediksi akan memengaruhi stabilitas politik Lampung Tengah, terutama menjelang persiapan anggaran 2026, karena kepala daerah kena OTT biasanya membuat kantor pemda mendadak ramai suasana kontemplasi.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ditegur Saat Apel Pagi, Karyawan di Tojo Una-Una Tewas Diduga Diserang Rekan Kerja

10 Maret 2026 - 15:02 WIB

Heboh! Ledakan di Kauman Ponorogo Terdengar hingga Kilometeran, Satu Rumah Rusak Parah

3 Maret 2026 - 11:48 WIB

Terungkap! Pemprov Kaltim Anggarkan Puluhan Juta untuk Naskah Pidato Gubernur

1 Maret 2026 - 18:18 WIB

Viral! Istri Prajurit di Cenderawasih Diduga Terlibat Selingkuh dengan 13 Anggota TNI AD

27 Februari 2026 - 12:23 WIB

Duar Maut di Situbondo! Ledakan Petasan Hancurkan Rumah, 2 Orang Tewas Termasuk Remaja 15 Tahun

26 Februari 2026 - 14:46 WIB

Trending di News