Menu

Mode Gelap
Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka iPhone Rp2 Juta Berujung Parang: Drama Emosi Pembeli di Toko HP Medan yang Viral Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA Menggugat Sistem Global, Haidar Alwi Dorong Emas Rakyat Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi RI Sekawan Limo 2 Tayang Mei 2026: Dari Reuni Santai Berujung Teror Pesugihan PHI Group Borong 2 Penghargaan di Grand Honors 2026, Ekspansi 27 Hotel dan Bidik Pasar ASEAN

Regional

OTT Bupati Lampung Tengah: Ardito Wijaya Dibawa KPK, Uang dan Dokumen Disita, Golkar Hormati Proses Hukum

badge-check


					Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya diciduk KPK dalam OTT. Uang, dokumen, dan gadget disita. Golkar hormati proses hukum. Status hukum diumumkan 1×24 jam.(istimewa) Perbesar

Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya diciduk KPK dalam OTT. Uang, dokumen, dan gadget disita. Golkar hormati proses hukum. Status hukum diumumkan 1×24 jam.(istimewa)

PRABA INSIGHT- LAMPUNG – Lampung Tengah kembali jadi sorotan nasional. Rabu malam (10/12/2025), Bupati Ardito Wijaya diciduk KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT). Tim penyidik menggeledah rumah pribadi Bupati selama 3,5 jam, menyita uang tunai, dokumen penting, dua buku rekening atas nama Ardito dan istrinya, serta beberapa gadget yang mungkin “curhat” banyak ke penyidik.

Di tengah kepanikan warga dan media yang mengerubungi lokasi, Ardito terlihat santai saat menghadapi pertanyaan wartawan. Confidence level 100 atau pasrah total? Publik masih bertanya-tanya.

Partai Golkar, rumah politik Bupati, menanggapi dengan klasik:

“Kami menghormati proses hukum.”

Jawaban ini aman tapi tetap menimbulkan rasa penasaran publik, apalagi mengingat LHKPN Ardito Wijaya mencatat kekayaan sebesar Rp 12,8 miliar, mayoritas tanah, bangunan, kendaraan, dan kas. Perbandingan antara kekayaan resmi dan barang sitaan KPK bikin publik bertanya: apakah uang yang disita termasuk laporan harta, atau versi “off the record”?

Status hukum Bupati akan diumumkan dalam 1×24 jam setelah OTT, membuat masyarakat Lampung hanya bisa menunggu apakah kasus ini menjadi drama satu episode atau sinetron panjang.

Kasus ini diprediksi akan memengaruhi stabilitas politik Lampung Tengah, terutama menjelang persiapan anggaran 2026, karena kepala daerah kena OTT biasanya membuat kantor pemda mendadak ramai suasana kontemplasi.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Viral! Orang Tua Protes Menu MBG, Admin SPPG Justru Balas Nyinyir

20 April 2026 - 16:05

Ahmad Luthfi Kampanye Hemat Energi Naik Sepeda Ratusan Juta, Publik: Ini Hemat atau Gaya?

16 April 2026 - 20:14

Niat Lunasi Utang Rp2,5 Miliar, Nasabah Ini Malah Dipersulit Bank Data OJK Cuma Rp330 Juta

16 April 2026 - 20:06

Pasien di Karawang Alami Cacat Permanen, Dokter RSU Fikri Medika Dilaporkan

15 April 2026 - 20:16

Oknum Kadis Pertanian Labuan Bajo Diduga Nikah Siri, Istri: Habis Manis Sepah Dibuang

14 April 2026 - 11:39

Trending di News