Menu

Mode Gelap
Mengapa Status Febrie Adriansyah Berubah Jadi Saksi di Sprindik Kejagung? Ini Penjelasan Resminya Wasekjend Depinas SOKSI Nilai Serangan Deddy Sitorus ke Bahlil Cerminkan Kemunduran Etika Politik PDIP Aktivis 98 Agung Dekil: Komitmen Prabowo Berantas Korupsi Wujud Nyata Amanat Reformasi 1998 Sahabat MUI Kota Bekasi Gelar Raker I, Desak Pengawasan LGBT dan Narkoba Tak Cukup Mundur? Bandot DM Sebut Febrie Masih Sah Jadi Jampidsus karena Keppres Belum Dicabut Kronologi Lengkap Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang: Pelaku Batalkan Bunuh Diri lalu Begal karena Tertekan Biaya Nikah

Regional

Heboh! Ledakan di Kauman Ponorogo Terdengar hingga Kilometeran, Satu Rumah Rusak Parah

badge-check

Ledakan keras diduga akibat bahan mercon menghancurkan sebuah rumah di Dukuh Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Minggu (1/3/2026) sore. Dentuman terdengar hingga puluhan kilometer dan membuat warga panik. Perbesar

Ledakan keras diduga akibat bahan mercon menghancurkan sebuah rumah di Dukuh Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Minggu (1/3/2026) sore. Dentuman terdengar hingga puluhan kilometer dan membuat warga panik.

PRABAINSIGHT.COM – PONOROGO – ketika sore mestinya diisi suara adzan dan obrolan warung kopi, yang terdengar justru dentuman seperti dunia mau runtuh.

Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, warga Dukuh Cuet RT 02/RW 02, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, dibuat kalang kabut. Sebuah rumah tiba-tiba hancur setelah ledakan keras mengguncang kawasan tersebut.

Suara ledakannya bukan kaleng-kaleng. Warga mengaku dentuman terdengar hingga radius puluhan kilometer. Saking kerasnya, sebagian orang mengira terjadi tabrakan besar, sebagian lagi sempat menduga gempa kecil. Yang jelas, sore yang semula tenang mendadak berubah jadi kepanikan massal.

Diduga Berasal dari Bahan Mercon di Dalam Rumah

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan ledakan diduga bersumber dari bahan petasan atau mercon yang berada di dalam rumah tersebut. Jika dugaan ini benar, maka sekali lagi kita diingatkan: mercon itu bukan sekadar bunyi-bunyian penghibur suasana.

Dampaknya terlihat jelas. Bangunan rumah mengalami kerusakan berat. Genteng beterbangan dan runtuh, dinding retak bahkan jebol di beberapa bagian, sementara serpihan material bangunan berserakan di sekitar lokasi. Warga sekitar yang sempat berhamburan keluar rumah memilih menjauh, khawatir ada ledakan susulan.

Hingga berita ini ditulis, proses pendataan dan penyelidikan masih dilakukan oleh pihak terkait untuk memastikan penyebab pasti ledakan di Kauman, Ponorogo tersebut.

Dentuman yang Selalu Datang dengan Cerita Lama

Peristiwa ledakan akibat bahan mercon sebenarnya bukan cerita baru di berbagai daerah, termasuk Ponorogo. Hampir setiap kali kejadian serupa muncul, polanya mirip: bahan disimpan dalam jumlah tertentu, keamanan seadanya, lalu satu percikan cukup untuk mengubah rumah menjadi puing.

Mercon yang awalnya dianggap hiburan musiman bisa berubah menjadi ancaman serius jika tidak dikelola dengan standar keselamatan yang ketat. Ledakan di Desa Plosojenar ini kembali jadi pengingat keras bahwa risiko bukan sekadar teori.

Kini, yang tersisa adalah trauma warga dan rumah yang porak-poranda. Sementara penyelidikan berjalan, satu hal pasti: dentuman sore itu akan lama diingat warga Kauman sebagai suara yang memecah ketenangan dan menggetarkan satu kampung sekaligus.

Editor : Irfan Ardhiyanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Buntut Sidang Tipikor, Kadis SDABMBK Kabupaten Bekasi Dilaporkan ke KPK

14 Juli 2026 - 19:23

Masalah Data Adminduk Bekasi Utara Dibahas, Rizki Topananda Dorong Pemutakhiran

11 Juli 2026 - 15:14

Benteng Keluarga dan Raperda LGBTQ Kota Bekasi ala Chairun Nisa

11 Juli 2026 - 12:09

Kabar Baik: Lulusan BLK Indramayu Siap Gaspol Garap Daihatsu Langsung di Jepang!

2 Juli 2026 - 19:16

LSM SOMASI Puji Sinergi Polres Metro Bekasi Kota di HUT Bhayangkara ke-80

2 Juli 2026 - 17:19

Trending di News