Menu

Mode Gelap
Ramadhan Peduli di Depok: Mahasiswa BEM PTAI Bukan Cuma Buka Bersama, Tapi Juga Santuni Anak Yatim Ditegur Saat Apel Pagi, Karyawan di Tojo Una-Una Tewas Diduga Diserang Rekan Kerja Kronologi Tenggelamnya Fregat IRIS Dena: Dari Izin Sandar di India hingga Diduga Ditorpedo di Samudra Hindia Kabar Adik Benjamin Netanyahu Tewas dalam Serangan Rudal Iran Bikin Timur Tengah Makin Panas Update Bantargebang: Longsor Gunungan Sampah Tewaskan 6 Orang, 1 Korban Masih Dicari Pria di Tanjungpinang Diduga Bunuh dan Mutilasi Istri, Baru Bebas 15 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan

Regional

Heboh! Ledakan di Kauman Ponorogo Terdengar hingga Kilometeran, Satu Rumah Rusak Parah

badge-check


					Ledakan keras diduga akibat bahan mercon menghancurkan sebuah rumah di Dukuh Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Minggu (1/3/2026) sore. Dentuman terdengar hingga puluhan kilometer dan membuat warga panik. Perbesar

Ledakan keras diduga akibat bahan mercon menghancurkan sebuah rumah di Dukuh Cuet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Minggu (1/3/2026) sore. Dentuman terdengar hingga puluhan kilometer dan membuat warga panik.

PRABAINSIGHT.COM – PONOROGO – ketika sore mestinya diisi suara adzan dan obrolan warung kopi, yang terdengar justru dentuman seperti dunia mau runtuh.

Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, warga Dukuh Cuet RT 02/RW 02, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, dibuat kalang kabut. Sebuah rumah tiba-tiba hancur setelah ledakan keras mengguncang kawasan tersebut.

Suara ledakannya bukan kaleng-kaleng. Warga mengaku dentuman terdengar hingga radius puluhan kilometer. Saking kerasnya, sebagian orang mengira terjadi tabrakan besar, sebagian lagi sempat menduga gempa kecil. Yang jelas, sore yang semula tenang mendadak berubah jadi kepanikan massal.

Diduga Berasal dari Bahan Mercon di Dalam Rumah

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan ledakan diduga bersumber dari bahan petasan atau mercon yang berada di dalam rumah tersebut. Jika dugaan ini benar, maka sekali lagi kita diingatkan: mercon itu bukan sekadar bunyi-bunyian penghibur suasana.

Dampaknya terlihat jelas. Bangunan rumah mengalami kerusakan berat. Genteng beterbangan dan runtuh, dinding retak bahkan jebol di beberapa bagian, sementara serpihan material bangunan berserakan di sekitar lokasi. Warga sekitar yang sempat berhamburan keluar rumah memilih menjauh, khawatir ada ledakan susulan.

Hingga berita ini ditulis, proses pendataan dan penyelidikan masih dilakukan oleh pihak terkait untuk memastikan penyebab pasti ledakan di Kauman, Ponorogo tersebut.

Dentuman yang Selalu Datang dengan Cerita Lama

Peristiwa ledakan akibat bahan mercon sebenarnya bukan cerita baru di berbagai daerah, termasuk Ponorogo. Hampir setiap kali kejadian serupa muncul, polanya mirip: bahan disimpan dalam jumlah tertentu, keamanan seadanya, lalu satu percikan cukup untuk mengubah rumah menjadi puing.

Mercon yang awalnya dianggap hiburan musiman bisa berubah menjadi ancaman serius jika tidak dikelola dengan standar keselamatan yang ketat. Ledakan di Desa Plosojenar ini kembali jadi pengingat keras bahwa risiko bukan sekadar teori.

Kini, yang tersisa adalah trauma warga dan rumah yang porak-poranda. Sementara penyelidikan berjalan, satu hal pasti: dentuman sore itu akan lama diingat warga Kauman sebagai suara yang memecah ketenangan dan menggetarkan satu kampung sekaligus.

Editor : Irfan Ardhiyanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ditegur Saat Apel Pagi, Karyawan di Tojo Una-Una Tewas Diduga Diserang Rekan Kerja

10 Maret 2026 - 15:02 WIB

Terungkap! Pemprov Kaltim Anggarkan Puluhan Juta untuk Naskah Pidato Gubernur

1 Maret 2026 - 18:18 WIB

Viral! Istri Prajurit di Cenderawasih Diduga Terlibat Selingkuh dengan 13 Anggota TNI AD

27 Februari 2026 - 12:23 WIB

Duar Maut di Situbondo! Ledakan Petasan Hancurkan Rumah, 2 Orang Tewas Termasuk Remaja 15 Tahun

26 Februari 2026 - 14:46 WIB

Warga Keluhkan Trotoar Alun-alun Pandeglang Jadi Area Parkir Polisi

26 Februari 2026 - 11:45 WIB

Trending di News