Menu

Mode Gelap
3 Surpres Meluncur dari Istana ke DPR, Kursi Strategis Mulai Jadi Rebutan? GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

News

PAN “Kehilangan” Eko Patrio dan Uya Kuya: Dari Panggung Hiburan ke Panggung Politik, Lalu ke Pintu Keluar DPR

badge-check

Eko Patrio dan Uya Kuya resmi mundur dari DPR RI usai menuai kontroversi. PAN menyebut keputusan ini sebagai langkah meredam keresahan publik dan menjaga kondisi politik tetap kondusif.(foto:istimewa) Perbesar

Eko Patrio dan Uya Kuya resmi mundur dari DPR RI usai menuai kontroversi. PAN menyebut keputusan ini sebagai langkah meredam keresahan publik dan menjaga kondisi politik tetap kondusif.(foto:istimewa)

PRABA INSIGHT- Politik Indonesia memang tidak pernah kekurangan drama. Kali ini, panggungnya diisi dua nama beken dari dunia hiburan: Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio, dan Surya Utama alias Uya Kuya. Dua-duanya anggota DPR RI dari Fraksi PAN, dua-duanya juga sama-sama memutuskan mundur.

Bukan karena bosan, bukan karena malas rapat, tapi karena pernyataan dan aksinya bikin gaduh.

Mundur Demi Meredam Keributan

Kabar mundurnya Eko dan Uya diumumkan DPP PAN, Minggu (31/8/2025). Menurut partai, langkah ini diambil demi menenangkan suasana politik dan meredam keresahan publik. Maklum, kalau suasana sudah panas, satu video saja bisa bikin kebakaran besar.

Sehari sebelumnya, Sabtu (30/8), Eko Patrio sudah lebih dulu minta maaf lewat sebuah video di Instagram. Dengan wajah serius ditemani Pasha Ungu—iya, Pasha yang dulu vokalis band romantis itu—Eko mengaku khilaf.

“Dengan penuh kerendahan hati, saya menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul,” ujar Eko dengan nada lirih.

Joget di Gedung DPR

Kalau Eko bikin gaduh dengan ucapannya, Uya Kuya lain lagi. Ia bikin heboh gara-gara videonya berjoget di Gedung DPR RI setelah pengumuman kenaikan gaji dan tunjangan anggota dewan. Jogetnya sih biasa saja, tapi timing-nya? Jelas bikin publik ngamuk.

Menyadari blunder itu, Uya buru-buru bikin video permintaan maaf di akun medsosnya.

“Saya Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, tulus dari hati saya yang paling dalam untuk seluruh masyarakat Indonesia,” kata Uya, tampak menyesal.

Dari Lawakan, Lagu, ke Politik

Kasus Eko dan Uya ini sebenarnya unik. Dua-duanya dulunya entertainer satu pelawak, satu pesulap sekaligus presenter yang kemudian banting setir ke politik. Publik awalnya penasaran: bagaimana gaya mereka di Senayan? Sayangnya, alih-alih dikenal karena kerja legislasi, nama mereka justru trending gara-gara kontroversi.

Mundur dari DPR bisa jadi tamparan keras, tapi juga jalan keluar elegan: daripada bikin partai repot, mending pamit lebih dulu.

Politik, Aspirasi, dan Sensitivitas Publik

Kisah ini sekaligus jadi pengingat bahwa di politik, sensitivitas publik adalah segalanya. Joget bisa dianggap menyinggung, ucapan bisa dianggap menyalakan api. Beda dengan panggung hiburan, di Senayan setiap gerakan punya konsekuensi politik.

Jadi, buat para selebritas yang kepingin nyemplung ke dunia politik: siap-siaplah. Karena kalau panggung hiburan bisa memberi aplaus, panggung politik bisa memberi hujatan tanpa jeda.(van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK

10 Agustus 2026 - 14:40

Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

10 Agustus 2026 - 10:16

Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan

8 Agustus 2026 - 14:04

Diduga Provokasi Pedagang Pasar Baru Bekasi, Oknum W Dilaporkan ke Polisi

7 Agustus 2026 - 16:54

Dituduh Pakai Rekening Pribadi, Pengacara MSB Buka Suara Perihal Kasus Perumda Tirta Bhagasasi

5 Agustus 2026 - 17:05

Trending di News