Menu

Mode Gelap
Hari Purwanto Desak Aparat Usut Dugaan Fitnah terhadap Megawati, Minta Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Mengapa Status Febrie Adriansyah Berubah Jadi Saksi di Sprindik Kejagung? Ini Penjelasan Resminya Wasekjend Depinas SOKSI Nilai Serangan Deddy Sitorus ke Bahlil Cerminkan Kemunduran Etika Politik PDIP Aktivis 98 Agung Dekil: Komitmen Prabowo Berantas Korupsi Wujud Nyata Amanat Reformasi 1998 Sahabat MUI Kota Bekasi Gelar Raker I, Desak Pengawasan LGBT dan Narkoba Tak Cukup Mundur? Bandot DM Sebut Febrie Masih Sah Jadi Jampidsus karena Keppres Belum Dicabut

Crime

Perampokan Rasa Iblis: Harta Disikat, Bocah 5 Tahun Dibunuh di Boyolali

badge-check

Perampokan sadis terjadi di Boyolali. Bocah 5 tahun tewas dibunuh, ibu korban kritis. Polisi memburu pelaku kejahatan brutal tersebut. Perbesar

Perampokan sadis terjadi di Boyolali. Bocah 5 tahun tewas dibunuh, ibu korban kritis. Polisi memburu pelaku kejahatan brutal tersebut.

PRABAINSIGHT.COM – BOYOLALI – Kalau ini cuma perampokan, mestinya selesai di urusan harta. Tapi yang terjadi di Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Kamis sore (29/1/2026), jelas melampaui batas kemanusiaan.

Sekitar pukul 15.30 WIB, ketenangan kampung mendadak runtuh. Bukan oleh petir atau gempa, melainkan oleh aksi brutal yang bikin warga susah percaya: perampokan disertai pembunuhan sadis terhadap bocah laki-laki berusia 5 tahun.

Pelaku tak hanya menggasak barang berharga, tapi juga menghabisi nyawa anak kecil yang bahkan belum paham arti bahaya. Sementara sang ibu ditemukan dalam kondisi kritis, penuh luka, dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan darurat.

Pemandangan yang Tak Masuk Akal Sehat

Tragedi ini pertama kali diketahui Ngatirin, kakak korban sekaligus paman bocah malang tersebut. Saat tiba di rumah, ia bukan menemukan rumah kosong atau lemari terbuka melainkan pemandangan yang menghantam batin.

“Anaknya ada di kamar mandi, kepalanya dimasukkan ke dalam ember,” ujarnya lirih, suaranya bergetar menahan tangis.

Tak jauh dari sana, ibu korban tergeletak lemah di lantai rumah, bersimbah luka akibat serangan kejam pelaku. Warga yang berdatangan hanya bisa terdiam campur aduk antara marah, ngeri, dan tak percaya bahwa kekejaman semacam ini bisa terjadi di lingkungan mereka.

Kampung Tenang, Luka Mendalam

Kepala Dusun Pengkol, Sarjono, menyebut laporan diterimanya sore hari. Saat ia tiba di lokasi, rumah korban sudah dipenuhi warga. Ada yang histeris, ada yang syok, ada pula yang hanya berdiri terpaku seolah mencoba mencerna kenyataan pahit.

Aparat dari Polsek dan Polres Boyolali segera mengamankan lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara, dan memburu pelaku yang kabur usai menjalankan aksinya.

Amarah Publik Menggelegak

Kasus ini langsung memantik kemarahan publik. Warganet dan masyarakat luas mendesak polisi bergerak cepat, menangkap pelaku, dan menjatuhkan hukuman seberat-beratnya.

Sebab apa pun motifnya utang, dendam, atau alasan klasik kejahatan membunuh anak kecil tak pernah bisa disebut perampokan. Itu adalah kejahatan kemanusiaan. Titik.

Dan untuk kejahatan semacam ini, masyarakat hanya punya satu harapan: pelaku segera ditangkap, diadili setimpal, dan tidak ada ruang sedikit pun bagi kompromi dengan kebiadaban.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kronologi Lengkap Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang: Pelaku Batalkan Bunuh Diri lalu Begal karena Tertekan Biaya Nikah

15 Juli 2026 - 11:17

Nancy Soroti Dugaan Upaya Pencemaran Nama Baik di Sidang Sengketa Aset PN Jaksel

11 Juli 2026 - 04:48

YPRA Apresiasi Polisi Usut Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Tajurhalang

2 Juli 2026 - 17:54

‘Alhamdulillah Sehat’, Taufik Siap Jalani Rekonstruksi Usai Diduga Sekap dan Aniaya Pacar

2 Juli 2026 - 13:50

Terbongkar! Dugaan Bio Solar Disulap Jadi Dexlite di SPBU Medan, Praktik Curang Diduga Berjalan 9 Bulan

30 Juni 2026 - 19:51

Trending di Crime