Menu

Mode Gelap
3 Surpres Meluncur dari Istana ke DPR, Kursi Strategis Mulai Jadi Rebutan? GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

Crime

Perampokan Rasa Iblis: Harta Disikat, Bocah 5 Tahun Dibunuh di Boyolali

badge-check

Perampokan sadis terjadi di Boyolali. Bocah 5 tahun tewas dibunuh, ibu korban kritis. Polisi memburu pelaku kejahatan brutal tersebut. Perbesar

Perampokan sadis terjadi di Boyolali. Bocah 5 tahun tewas dibunuh, ibu korban kritis. Polisi memburu pelaku kejahatan brutal tersebut.

PRABAINSIGHT.COM – BOYOLALI – Kalau ini cuma perampokan, mestinya selesai di urusan harta. Tapi yang terjadi di Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Kamis sore (29/1/2026), jelas melampaui batas kemanusiaan.

Sekitar pukul 15.30 WIB, ketenangan kampung mendadak runtuh. Bukan oleh petir atau gempa, melainkan oleh aksi brutal yang bikin warga susah percaya: perampokan disertai pembunuhan sadis terhadap bocah laki-laki berusia 5 tahun.

Pelaku tak hanya menggasak barang berharga, tapi juga menghabisi nyawa anak kecil yang bahkan belum paham arti bahaya. Sementara sang ibu ditemukan dalam kondisi kritis, penuh luka, dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan darurat.

Pemandangan yang Tak Masuk Akal Sehat

Tragedi ini pertama kali diketahui Ngatirin, kakak korban sekaligus paman bocah malang tersebut. Saat tiba di rumah, ia bukan menemukan rumah kosong atau lemari terbuka melainkan pemandangan yang menghantam batin.

“Anaknya ada di kamar mandi, kepalanya dimasukkan ke dalam ember,” ujarnya lirih, suaranya bergetar menahan tangis.

Tak jauh dari sana, ibu korban tergeletak lemah di lantai rumah, bersimbah luka akibat serangan kejam pelaku. Warga yang berdatangan hanya bisa terdiam campur aduk antara marah, ngeri, dan tak percaya bahwa kekejaman semacam ini bisa terjadi di lingkungan mereka.

Kampung Tenang, Luka Mendalam

Kepala Dusun Pengkol, Sarjono, menyebut laporan diterimanya sore hari. Saat ia tiba di lokasi, rumah korban sudah dipenuhi warga. Ada yang histeris, ada yang syok, ada pula yang hanya berdiri terpaku seolah mencoba mencerna kenyataan pahit.

Aparat dari Polsek dan Polres Boyolali segera mengamankan lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara, dan memburu pelaku yang kabur usai menjalankan aksinya.

Amarah Publik Menggelegak

Kasus ini langsung memantik kemarahan publik. Warganet dan masyarakat luas mendesak polisi bergerak cepat, menangkap pelaku, dan menjatuhkan hukuman seberat-beratnya.

Sebab apa pun motifnya utang, dendam, atau alasan klasik kejahatan membunuh anak kecil tak pernah bisa disebut perampokan. Itu adalah kejahatan kemanusiaan. Titik.

Dan untuk kejahatan semacam ini, masyarakat hanya punya satu harapan: pelaku segera ditangkap, diadili setimpal, dan tidak ada ruang sedikit pun bagi kompromi dengan kebiadaban.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja

7 Agustus 2026 - 20:39

Bau Busuk yang Dikira Bangkai Hewan Ternyata Jenazah Pria Tanpa Kepala, Warga Depok Syok Bukan Main

4 Agustus 2026 - 22:43

Lapor Hilang ke Polisi Disebut “Sudah Dewasa”, Feni Ere Akhirnya Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

31 Juli 2026 - 18:05

Pilot Malaysia Airlines Jadi Tersangka, Bawa 25,1 Kg Ekstasi dan Sabu ke Soekarno-Hatta

31 Juli 2026 - 15:23

16 Kali Kemalingan Ayam, Kini Suami dan Anak Pemilik Ditahan Usai Kasus Maling Tewas di Tabanan

30 Juli 2026 - 16:04

Trending di Crime