Menu

Mode Gelap
Iran Belum Buka Selat Hormuz, Ajukan 5 Syarat ke AS: Sanksi hingga Ganti Rugi Perang Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1 Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada

News

Sebelum Wafat, Antasari Azhar Titip Pesan Menohok buat Presiden Prabowo: “Tetap Teguh Berantas Korupsi”

badge-check

Antasari Azhar meninggal dunia dan meninggalkan pesan terakhir untuk Presiden Prabowo agar tetap teguh memberantas korupsi serta memperkuat KPK.(Foto: Ist) Perbesar

Antasari Azhar meninggal dunia dan meninggalkan pesan terakhir untuk Presiden Prabowo agar tetap teguh memberantas korupsi serta memperkuat KPK.(Foto: Ist)

PRABA INSIGHT –  JAKARTA – Ada pesan yang tertinggal sebelum sosok tegas itu pergi. Antasari Azhar mantan Ketua KPK yang dulu bikin para koruptor tak bisa tidur nyenyak meninggal dunia, Sabtu (8/11/2025). Tapi sebelum napas terakhirnya, beliau sempat menitipkan sesuatu kepada Presiden Prabowo Subianto.

Pesannya sederhana tapi berat: jangan kendur dalam memberantas korupsi.

“Semoga keberadaan Pak Prabowo di pemerintahan akan membawa perubahan besar, utamanya dalam pemberantasan korupsi,” ujar Antasari pada April 2024 lalu.

Kalimat itu bukan sekadar doa. Lebih seperti pesan dari seorang mantan penegak hukum yang tahu betul, betapa licinnya praktik korupsi di negeri ini. Antasari tahu bahwa perjuangan melawan korupsi bukan hanya soal hukum, tapi soal keberanian dan komitmen.

Makanya, ia juga sempat mengingatkan agar Prabowo dan Gibran tetap setia pada janji kampanye: membangun Indonesia yang bersih.

“Harapan saya, tetap teguh pada komitmen untuk memberantas korupsi, membuat Indonesia bersih sebagaimana kampanye beliau,” katanya.

Tak berhenti di situ, Antasari juga menggarisbawahi satu hal penting: KPK harus diperkuat.

“Termasuk lembaga KPK, ya… harus diperkuat,” ujarnya menegaskan.

Pesan yang, kalau dipikir-pikir, masih relevan sampai hari ini. Di tengah derasnya sorotan publik terhadap penegakan hukum, pesan dari Antasari terdengar seperti pengingat halus bagi semua pihak: semangat bersih-bersih negeri jangan pernah padam.

Kabar kepergiannya dikonfirmasi oleh kuasa hukumnya, Boyamin Saiman. Ia mengatakan, jenazah almarhum disalatkan di Masjid Asy Syarif, Al Azhar BSD, Tangerang Selatan, selepas salat Asar.

“Betul, barusan dikonfirmasi ke teman-teman dan pengurus masjid, memang akan diselenggarakan salat jenazah Pak Antasari ba’da Asar. Mohon doanya dan dimaafkan segala salahnya,” kata Boyamin, Sabtu (8/11/2025).

Antasari berpulang di usia 72 tahun di kediamannya, Komplek Les Belles Mainsons, Serpong Utara, Tangerang Selatan, sekitar pukul 10.57 WIB. Pihak keluarga mengatakan beliau sempat dirawat di rumah sakit, tapi akhirnya memilih untuk pulang dan meninggal di rumah keinginannya sendiri.

Setelah disalatkan, jenazah dibawa ke San Diego Hills, Karawang. Di situlah ia dimakamkan, di tengah suasana tenang dan penuh duka.

Antasari Azhar dikenal sebagai sosok yang keras terhadap koruptor, tapi lembut dalam prinsip. Ia pernah berdiri di garda depan dalam perang melawan korupsi, dan kini meninggalkan pesan yang mungkin akan terus terngiang di telinga siapa pun yang berkuasa: berantas korupsi, jangan cuma jadi slogan.(van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan

8 Agustus 2026 - 14:04

Diduga Provokasi Pedagang Pasar Baru Bekasi, Oknum W Dilaporkan ke Polisi

7 Agustus 2026 - 16:54

Dituduh Pakai Rekening Pribadi, Pengacara MSB Buka Suara Perihal Kasus Perumda Tirta Bhagasasi

5 Agustus 2026 - 17:05

Sandri Rumanama: Isu Surpres Pergantian Kapolri Ramai Lagi, Padahal Dasarnya Saja Belum Kelihatan

5 Agustus 2026 - 11:45

Delapan Jam Menunggu Kamar Rawat, Dihujat karena BPJS, Kisah Yurizal Berakhir Pilu

5 Agustus 2026 - 10:48

Trending di News