Menu

Mode Gelap
Kantor Pegadaian Wilayah IX Jakarta 2 Tancap Gas Digitalisasi Transaksi Emas Lewat Aplikasi Tring Tragis! Rumah Dijaminkan demi Tolong Orang, YAM Justru Dipenjara Ketika Polri Mau Dipindah ke Kementerian, Alarm Reformasi Ikut Bunyi Kamar 307: Malam Saat Tangan Buntung Keluar dari Kolong Ranjang Kutukan Tuyul Turunan: Kekayaan yang Dibayar dengan Nyawa Anak Sendiri Sebulan Jadi Brimob Palsu: Masuk Mako, Ikut Latihan, dan Pegang Senjata Ketahuan Gara-gara Minta Rokok

Internasional

Update! India Murka Serang 9 Titik di Pakistan: Balas Dendam atau Pamer Kekuatan Nuklir?

badge-check


					Ilustrasi foto : ist Perbesar

Ilustrasi foto : ist

PRABA INSIGHT- Kalau kamu pikir perang cuma urusan masa lalu, maka berita dari India dan Pakistan ini layak bikin kamu berpikir ulang.

Rabu (7/5/2025), India mendadak mengaku sudah meluncurkan serangan ke sembilan lokasi yang berada di wilayah Pakistan dan Kashmir yang dikelola Pakistan.

Ini bukan cuma baku hantam biasa. Ini eskalasi konflik antara dua negara pemilik senjata nuklir. Iya, nuklir. Bukan petasan cabe-cabean.

Tentara India lewat akun X-nya (yang dulunya Twitter) menyatakan bahwa mereka sudah “menegakkan keadilan” atas tragedi berdarah di Pahalgam, Kashmir, pada 22 April lalu.

Kala itu, 26 warga sipil ditembak mati di tempat wisata Baisaran Valley. Front Perlawanan kelompok yang dikaitkan dengan Lashkar-e-Taiba, militan yang berbasis di Pakistan sempat ngaku bertanggung jawab, lalu seperti biasa: narik ucapan mereka.

“Justice has been served. Jai Hind!” tulis Angkatan Darat India. Simpel, tapi bikin deg-degan.

India menyebut sembilan target berhasil dihantam. Namun, dari seberang perbatasan, Islamabad punya cerita lain. Pemerintah Pakistan menyebut serangan itu menewaskan tiga warga sipil dan melukai 12 orang lainnya.

Yang bikin nyesek, menurut Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif, korban termasuk perempuan dan anak-anak.

“India bilang yang mereka serang itu kamp teroris. Tapi yang kena warga sipil. Media internasional boleh cek lokasi-lokasi itu sendiri,” ujar Asif dengan nada ketus.

Sumber militer Pakistan bahkan merinci bahwa serangan India menyasar lima lokasi utama: Kotli, Ahmadpur Timur, Muzaffarabad, Bagh, dan Muridke.

Yang bikin panas: dua di antaranya, Ahmadpur Timur dan Muridke, ada di wilayah Punjab wilayah sah Pakistan, bukan area yang disengketakan seperti Kashmir. Ini ibarat ribut di pagar rumah, tapi yang kena justru dapur.

Konteksnya, India lagi murka. Setelah serangan di Pahalgam, Perdana Menteri Narendra Modi langsung kasih “kebebasan operasional penuh” ke militer India buat bertindak.

Tuduhan pun meluncur: India menyalahkan Pakistan karena disebut mendukung kelompok militan lintas batas.

Pakistan, tentu saja, membantah keras. Tapi sejarah panjang perseteruan dua negara ini bikin siapa pun sulit percaya sepenuhnya. Dan begitulah, konflik lama ini kembali terbakar kali ini, bukan dengan pidato diplomatik, tapi dengan rudal dan korban sipil.

Pertanyaannya sekarang: apa dunia akan tinggal diam melihat dua negara bersenjata nuklir saling serang atas nama “keadilan”? Atau, seperti biasa, cuma jadi penonton drama dengan latar penuh duka?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh! Perempuan Turki Ngaku Anak Kandung Donald Trump, Tantang Tes DNA

4 Februari 2026 - 15:43 WIB

32 Warga Tewas, Gencatan Senjata Gaza Resmi Jadi Lelucon Berdarah

1 Februari 2026 - 06:31 WIB

Baru Tiga Bulan Menjabat, PM Jepang Sudah Membubarkan DPR dan Menantang Pemilu

28 Januari 2026 - 14:05 WIB

Qatar Tegaskan AS Tak Berhak Mengatur Kawasan Teluk Meski Miliki Pangkalan Militer

22 Januari 2026 - 05:52 WIB

Kisah Mpok Pipit, ART Indonesia di Rumah Cristiano Ronaldo dengan Gaji Fantastis

2 Januari 2026 - 10:21 WIB

Trending di Internasional