Menu

Mode Gelap
Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka iPhone Rp2 Juta Berujung Parang: Drama Emosi Pembeli di Toko HP Medan yang Viral Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA Menggugat Sistem Global, Haidar Alwi Dorong Emas Rakyat Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi RI Sekawan Limo 2 Tayang Mei 2026: Dari Reuni Santai Berujung Teror Pesugihan PHI Group Borong 2 Penghargaan di Grand Honors 2026, Ekspansi 27 Hotel dan Bidik Pasar ASEAN

Internasional

Israel dihujani Rudal Iran, Netanyahu Langsung “Ngacir” ke Yunani

badge-check


					Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan meninggalkan negaranya dan mengungsi ke Yunani.(Foto:Praba/Ist) Perbesar

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan meninggalkan negaranya dan mengungsi ke Yunani.(Foto:Praba/Ist)

PRABA INSIGHT- Kalau dulu konflik Iran-Israel cuma sebatas saling gertak di meja diplomasi, sekarang sudah masuk mode “siapa cepat, dia selamat.”

Jumat malam (13/6/2025) waktu setempat, Israel resmi membuka pentas perang dengan serangan udara berskala besar ke Iran. Nggak tanggung-tanggung, targetnya kota-kota penting: Teheran, Natanz, sampai area militer strategis lainnya dibombardir.

Respons Iran? Nggak pakai babibu. Rudal langsung dikirim terbang ke dua kota utama Israel: Yerusalem dan Tel Aviv. Dua-duanya bukan kota kecil, tapi jantungnya politik dan ekonomi Israel.

Tapi bukan itu yang bikin heboh dunia. Isu panas justru datang dari jet pribadi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang tiba-tiba ngacir.. ke Yunani.

Ya, saat tanah airnya dihujani rudal, sang pemimpin malah diduga terbang jauh ke Athena. Bukan buat liburan musim panas, tapi… ya siapa yang tahu?

Mengutip laporan Islamic Republic News Agency (IRNA), pesawat resmi Netanyahu terpantau dikawal dua jet tempur menuju lokasi rahasia, yang belakangan diketahui mendarat manis di Athena.

Channel 12 Israel kemudian mengonfirmasi hal tersebut. Bahkan, sempat beredar foto pesawatnya. Bukan editan CapCut.

Lebih bikin ciut, dalam serangan ke Iran tersebut, beberapa jenderal top Iran dilaporkan gugur. Di antaranya:

  1. Mayor Jenderal Mohammad Baqeri (Ketua Staf Gabungan),
  2. Mayor Jenderal Hossein Salami (Komandan IRGC),
  3. Mayor Jenderal Gholamali Rashid (Komandan Markas Besar Khatam al-Anbia).

Tiga bintang militer Iran ini bukan jenderal sembarangan. Dan kepergian mereka jelas akan dibalas dengan cara yang… ya, kita semua bisa tebak sendiri.

Sementara itu, menurut Anadolu Agency, pesawat kepresidenan Israel “Wing of Zion” yang biasa digunakan untuk misi penting, tiba-tiba membawa Duta Besar Israel untuk Yunani, Noam Katz, sebagai satu-satunya penumpang.

Flight komersial di Bandara Tel Aviv memang dihentikan total. Tapi ini bikin muncul pertanyaan: kenapa hanya satu penumpang?

CNN Greece ikut menambah bumbu cerita. Jet Netanyahu tercatat masuk ke wilayah udara Yunani (FIR Athena), dan relokasi ini legal berkat perjanjian militer Yunani-Israel. Alias, kalau mau ngungsi atau nyimpen pesawat saat darurat, sah-sah saja.

Pertanyaannya, kenapa harus ke Yunani? Beberapa dugaan yang beredar di kalangan netizen dan media dunia:

1. Langkah preventif: Jauh-jauh dulu sebelum kena

Yunani jadi tempat “safe house” yang jauh dari kemungkinan serangan rudal Iran.

2. Netanyahu ikutan ngungsi?

Bukan cuma jet-nya, tapi kemungkinan Netanyahu juga ikut. Demi keamanan? Bisa jadi. Karena takut? Yah, hanya Tuhan dan intelijen Israel yang tahu.

3. Yunani jadi panggung perundingan diam-diam

Athena mungkin jadi lokasi aman untuk ngobrol serius dengan AS, NATO, atau siapa pun yang bersedia menengahi.

Sampai artikel ini ditulis, belum ada suara resmi dari kantor Netanyahu. Tapi satu hal yang jelas: dunia sedang menyaksikan episode nyata dari serial “Perang Dunia Ketiga: Soft Opening.”

 

Penulis : Irfan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dana Rp263 Triliun untuk Gaza Diduga Dialihkan ke Israel, Nama Donald Trump Disorot

20 April 2026 - 16:41

Pendeta di Irlandia “Salah Doa” untuk Donald Trump, Jemaat Tertawa, Netizen: Ini Bukan Sekadar Kepleset

20 April 2026 - 14:47

Ketegangan Ibadah di Yerusalem: Israel Perketat Akses Minggu Palma, Pemimpin Gereja Protes

16 April 2026 - 20:30

Melania Trump Bantah Keterkaitan dengan Epstein Files, DOJ Buka Dokumen Lama yang Seret Nama Elite Dunia

12 April 2026 - 13:05

Konflik NATO Memanas: Donald Trump Sebut Anggota “Pengecut” Usai Tolak Serang Iran, Emmanuel Macron Balas Seret Isu Pribadi

12 April 2026 - 12:55

Trending di Internasional