Menu

Mode Gelap
Baznas Kota Bekasi Salurkan Rp 1,06 M Buat 1.761 Mustahik 3 Surpres Meluncur dari Istana ke DPR, Kursi Strategis Mulai Jadi Rebutan? GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial

Tech

“Fakta Sejarah: Programmer Pertama Itu Cewek, Pantesan Bahasa Komputernya Ribet dan Sulit dimengerti”

badge-check

Penemu pertama Programer Komputer di dunia Ada Lovelace (foto:Ist) Perbesar

Penemu pertama Programer Komputer di dunia Ada Lovelace (foto:Ist)

PRABA INSIGHT- Kalau dengar kata “programmer”, yang muncul di kepala kebanyakan orang biasanya cowok berkacamata, duduk di depan laptop 16 jam sehari, minum kopi tanpa gula, dan ngomongnya setengah kode: if (cinta) then (balikan).

Tapi tahukah kamu, bahwa orang pertama yang dianggap sebagai programmer di muka bumi ini ternyata bukan cowok geek jaman sekarang melainkan seorang perempuan Inggris yang hidup di era kereta kuda dan surat cinta? Nama beliau: Ada Lovelace.

Lahir di London pada 1815, Ada adalah anak dari penyair terkenal Lord Byron. Tapi karena ayahnya ini doyan drama dan puisi penuh luka batin, ibunya memutuskan: “Oke, anak gue jangan sampai ikut-ikutan mellow.

Mending dikasih pelajaran matematika aja tiap hari biar logis.” Dan seperti plot plot twist di film, dari situlah dunia dapat satu perempuan jenius yang bakal menulis algoritma pertama dalam sejarah umat manusia.

Fast forward ke umur remajanya, Ada ketemu Charles Babbage bapak komputer mekanik yang nyiptain Analytical Engine, semacam nenek moyangnya laptop zaman now.

Nah, suatu hari Ada disuruh nerjemahin makalah ilmiah soal mesin ini. Tapi bukannya cuma nerjemahin, dia malah nulis catatan kaki superpanjang, dan di situ dia bikin algoritma yang bisa dijalankan oleh mesin.

Catatan ini yang bikin sejarah mencatat: “Selamat datang, dunia pemrograman. Dan hei, pendirinya cewek!”

Dan nggak cuma itu, Ada bahkan udah membayangkan kalau mesin ini suatu saat bisa bikin musik, gambar, bahkan bikin puisi digital. Padahal zaman itu belum ada WhatsApp, belum ada AI, dan bahkan listrik aja masih barang langka.

Sayangnya, hidupnya nggak sepanjang pengaruhnya. Ada meninggal muda di usia 36 tahun karena kanker. Tapi ilmunya terus hidup.

Bahkan Departemen Pertahanan AS sampai bikin bahasa pemrograman baru yang dinamai “ADA” sebagai bentuk penghormatan.

Setiap tahun, dunia teknologi merayakan Ada Lovelace Day, biar orang-orang nggak lupa bahwa yang pertama kali ngajarin komputer gimana caranya kerja itu bukan Mark Zuckerberg, bukan Elon Musk, tapi perempuan pinter yang hidup dua abad lalu dan udah ngomongin kecerdasan mesin jauh sebelum dunia kenal internet.

Jadi, kalau ada yang bilang dunia coding itu dunia cowok, suruh baca ulang sejarah.

Karena sebelum dunia kenal iPhone, sebelum Google tahu segalanya, sudah ada Ada Lovelace yang ngajarin komputer cara berpikir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

AI Haus Air, Inggris Mulai Ketar-ketir: Data Center Bisa Jadi Mesin Penguras Cadangan Air Bersih

21 Juli 2026 - 19:51

Modus Penipuan FaceTime Incar Pengguna iPhone, Apple Ingatkan Jangan Bagikan Layar dan Kode OTP

19 Juli 2026 - 13:03

Menuju Tol Tanpa Berhenti, BPJT dan Roatex Kebut Persiapan Uji Coba MLFF

6 Juli 2026 - 10:32

Zimperium Bongkar 250 Aplikasi Android Palsu yang Diam-Diam Daftarkan Korban ke Layanan Premium

28 Mei 2026 - 18:48

Gagal di Pasar, Apple Ngotot Lanjut iPhone Air 2 Meski Tren Ponsel Tipis Meredup

4 Mei 2026 - 13:55

Trending di Tech