Menu

Mode Gelap
Telepon dari Gerbong Wanita Bekasi Timur Dari Gedung KPK ke Kementerian Koperasi, Mahasiswa Memburu Jawaban atas Anggaran Rp59 Triliun Ramai Program MBG, Pelajar Sumsel Justru Soroti Hal yang Jarang Dibahas Waduh! Pasien Puskesmas Rawa Tembaga Diduga Terima Obat Kedaluwarsa, Dinkes Kota Bekasi Turun Tangan! Kapolri Angkat Tangan soal Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa: “Sudah Bukan Kewenangan Polri” Garuda di Dadaku Ramaikan Jakarta Fair 2026, Keanu Azka dan Quinn Salman Diserbu Penggemar Cilik

Tech

“Fakta Sejarah: Programmer Pertama Itu Cewek, Pantesan Bahasa Komputernya Ribet dan Sulit dimengerti”

badge-check


					Penemu pertama Programer Komputer di dunia Ada Lovelace (foto:Ist) Perbesar

Penemu pertama Programer Komputer di dunia Ada Lovelace (foto:Ist)

PRABA INSIGHT- Kalau dengar kata “programmer”, yang muncul di kepala kebanyakan orang biasanya cowok berkacamata, duduk di depan laptop 16 jam sehari, minum kopi tanpa gula, dan ngomongnya setengah kode: if (cinta) then (balikan).

Tapi tahukah kamu, bahwa orang pertama yang dianggap sebagai programmer di muka bumi ini ternyata bukan cowok geek jaman sekarang melainkan seorang perempuan Inggris yang hidup di era kereta kuda dan surat cinta? Nama beliau: Ada Lovelace.

Lahir di London pada 1815, Ada adalah anak dari penyair terkenal Lord Byron. Tapi karena ayahnya ini doyan drama dan puisi penuh luka batin, ibunya memutuskan: “Oke, anak gue jangan sampai ikut-ikutan mellow.

Mending dikasih pelajaran matematika aja tiap hari biar logis.” Dan seperti plot plot twist di film, dari situlah dunia dapat satu perempuan jenius yang bakal menulis algoritma pertama dalam sejarah umat manusia.

Fast forward ke umur remajanya, Ada ketemu Charles Babbage bapak komputer mekanik yang nyiptain Analytical Engine, semacam nenek moyangnya laptop zaman now.

Nah, suatu hari Ada disuruh nerjemahin makalah ilmiah soal mesin ini. Tapi bukannya cuma nerjemahin, dia malah nulis catatan kaki superpanjang, dan di situ dia bikin algoritma yang bisa dijalankan oleh mesin.

Catatan ini yang bikin sejarah mencatat: “Selamat datang, dunia pemrograman. Dan hei, pendirinya cewek!”

Dan nggak cuma itu, Ada bahkan udah membayangkan kalau mesin ini suatu saat bisa bikin musik, gambar, bahkan bikin puisi digital. Padahal zaman itu belum ada WhatsApp, belum ada AI, dan bahkan listrik aja masih barang langka.

Sayangnya, hidupnya nggak sepanjang pengaruhnya. Ada meninggal muda di usia 36 tahun karena kanker. Tapi ilmunya terus hidup.

Bahkan Departemen Pertahanan AS sampai bikin bahasa pemrograman baru yang dinamai “ADA” sebagai bentuk penghormatan.

Setiap tahun, dunia teknologi merayakan Ada Lovelace Day, biar orang-orang nggak lupa bahwa yang pertama kali ngajarin komputer gimana caranya kerja itu bukan Mark Zuckerberg, bukan Elon Musk, tapi perempuan pinter yang hidup dua abad lalu dan udah ngomongin kecerdasan mesin jauh sebelum dunia kenal internet.

Jadi, kalau ada yang bilang dunia coding itu dunia cowok, suruh baca ulang sejarah.

Karena sebelum dunia kenal iPhone, sebelum Google tahu segalanya, sudah ada Ada Lovelace yang ngajarin komputer cara berpikir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Zimperium Bongkar 250 Aplikasi Android Palsu yang Diam-Diam Daftarkan Korban ke Layanan Premium

28 Mei 2026 - 18:48

Gagal di Pasar, Apple Ngotot Lanjut iPhone Air 2 Meski Tren Ponsel Tipis Meredup

4 Mei 2026 - 13:55

iPhone dan iPad Lawas Lagi Nggak Aman: Cuma Buka Website Bisa Kena Hack, Ini Cara Selamatin Diri

2 April 2026 - 13:22

Akun Pribadi Direktur FBI Dibobol Hacker, AS Buru Pelaku dengan Hadiah Jutaan Dolar

30 Maret 2026 - 16:02

iOS 26.4 Hadir, Fitur Keamanan iPhone Kini Bikin Maling Ketar-ketir

25 Maret 2026 - 09:40

Trending di Tech