Menu

Mode Gelap
Mantan Kasat Narkoba Bima Bongkar Dugaan Permintaan Alphard dan Rp 1 M ke Bandar Utang Kereta Cepat 97 Tahun, Warisan Ambisi yang Dibayar Generasi Mendatang Rakernas HAI dan Bintang Mahaputera: Isyarat Kepercayaan Presiden pada Kapolri Eksekusi Lahan di Pulogebang Diprotes Keras, Warga Ungkap Dugaan Mafia Tanah Sandri Rumanama Menilai Peran Polri dalam Program Gizi Layak Diganjar Bintang Mahaputra Bersih-bersih Seragam: 34 Personel Polri Di-PTDH, Nama Konten Kreator Ikut Terseret

Tech

“Fakta Sejarah: Programmer Pertama Itu Cewek, Pantesan Bahasa Komputernya Ribet dan Sulit dimengerti”

badge-check


					Penemu pertama Programer Komputer di dunia Ada Lovelace (foto:Ist) Perbesar

Penemu pertama Programer Komputer di dunia Ada Lovelace (foto:Ist)

PRABA INSIGHT- Kalau dengar kata “programmer”, yang muncul di kepala kebanyakan orang biasanya cowok berkacamata, duduk di depan laptop 16 jam sehari, minum kopi tanpa gula, dan ngomongnya setengah kode: if (cinta) then (balikan).

Tapi tahukah kamu, bahwa orang pertama yang dianggap sebagai programmer di muka bumi ini ternyata bukan cowok geek jaman sekarang melainkan seorang perempuan Inggris yang hidup di era kereta kuda dan surat cinta? Nama beliau: Ada Lovelace.

Lahir di London pada 1815, Ada adalah anak dari penyair terkenal Lord Byron. Tapi karena ayahnya ini doyan drama dan puisi penuh luka batin, ibunya memutuskan: “Oke, anak gue jangan sampai ikut-ikutan mellow.

Mending dikasih pelajaran matematika aja tiap hari biar logis.” Dan seperti plot plot twist di film, dari situlah dunia dapat satu perempuan jenius yang bakal menulis algoritma pertama dalam sejarah umat manusia.

Fast forward ke umur remajanya, Ada ketemu Charles Babbage bapak komputer mekanik yang nyiptain Analytical Engine, semacam nenek moyangnya laptop zaman now.

Nah, suatu hari Ada disuruh nerjemahin makalah ilmiah soal mesin ini. Tapi bukannya cuma nerjemahin, dia malah nulis catatan kaki superpanjang, dan di situ dia bikin algoritma yang bisa dijalankan oleh mesin.

Catatan ini yang bikin sejarah mencatat: “Selamat datang, dunia pemrograman. Dan hei, pendirinya cewek!”

Dan nggak cuma itu, Ada bahkan udah membayangkan kalau mesin ini suatu saat bisa bikin musik, gambar, bahkan bikin puisi digital. Padahal zaman itu belum ada WhatsApp, belum ada AI, dan bahkan listrik aja masih barang langka.

Sayangnya, hidupnya nggak sepanjang pengaruhnya. Ada meninggal muda di usia 36 tahun karena kanker. Tapi ilmunya terus hidup.

Bahkan Departemen Pertahanan AS sampai bikin bahasa pemrograman baru yang dinamai “ADA” sebagai bentuk penghormatan.

Setiap tahun, dunia teknologi merayakan Ada Lovelace Day, biar orang-orang nggak lupa bahwa yang pertama kali ngajarin komputer gimana caranya kerja itu bukan Mark Zuckerberg, bukan Elon Musk, tapi perempuan pinter yang hidup dua abad lalu dan udah ngomongin kecerdasan mesin jauh sebelum dunia kenal internet.

Jadi, kalau ada yang bilang dunia coding itu dunia cowok, suruh baca ulang sejarah.

Karena sebelum dunia kenal iPhone, sebelum Google tahu segalanya, sudah ada Ada Lovelace yang ngajarin komputer cara berpikir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ASUS ROG Bagi-Bagi Game Resident Evil Requiem Gratis, Cukup Beli Hardware Ini

4 Februari 2026 - 08:11 WIB

HP Tiba-Tiba Lemot Padahal Nggak Pernah Update, Ini Biang Keroknya

4 Februari 2026 - 08:02 WIB

ROG XREAL R1: Saat Kacamata Bukan Lagi Buat Gaya, tapi Buat Main Game di Alam Semesta Virtual

5 Januari 2026 - 09:21 WIB

Harga iPhone Air Turun Hingga Rp3,2 Juta, Apple Sesuaikan Strategi Menjelang Akhir 2025

29 Desember 2025 - 13:38 WIB

ASUS ROG Matrix RTX 5090: GPU Ulang Tahun yang Tenaganya Bisa Buat Tetangga Minder

26 November 2025 - 10:48 WIB

Trending di Tech