Menu

Mode Gelap
Dari Surat Forum Travel sampai Fee Percepatan, Begini Kronologi Kasus Haji yang Menjerat Eks Menag Yaqut Setelah Lama Ribut Soal Ijazah, Rismon Sianipar Akhirnya Datangi Rumah Jokowi di Solo Samsung Galaxy S26 Ultra Punya Kamera 200MP Lebih Terang, Hasil Uji DxOMark: iPhone 17 Pro Masih Unggul Penuh Makna, Video Musik “Ada Titik-Titik di Ujung Doa” dari Sal Priadi Tampilkan Pergulatan Batin Seorang Ayah Grand Opening Watch Club Puri Indah Mall: Diskon, Undian Jam Tangan, dan Koleksi Premium Peneliti Temukan Hacker Iran Sudah Menyusup ke Sistem Bank, Perusahaan, dan Bandara AS

Health

Setelah Pesta Daging Kurban, Inilah 7 Minuman Penyelamat Kolesterol Agar Gak Naik

badge-check


					Foto ilustrasi Kolesterol (Praba/istimewa) Perbesar

Foto ilustrasi Kolesterol (Praba/istimewa)

PRABA INSIGHT- Iduladha memang surga buat pencinta daging. Sate kambing, gulai sapi, rendang, sampai sup kaki semuanya hadir seperti tamu agung yang sayang kalau dilewatkan.

Tapi, hati-hati, pesta daging ini juga bisa jadi jebakan kolesterol. Apalagi kalau makannya semangat 45, tapi minumnya es teh manis lima gelas.

Nah, biar tetap bisa menikmati nikmatnya daging kurban tanpa harus rajin ke dokter jantung, ada baiknya kenalan sama tujuh minuman penurun kolesterol alami ini.

Bisa jadi teman setia setelah santap sate lima tusuk, eh, maksudnya lima piring.

1. Teh Hijau: Si Ratu Anti-Kolesterol

Minuman sejuta umat di Jepang ini punya kandungan katekin antioksidan yang bisa bantu mengusir kolesterol jahat (LDL) dari tubuh.

Bonusnya, kandungan kafein ringan di dalamnya bisa nambah kolesterol baik (HDL). Jadi, teh hijau ini semacam pahlawan tanpa lemak trans.

Catatan: Teh hitam juga boleh, tapi efeknya nggak sekeren teh hijau. Jadi, kalau bisa milih yang lebih kece, kenapa nggak?

2. Susu Kedelai: Alternatif Sehat yang Nggak Bikin Enek

Buat kamu yang agak sensi sama susu sapi atau sedang jadi pejuang hidup sehat, susu kedelai bisa jadi jawaban.

Lemak jenuhnya minim, proteinnya oke. Bahkan menurut FDA, konsumsi 25 gram protein kedelai tiap hari bisa bantu turunin kolesterol. Nggak perlu nge-gym, cukup rajin minum susu kedelai dan tetap hidup sehat .

3. Jus Tomat: Merahnya Bukan Marah, Tapi Menyehatkan

Tomat punya senjata rahasia: likopen. Si merah ini ampuh banget nurunin kolesterol jahat. Plus, ada niasin yang juga bantu kerja menyeimbangkan kadar lemak di darah.

Tapi ingat, jus tomatnya tanpa gula ya, jangan kayak minuman boba yang penuh harapan palsu.

4. Smoothie Buah Beri: Segar, Cantik, dan Anti-Kolesterol

Strawberi, blueberry, raspberry mereka bukan cuma manis di feed Instagram, tapi juga baik buat darahmu.

Buah-buahan ini mengandung anthocyanin, antioksidan yang punya misi mulia: memberantas kolesterol jahat. Dijadiin smoothie? Boleh banget. Tambah yogurt? Lebih mantap.

5. Minuman Cokelat Hitam: Manisnya Nggak Bikin Bersalah

Siapa bilang cokelat itu musuh? Kalau cokelat hitam, justru bisa jadi sekutu. Flavanol yang terkandung di dalamnya bisa bantu naikin HDL alias kolesterol baik.

Ada penelitian yang bilang, minum 450 mg cokelat hitam dua kali sehari bisa bikin kolesterol jahat minggat. Tapi inget, ini bukan izin buat nyetok cokelat batang sekardus, ya.

6. Jus Mentimun: Bukan Cuma Teman Pecel Lele

Mentimun ternyata punya pektin, serat larut yang bisa bantu nurunin kolesterol. Selain itu, mentimun juga jago detox dan bantu jaga gula darah. Minumnya enak pas dingin, asal jangan ditambah gula. Kalau nggak, kolesterol turun, tapi diabetes yang datang.

7. Minuman Oat: Bukan Cuma Buat Sarapan

Susu oat atau oat milk makin populer, bukan cuma karena jadi minuman anak-anak indie, tapi juga karena kandungan beta-glukannya yang bisa ngurangin penyerapan kolesterol.

Minum ini habis makan rendang? Sah-sah saja. Anggap saja minum oat itu bentuk tobat setelah dosa kolesterol semalam.

Tetap Bisa Makan Daging, Asal Nggak Lupa Rem

Nikmatnya daging kurban memang susah ditolak. Tapi jangan sampai habis makan hati senang, eh, besoknya tensi melonjak dan kepala nyut-nyutan.

Konsumsi minuman-minuman penurun kolesterol ini bisa jadi solusi sederhana nan sehat buat seimbangin gaya makan kita. Yang penting: tetap nikmati, tapi jangan lupa batas.

Karena hidup sehat itu bukan soal pantang makan enak, tapi tahu kapan harus berhenti.

 

Penulis : Alma Khairunnisa | Editor: Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hati-hati Inilah 6 Makanan Berisiko saat Berbuka Puasa, Nomer 2 Bikin Garuk-garuk Kepala

19 Februari 2026 - 08:55 WIB

Luka Kecil Anak Tak Perlu Panik, Ini Cara Betadine Bening Antiseptik Bantu Perawatan Kulit Sensitif

18 Februari 2026 - 13:54 WIB

Anggota DPR Sukur H. Nababan Ajak Warga Bekasi Perkuat GERMAS dan Konsumsi Jamu yang Aman

27 November 2025 - 08:17 WIB

Povidone-Iodine 50 Tahun di Indonesia: Dari “Cairan Cokelat Sakti” sampai Jadi Kampanye Kesehatan Nasional

26 Agustus 2025 - 10:01 WIB

Bahaya Duduk Lama dan Main HP Saat BAB Bisa Picu Gangguan Serius, Termasuk Usus Turun

13 Juli 2025 - 13:50 WIB

Trending di Health