Menu

Mode Gelap
Ngaku Kompol Saat Melamar, Ternyata Cuma Calo Samsat: Kisah Pahit ASN yang Terjebak Pernikahan Penuh Kekerasan SIAGA 98 Dorong Kementerian Keamanan untuk Awasi Sektor Keamanan Nasional Tujuh Tahun Driver Legend Indonesia, Dari Aksi Jalanan hingga Advokasi Ojol Nasional Mau Jadi Polisi? DPR Putuskan Lulusan SMA Masih Bisa Masuk Polri, Usulan S1 Tak Lolos Dari Jalanan Buruh ke Istana: Said Iqbal Resmi Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo Bidang Ketenagakerjaan Drama Wedding Organizer Berujung Penjara: Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun, Korban Tak Cuma Calon Pengantin

Ekonomi

Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan Dinilai Mendesak, Sandri Rumanama: Rakyat Butuh Kepastian Keamanan

badge-check


					Ketua Kornas Presidium Pemuda Timur Sandri Rumanama mendesak percepatan definitif Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan demi memperkuat keamanan dan pelayanan hukum di DOB Papua.(Istimewa) Perbesar

Ketua Kornas Presidium Pemuda Timur Sandri Rumanama mendesak percepatan definitif Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan demi memperkuat keamanan dan pelayanan hukum di DOB Papua.(Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Pembentukan struktur kepolisian definitif di Provinsi Papua Selatan dan Papua Pegunungan kini dianggap bukan lagi sekadar wacana administratif. Di tengah dinamika Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua, kebutuhan menghadirkan institusi keamanan yang kuat justru makin mendesak.

Ketua Koordinator Nasional (Kornas) Presidium Pemuda Timur, Sandri Rumanama, meminta agar proses definitif dua Polda baru tersebut segera dipercepat. Menurutnya, kehadiran Polda definitif akan berdampak langsung terhadap pelayanan keamanan, penegakan hukum, hingga penguatan kinerja Polres dan Polsek di wilayah Papua Selatan maupun Papua Pegunungan.

Sandri menilai, kesiapan infrastruktur dasar sebenarnya sudah tidak menjadi persoalan besar. Ia menyebut lahan seluas 10 hektare di Kecamatan Kurik, Merauke, telah disiapkan untuk pembangunan Markas Komando (Mako) Polda Papua Selatan. Sementara untuk Polda Papua Pegunungan, lahan dengan luas serupa juga disebut telah tersedia di Wamena.

“Ini sangat mendesak, keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum ini menjadi kebutuhan utama rakyat, harus diprioritaskan,” jelasnya melalui keterangan resminya (10/05).

Dorongan percepatan itu, kata Sandri, juga berkaitan dengan kebutuhan masyarakat akan kepastian pelayanan hukum di wilayah DOB Papua yang masih terus berkembang. Ia menegaskan, pemenuhan personel hingga penguatan struktur organisasi di dua Mapolda baru merupakan kewenangan Mabes Polri.

Karena itu, ia berharap Kapolri segera merespons aspirasi masyarakat terkait percepatan definitif Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan.

“Harus direspons cepat dua daerah ini. Rakyatnya juga butuh keamanan dan proses penegakan hukum sebagai bentuk pelayanan polisi kepada rakyat,” ujarnya.

Menurut Sandri, keberadaan Polda definitif bukan semata soal pembangunan gedung atau penambahan struktur birokrasi. Lebih dari itu, langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua, sekaligus memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rupiah Nyaris Rp18.000 per Dolar AS, Sandri Rumanama Minta Pemerintah Berani Naikkan BBM

1 Juni 2026 - 16:03

Beli Saham GoTo Saja Nggak Cukup, Negara Harus Ikut Kelola Bisnis Ojol

30 Mei 2026 - 14:19

Whoosh Ngebut di Rel, Utangnya ke Telkomsel Malah Mandek Rp298 Miliar

22 Mei 2026 - 19:14

ICE BSD Mau Disulap Jadi “Pasar Besar Asia”, dari Mesin Industri sampai Tiket Gratis ke Guangzhou

20 Mei 2026 - 13:39

Ojol Rayakan Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen, APOB: Perjuangan Belum Selesai

9 Mei 2026 - 16:46

Trending di Ekonomi