Menu

Mode Gelap
Remisi Nyepi 2026 Diberikan kepada Enam Warga Binaan di Lapas Pemuda Tangerang Malam di Kampung Setan: Aku Melihat Mereka Menari Tanpa Kepala Pemerintah Tetapkan Lebaran 21 Maret 2026: Hilal Belum Terlihat, Puasa Dituntaskan 30 Hari Tiket Palangkaraya-Jakarta Tembus Rp200 Juta Bikin Heboh, Garuda Indonesia Pastikan Bukan Tarif Resmi Forum Sipil Nusantara Bersatu Ingatkan: Kasus Air Keras Andrie Yunus Tetap Urusan Hukum Sipil Ketum SBSI 92 Sunarti Ingatkan Dampak Konflik Global dan Ancaman Hoaks

Sport

FIFA Bikin Malaysia Kena Skak : Pemain Warisan Kena Skors, Denda Miliaran Mengintai

badge-check


					FIFA jatuhkan sanksi ke FAM dan skors tujuh pemain warisan Malaysia selama 12 bulan, disertai denda miliaran rupiah dan kasus dibawa ke pengadilan.(Foto: Istimewa) Perbesar

FIFA jatuhkan sanksi ke FAM dan skors tujuh pemain warisan Malaysia selama 12 bulan, disertai denda miliaran rupiah dan kasus dibawa ke pengadilan.(Foto: Istimewa)

PRABA INSIGHT- Kalau Malaysia berharap naturalisasi bisa jadi jalan pintas menuju kejayaan sepak bola, FIFA baru saja kasih reality check paling keras. Komite Disiplin FIFA resmi menjatuhkan hukuman berat pada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain warisan yang diduga pakai dokumen palsu.

Pasal yang dilanggar? Pasal 22 Kode Disiplin FIFA. Akibatnya, tujuh pemain itu diskors 12 bulan penuh dari semua aktivitas sepak bola. Iya, semua. Dari latihan resmi sampai main futsal pun bisa dibilang haram hukumnya.

Daftar nama pemainnya lumayan bikin geleng kepala:

  • Joao Figueiredo (Johor Darul Ta’zim)
  • Hector Hevel (Johor Darul Ta’zim)
  • Gabriel Palmero (Tenerife B, Spanyol)
  • Facundo Garces (Deportivo Alavés, Spanyol)
  • Imanol Machuca (Vélez Sarsfield, Argentina)
  • Rodrigo Holgado (América de Cali, Kolombia)
  • Jon Irazabal (Johor Darul Ta’zim)

Hukumannya bukan cuma larangan main. FAM harus bayar denda CHF 350.000 alias sekitar Rp7,3 miliar. Sedangkan para pemain ikut kena “biaya administrasi dosa” masing-masing CHF 2.000 atau sekitar Rp42 juta.

Yang bikin makin pedas, kasus status pemain Malaysia ini sekarang dibawa ke Pengadilan Sepak Bola FIFA. Artinya, drama belum selesai—bisa jadi malah baru dimulai.

Buat FAM, ini tamparan keras: naturalisasi bukan sekadar ganti bendera di jersey, tapi soal kejujuran di dokumen. FIFA jelas tidak main-main. Kalau sudah sampai meja pengadilan, artinya ada yang betul-betul salah urus.

Malaysia boleh berharap punya “bintang Eropa dan Amerika Latin” di skuad, tapi FIFA baru saja menunjukkan bahwa jalan instan itu bisa berakhir di sanksi panjang.

Penulis : Ristanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ribut Usai Laga Malut United vs PSM, Wartawan Diintimidasi hingga Wasit Tertahan di Stadion

9 Maret 2026 - 14:21 WIB

Ini Penjelasan Ducati soal Insiden Pelek Marc Marquez di Race ThaiGP

1 Maret 2026 - 19:01 WIB

Lari 2 Jam 13 Menit, Robi Syianturi Cetak Rekor Marathon Nasional di Sevilla

18 Februari 2026 - 13:37 WIB

ASICS Bawa Atmosfer Final Tenis Dunia ke Jakarta, Ada Peluncuran Sepatu Baru

3 Februari 2026 - 12:30 WIB

Papua Tengah: Gudang Bakat Sepak Bola yang Lebih Sering Jadi Cerita daripada Prestasi

29 Januari 2026 - 17:09 WIB

Trending di Sport