Menu

Mode Gelap
3 Surpres Meluncur dari Istana ke DPR, Kursi Strategis Mulai Jadi Rebutan? GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

Sport

FIFA Bikin Malaysia Kena Skak : Pemain Warisan Kena Skors, Denda Miliaran Mengintai

badge-check

FIFA jatuhkan sanksi ke FAM dan skors tujuh pemain warisan Malaysia selama 12 bulan, disertai denda miliaran rupiah dan kasus dibawa ke pengadilan.(Foto: Istimewa) Perbesar

FIFA jatuhkan sanksi ke FAM dan skors tujuh pemain warisan Malaysia selama 12 bulan, disertai denda miliaran rupiah dan kasus dibawa ke pengadilan.(Foto: Istimewa)

PRABA INSIGHT- Kalau Malaysia berharap naturalisasi bisa jadi jalan pintas menuju kejayaan sepak bola, FIFA baru saja kasih reality check paling keras. Komite Disiplin FIFA resmi menjatuhkan hukuman berat pada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain warisan yang diduga pakai dokumen palsu.

Pasal yang dilanggar? Pasal 22 Kode Disiplin FIFA. Akibatnya, tujuh pemain itu diskors 12 bulan penuh dari semua aktivitas sepak bola. Iya, semua. Dari latihan resmi sampai main futsal pun bisa dibilang haram hukumnya.

Daftar nama pemainnya lumayan bikin geleng kepala:

  • Joao Figueiredo (Johor Darul Ta’zim)
  • Hector Hevel (Johor Darul Ta’zim)
  • Gabriel Palmero (Tenerife B, Spanyol)
  • Facundo Garces (Deportivo Alavés, Spanyol)
  • Imanol Machuca (Vélez Sarsfield, Argentina)
  • Rodrigo Holgado (América de Cali, Kolombia)
  • Jon Irazabal (Johor Darul Ta’zim)

Hukumannya bukan cuma larangan main. FAM harus bayar denda CHF 350.000 alias sekitar Rp7,3 miliar. Sedangkan para pemain ikut kena “biaya administrasi dosa” masing-masing CHF 2.000 atau sekitar Rp42 juta.

Yang bikin makin pedas, kasus status pemain Malaysia ini sekarang dibawa ke Pengadilan Sepak Bola FIFA. Artinya, drama belum selesai—bisa jadi malah baru dimulai.

Buat FAM, ini tamparan keras: naturalisasi bukan sekadar ganti bendera di jersey, tapi soal kejujuran di dokumen. FIFA jelas tidak main-main. Kalau sudah sampai meja pengadilan, artinya ada yang betul-betul salah urus.

Malaysia boleh berharap punya “bintang Eropa dan Amerika Latin” di skuad, tapi FIFA baru saja menunjukkan bahwa jalan instan itu bisa berakhir di sanksi panjang.

Penulis : Ristanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1

7 Agustus 2026 - 22:23

Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan

7 Agustus 2026 - 20:50

Persija Disingkirkan Persib di Piala Presiden 2026, Shin Tae-yong: Saya Tidak Puas, tapi Ini Baru Pemanasan

4 Agustus 2026 - 21:43

Bukan Cuma Turnamen, ASICS Community Slam 2026 Bangun Ekosistem Tenis dan Padel Indonesia

4 Agustus 2026 - 19:34

Gianni Infantino Dilaporkan Hadapi Tudingan “Suap” Terkait Rencana Penjualan Saham Piala Dunia FIFA

30 Juli 2026 - 16:12

Trending di Internasional