Menu

Mode Gelap
Diduga Cuma Sandiwara, Frits Saikat Endus Ugal-ugalan Anggaran Pemkot Bekasi Potensi Gempa M 6,9 di Kota Bekasi, Sudjatmiko Desak Audit Total IMB Mau Nonton Inggris di Piala Dunia 2026? FIFA Punya Daftar Larangan yang Bisa Bikin Suporter Langsung Diusir Saat Sneaker Tak Lagi Sekadar Alas Kaki: ASICS dan Isa Boulder Meracik Bali ke Dalam HYPERSYNC Viral! Semalam Digerebek Warga, Besoknya Dua Lurah Kendari Langsung Dinonaktifkan Potensi Wakaf RI Rp400 Triliun per Tahun, Berry Kurniawan: Mulai Rp1.000 Sehari Bisa Ubah Nasib Umat

Sport

FIFA Bikin Malaysia Kena Skak : Pemain Warisan Kena Skors, Denda Miliaran Mengintai

badge-check


					FIFA jatuhkan sanksi ke FAM dan skors tujuh pemain warisan Malaysia selama 12 bulan, disertai denda miliaran rupiah dan kasus dibawa ke pengadilan.(Foto: Istimewa) Perbesar

FIFA jatuhkan sanksi ke FAM dan skors tujuh pemain warisan Malaysia selama 12 bulan, disertai denda miliaran rupiah dan kasus dibawa ke pengadilan.(Foto: Istimewa)

PRABA INSIGHT- Kalau Malaysia berharap naturalisasi bisa jadi jalan pintas menuju kejayaan sepak bola, FIFA baru saja kasih reality check paling keras. Komite Disiplin FIFA resmi menjatuhkan hukuman berat pada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain warisan yang diduga pakai dokumen palsu.

Pasal yang dilanggar? Pasal 22 Kode Disiplin FIFA. Akibatnya, tujuh pemain itu diskors 12 bulan penuh dari semua aktivitas sepak bola. Iya, semua. Dari latihan resmi sampai main futsal pun bisa dibilang haram hukumnya.

Daftar nama pemainnya lumayan bikin geleng kepala:

  • Joao Figueiredo (Johor Darul Ta’zim)
  • Hector Hevel (Johor Darul Ta’zim)
  • Gabriel Palmero (Tenerife B, Spanyol)
  • Facundo Garces (Deportivo Alavés, Spanyol)
  • Imanol Machuca (Vélez Sarsfield, Argentina)
  • Rodrigo Holgado (América de Cali, Kolombia)
  • Jon Irazabal (Johor Darul Ta’zim)

Hukumannya bukan cuma larangan main. FAM harus bayar denda CHF 350.000 alias sekitar Rp7,3 miliar. Sedangkan para pemain ikut kena “biaya administrasi dosa” masing-masing CHF 2.000 atau sekitar Rp42 juta.

Yang bikin makin pedas, kasus status pemain Malaysia ini sekarang dibawa ke Pengadilan Sepak Bola FIFA. Artinya, drama belum selesai—bisa jadi malah baru dimulai.

Buat FAM, ini tamparan keras: naturalisasi bukan sekadar ganti bendera di jersey, tapi soal kejujuran di dokumen. FIFA jelas tidak main-main. Kalau sudah sampai meja pengadilan, artinya ada yang betul-betul salah urus.

Malaysia boleh berharap punya “bintang Eropa dan Amerika Latin” di skuad, tapi FIFA baru saja menunjukkan bahwa jalan instan itu bisa berakhir di sanksi panjang.

Penulis : Ristanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mau Nonton Inggris di Piala Dunia 2026? FIFA Punya Daftar Larangan yang Bisa Bikin Suporter Langsung Diusir

17 Juni 2026 - 16:47

Saat Sneaker Tak Lagi Sekadar Alas Kaki: ASICS dan Isa Boulder Meracik Bali ke Dalam HYPERSYNC

17 Juni 2026 - 16:35

Duel Panas Persija vs Persib “Diasingkan” ke Samarinda, Ternyata Ini Alasannya

6 Mei 2026 - 20:11

ASICS Rilis GEL-KAYANO ACE 3 di Tee Day Off 2026, Sepatu Golf yang Janjikan Performa Stabil dan Nyaman

25 April 2026 - 11:29

Seleknas KKI 2026 Digelar, OSO: Menang Kalah Biasa, Kejujuran yang Utama

18 April 2026 - 14:02

Trending di News