Menu

Mode Gelap
Proyek Pedestrian Rp 3,4 Miliar Depan DPRD Kota Bekasi Disorot NCW Sinergi Pembangunan, Jihan Fahira Serap Aspirasi di Kota Bekasi Fakta di Balik Penggeledahan Rumah Ono Surono: Uang Disita, CCTV Dimatikan Pihak Keluarga Dugaan Pelecehan Oknum Pelatih Pramuka di Kota Bekasi, Korban Diancam dan Dimanipulasi Beri Bantuan dan Kunjungi Korban di RS, Sarwin Edi Minta RS Percepat Pemulihan Korban SPBE Cimuning “Kami Ditolong… atau Dijebak? Kisah Melahirkan di Rumah Sakit Gaib”

Crime

Dugaan Pelecehan Oknum Pelatih Pramuka di Kota Bekasi, Korban Diancam dan Dimanipulasi

badge-check


					Ilustrasi gambar. Perbesar

Ilustrasi gambar.

PRABAINSIGHT.COM – BEKASI – Lingkungan pendidikan di Kota Bekasi tercoreng oleh dugaan kasus pelecehan seksual, yang melibatkan seorang oknum pelatih ekstrakurikuler.

Terduga pelaku berinisial AF, yang merupakan pelatih pramuka dan paskibra di SMPN 4 Kota Bekasi, diduga memanfaatkan posisinya untuk menekan dan melecehkan sejumlah siswa di bawah umur.

Aksi bejat ini terungkap, setelah sejumlah korban mulai berani bersuara mengenai rentetan tindakan tidak senonoh yang dibungkus dengan manipulasi psikologis dan ancaman.

Modus Ancaman dalam Latihan

Salah satu korban, M, mengungkapkan bahwa pelecehan tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba. AF diduga melakukan pendekatan secara perlahan sebelum akhirnya melancarkan tekanan.

Saat korban mencoba menolak ajakannya, AF kerap memberikan ancaman yang berkaitan dengan aktivitas korban di sekolah.

“Saya sempat menolak, tapi saya diancam. Katanya saya tidak akan diperlakukan baik lagi (saat latihan),” ujar M saat memberikan keterangan, Jumat (3/4/2026).

Tak hanya ancaman fisik, AF juga diduga melakukan manipulasi emosional. Ia mencari tahu konflik pribadi atau masalah keluarga korban melalui rekan-rekan korban, untuk kemudian berpura-pura memberikan perhatian lebih.

Dalam beberapa kesempatan, korban mengaku dipaksa bertemu secara pribadi, hingga mengalami pelecehan fisik di tempat umum seperti bioskop dan di dalam kendaraan.

“Waktu itu saya sudah berusaha menolak dan memberi isyarat minta bantuan kepada orang sekitar, tapi tidak ada yang menyadari. Saya merasa terjebak,” tambah M dengan nada getir.

Pemecatan oleh Organisasi

Terungkapnya kasus ini sebenarnya sudah mulai terendus di internal organisasi sejak awal tahun 2026. Organisasi pramuka Raider Four, yang menaungi AF, menyatakan telah mengambil tindakan tegas dengan memecat oknum tersebut sejak 20 Januari 2026.

Melalui pernyataan resminya di akun Instagram @r4ider_four, organisasi menekankan bahwa pihaknya tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran fundamental, terutama yang berkaitan dengan asusila.

“Kami sampaikan bahwa terhitung sejak 20 Januari 2026, yang bersangkutan telah resmi diberhentikan dari segala aktivitas di organisasi kami. Langkah ini diambil setelah adanya penilaian terhadap pelanggaran fundamental, termasuk dugaan pelecehan tersebut,” tulis pernyataan resmi @r4ider_four.

Pihak organisasi juga menegaskan bahwa segala tindakan yang dilakukan AF setelah tanggal tersebut, sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi dan tidak lagi berkaitan dengan institusi.

Siswa Aktif dan Alumni Jadi Korban

Berdasarkan keterangan saksi berinisial R, setidaknya ada dua korban yang mengalami dampak psikologis cukup berat. Satu di antaranya merupakan alumni, sementara satu korban lainnya masih tercatat sebagai siswa aktif kelas 9.

“Awalnya korban bercerita kepada salah satu orang tua murid, lalu informasi itu menyebar sampai akhirnya kami tahu siapa pelakunya,” tutur R.

Meski isu ini telah meluas, minimnya bukti fisik serta ketakutan akan stigma sosial membuat pihak korban dan keluarga masih ragu untuk menempuh jalur hukum.

Hingga saat ini, pihak SMPN 4 Kota Bekasi maupun kepala sekolah belum memberikan pernyataan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan kepada AF juga belum membuahkan hasil. (Pandu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Proyek Pedestrian Rp 3,4 Miliar Depan DPRD Kota Bekasi Disorot NCW

3 April 2026 - 15:29 WIB

Sinergi Pembangunan, Jihan Fahira Serap Aspirasi di Kota Bekasi

3 April 2026 - 15:08 WIB

Fakta di Balik Penggeledahan Rumah Ono Surono: Uang Disita, CCTV Dimatikan Pihak Keluarga

3 April 2026 - 14:48 WIB

Beri Bantuan dan Kunjungi Korban di RS, Sarwin Edi Minta RS Percepat Pemulihan Korban SPBE Cimuning

3 April 2026 - 13:27 WIB

Korban SPBE Cimuning Jadi 20 Orang, Alimudin Desak Disnaker Evaluasi K3

2 April 2026 - 16:14 WIB

Trending di News