PRABAINSIGHT.COM – SEMARANG – Di tengah kebiasaan orang belanja lewat layar ponsel dan perang diskon marketplace yang nyaris tak ada habisnya, Watch Club justru memilih memperluas toko fisik. Retailer jam tangan itu membuka gerai baru di 23 Semarang dan menjadikannya outlet ke-42 mereka di Indonesia.
Pembukaan gerai pada Jumat, 23 Mei 2026, itu sekaligus menunjukkan satu hal sederhana: mal belum benar-benar kehilangan daya tariknya. Setidaknya, untuk urusan fashion, lifestyle, dan barang yang kadang lebih enak dilihat langsung ketimbang cuma dipajang di keranjang kuning.
23 Semarang sendiri belakangan ramai dibicarakan sebagai pusat gaya hidup baru di Kota Atlas. Kawasan Pearl of Java yang jadi lokasi mal tersebut dipenuhi tenant nasional hingga internasional. Di tempat seperti itu, membuka toko jam tangan premium jelas bukan keputusan yang datang tiba-tiba.
General Manager Operasional Watch Club, Evy, menyebut Semarang masih punya pasar yang menjanjikan untuk produk lifestyle.
“Semarang memiliki potensi pasar yang sangat baik, dan kehadiran Watch Club di 23 Semarang menjadi langkah strategis kami untuk semakin dekat dengan pelanggan serta menghadirkan pengalaman berbelanja jam tangan original yang lebih personal, nyaman, dan berkelas bagi masyarakat Semarang dan sekitarnya,” kata Evy dalam keterangannya.
Sebelum masuk ke 23 Semarang, Watch Club sebenarnya bukan nama baru di kota ini. Mereka sudah lebih dulu membuka gerai di Paragon City Mall Semarang, Mal Ciputra Semarang, dan DP Mall Semarang.
Artinya, ekspansi ini bukan sekadar coba-coba pasar. Semarang tampaknya memang dianggap cukup matang untuk bisnis retail jam tangan premium.
Marcomm Manager Watch Club, Risca Ristantia, mengatakan toko offline masih dianggap penting untuk membangun hubungan dengan pelanggan.
“Melalui pembukaan store terbaru ini, Watch Club ingin memperkuat eksistensi brand sekaligus membuka lebih banyak peluang kolaborasi. Kami percaya kehadiran secara offline dapat menciptakan koneksi yang lebih kuat dengan pelanggan dan memperluas awareness di pasar lokal,” ujar Risca.
Didirikan sejak 2004, Watch Club menjual berbagai merek jam tangan internasional seperti Citizen, Seiko, G-Shock, hingga Fossil.
Di tengah maraknya toko online dan tren belanja digital, keputusan membuka gerai fisik mungkin terdengar kuno bagi sebagian orang. Tapi buat bisnis retail, terutama yang menjual gengsi sekaligus gaya hidup, sentuhan langsung rupanya masih sulit digantikan.











