Menu

Mode Gelap
Hari Purwanto Desak Aparat Usut Dugaan Fitnah terhadap Megawati, Minta Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Mengapa Status Febrie Adriansyah Berubah Jadi Saksi di Sprindik Kejagung? Ini Penjelasan Resminya Wasekjend Depinas SOKSI Nilai Serangan Deddy Sitorus ke Bahlil Cerminkan Kemunduran Etika Politik PDIP Aktivis 98 Agung Dekil: Komitmen Prabowo Berantas Korupsi Wujud Nyata Amanat Reformasi 1998 Sahabat MUI Kota Bekasi Gelar Raker I, Desak Pengawasan LGBT dan Narkoba Tak Cukup Mundur? Bandot DM Sebut Febrie Masih Sah Jadi Jampidsus karena Keppres Belum Dicabut

News

Dari Jepang ke Amerika, Lanjut Kanada dan Belanda: Diplomasi Marathon Prabowo

badge-check

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York pada 23 September 2025. Lawatan diplomatik berlanjut ke Kanada, Belanda, dan singgah di Osaka Expo 2025, menegaskan peran Indonesia sebagai pemimpin Global South (Foto: Setkab/Istimewa) Perbesar

Presiden Prabowo Subianto menghadiri Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York pada 23 September 2025. Lawatan diplomatik berlanjut ke Kanada, Belanda, dan singgah di Osaka Expo 2025, menegaskan peran Indonesia sebagai pemimpin Global South (Foto: Setkab/Istimewa)

PRABA INSIGHT – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto lagi sibuk-sibuknya jadi presiden yang “internasional”. Jumat malam (19/9/2025), beliau terbang ke New York, Amerika Serikat, buat ikut Sidang Majelis Umum PBB ke-80. Jadi, jangan kaget kalau timeline politik global sebentar lagi ada bumbu-bumbu khas Indonesia.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sudah bocorin jadwalnya: Prabowo bakal pidato di sesi Debat Umum PBB pada 23 September 2025. Urutannya lumayan prestisius, lho—ketiga, setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat.

Teddy bilang, momen ini bukan cuma formalitas. Indonesia mau tampil sebagai juru bicara Global South alias negara-negara selatan dunia yang seringkali jadi penonton di panggung global. “Sidang tahun ini penting untuk menegaskan posisi Indonesia yang konsisten mendorong reformasi tata kelola dunia agar lebih adil dan inklusif,” ujarnya.

Habis dari New York, Prabowo nggak langsung pulang. Agenda tur Eropa dan Amerika Utara sudah menunggu. Tanggal 24 September 2025, beliau mampir ke Ottawa buat ngobrol bareng Perdana Menteri Kanada. Lalu, dua hari kemudian, 26 September, gantian Belanda yang disinggahi. Di Den Haag, Prabowo akan ketemu Raja Belanda dan Caretaker Perdana Menteri-nya.

Eh, tapi sebelum sampai New York, pesawat Presiden sempat singgah di Osaka, Jepang. Katanya sih sekalian isi bensin. Tapi mumpung di sana, ya sudah sekalian mampir ke Paviliun Indonesia di Osaka Expo 2025.

“Ini juga penting sebagai bagian diplomasi budaya dan ekonomi Indonesia,” tambah Teddy.

Singkatnya, Prabowo lagi jalani agenda tur diplomasi yang padat. Dari isi bensin di Osaka, orasi di New York, sampai jumpa raja di Belanda. Jadwalnya bisa bikin orang biasa mikir dua kali buat packing koper. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mengapa Status Febrie Adriansyah Berubah Jadi Saksi di Sprindik Kejagung? Ini Penjelasan Resminya

16 Juli 2026 - 03:12

Kronologi Lengkap Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang: Pelaku Batalkan Bunuh Diri lalu Begal karena Tertekan Biaya Nikah

15 Juli 2026 - 11:17

Buntut Sidang Tipikor, Kadis SDABMBK Kabupaten Bekasi Dilaporkan ke KPK

14 Juli 2026 - 19:23

Kuasa Hukum Nancy Soroti Kesaksian Dwi Febri di Sidang Sengketa Aset PN Jaksel, Siap Tempuh Jalur Hukum jika Terbukti Palsu

14 Juli 2026 - 16:48

Dugaan Mega Korupsi di Kejaksaan Jadi Ujian Penegakan Hukum, BEM PTMA Zona III Apresiasi Sikap Prabowo

12 Juli 2026 - 09:17

Trending di Nasional