Menu

Mode Gelap
3 Surpres Meluncur dari Istana ke DPR, Kursi Strategis Mulai Jadi Rebutan? GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

News

Dedi Mulyadi Siapkan Rp 1 Miliar untuk Pulangkan Ratusan Warga Jawa Barat dari Aceh

badge-check

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan anggaran Rp 1 miliar untuk memulangkan sekitar 300 warga Jabar yang terdampak bencana dan masih berada di Aceh, terutama di wilayah Takengon.(Foto:Istimewa) Perbesar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan anggaran Rp 1 miliar untuk memulangkan sekitar 300 warga Jabar yang terdampak bencana dan masih berada di Aceh, terutama di wilayah Takengon.(Foto:Istimewa)

PRABA INSIGHT – Ketika bencana membuat orang tak bisa pulang, urusan mudik mendadak berubah jadi perkara kemanusiaan. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan anggaran Rp 1 miliar untuk memfasilitasi pemulangan sekitar 300 warga Jawa Barat yang terdampak bencana dan masih berada di Aceh, terutama di wilayah Takengon dan sekitarnya.

Anggaran ini disiapkan untuk membantu mobilisasi warga yang sebagian besar berada dalam kondisi ekonomi terbatas. Pulang kampung, dalam situasi ini, bukan lagi soal rindu rumah, tapi soal keselamatan.

Menurut Dedi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya sudah lebih dulu memulangkan lebih dari 100 keluarga. Bahkan, pada 13 Desember 2025, sebanyak 47 warga Jabar telah diterbangkan kembali ke Sukabumi dan Cirebon. Proses pemulangan belum selesai. Saat ini, pendataan masih terus dilakukan sebelum tahap berikutnya dijalankan.

Namun, cerita belum sepenuhnya berakhir. Dedi memastikan bahwa upaya penyelamatan masih terus dilakukan, terutama bagi warga Jawa Barat yang hingga kini masih terisolasi di Aceh Tengah dan Aceh Utara. Sekitar 25 orang dilaporkan masih terjebak di kawasan Takengon dan membutuhkan perhatian khusus.

Di tengah proses evakuasi dan pemulangan, Dedi juga mengingatkan warga Jawa Barat yang masih berada di Aceh untuk tetap menjaga diri. Ia meminta agar mereka menghormati masyarakat dan adat setempat, sembari menunggu proses penanganan lanjutan dari pemerintah.

Singkatnya, Rp 1 miliar ini bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran. Ia adalah ongkos agar warga bisa pulang dengan selamat tanpa harus menunggu keadaan membaik sendiri.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK

10 Agustus 2026 - 14:40

Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

10 Agustus 2026 - 10:16

Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan

8 Agustus 2026 - 14:04

Diduga Provokasi Pedagang Pasar Baru Bekasi, Oknum W Dilaporkan ke Polisi

7 Agustus 2026 - 16:54

Dituduh Pakai Rekening Pribadi, Pengacara MSB Buka Suara Perihal Kasus Perumda Tirta Bhagasasi

5 Agustus 2026 - 17:05

Trending di News