Menu

Mode Gelap
Parliamentary Threshold 7 Persen, OSSO Sebut Demokrasi Bisa Dikuasai Partai Besar Saling Lapor di Jatiasih: Babak Baru Kasus Dugaan Pengeroyokan dan Lemparan Pot Resmi Dimutasi, Kombes Firman Kini Jabat Dirlantas Polda Metro Jaya Hari Purwanto Soroti Dugaan Kriminalisasi Dirjen Bea Cukai, Singgung Dampaknya ke Citra Presiden Prabowo Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan Dinilai Mendesak, Sandri Rumanama: Rakyat Butuh Kepastian Keamanan Ketika Pot Bunga Lebih Cepat Bicara daripada Mulut Tetangga di Jatirasa

News

Dedi Mulyadi Siapkan Rp 1 Miliar untuk Pulangkan Ratusan Warga Jawa Barat dari Aceh

badge-check


					Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan anggaran Rp 1 miliar untuk memulangkan sekitar 300 warga Jabar yang terdampak bencana dan masih berada di Aceh, terutama di wilayah Takengon.(Foto:Istimewa) Perbesar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan anggaran Rp 1 miliar untuk memulangkan sekitar 300 warga Jabar yang terdampak bencana dan masih berada di Aceh, terutama di wilayah Takengon.(Foto:Istimewa)

PRABA INSIGHT – Ketika bencana membuat orang tak bisa pulang, urusan mudik mendadak berubah jadi perkara kemanusiaan. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan anggaran Rp 1 miliar untuk memfasilitasi pemulangan sekitar 300 warga Jawa Barat yang terdampak bencana dan masih berada di Aceh, terutama di wilayah Takengon dan sekitarnya.

Anggaran ini disiapkan untuk membantu mobilisasi warga yang sebagian besar berada dalam kondisi ekonomi terbatas. Pulang kampung, dalam situasi ini, bukan lagi soal rindu rumah, tapi soal keselamatan.

Menurut Dedi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelumnya sudah lebih dulu memulangkan lebih dari 100 keluarga. Bahkan, pada 13 Desember 2025, sebanyak 47 warga Jabar telah diterbangkan kembali ke Sukabumi dan Cirebon. Proses pemulangan belum selesai. Saat ini, pendataan masih terus dilakukan sebelum tahap berikutnya dijalankan.

Namun, cerita belum sepenuhnya berakhir. Dedi memastikan bahwa upaya penyelamatan masih terus dilakukan, terutama bagi warga Jawa Barat yang hingga kini masih terisolasi di Aceh Tengah dan Aceh Utara. Sekitar 25 orang dilaporkan masih terjebak di kawasan Takengon dan membutuhkan perhatian khusus.

Di tengah proses evakuasi dan pemulangan, Dedi juga mengingatkan warga Jawa Barat yang masih berada di Aceh untuk tetap menjaga diri. Ia meminta agar mereka menghormati masyarakat dan adat setempat, sembari menunggu proses penanganan lanjutan dari pemerintah.

Singkatnya, Rp 1 miliar ini bukan sekadar angka dalam dokumen anggaran. Ia adalah ongkos agar warga bisa pulang dengan selamat tanpa harus menunggu keadaan membaik sendiri.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Parliamentary Threshold 7 Persen, OSSO Sebut Demokrasi Bisa Dikuasai Partai Besar

11 Mei 2026 - 19:46

Saling Lapor di Jatiasih: Babak Baru Kasus Dugaan Pengeroyokan dan Lemparan Pot

11 Mei 2026 - 18:57

Resmi Dimutasi, Kombes Firman Kini Jabat Dirlantas Polda Metro Jaya

11 Mei 2026 - 17:15

Hari Purwanto Soroti Dugaan Kriminalisasi Dirjen Bea Cukai, Singgung Dampaknya ke Citra Presiden Prabowo

10 Mei 2026 - 00:53

Ketika Pot Bunga Lebih Cepat Bicara daripada Mulut Tetangga di Jatirasa

9 Mei 2026 - 19:56

Trending di News