Menu

Mode Gelap
Modus Janji Kredit Miliaran, Dwi Febrie Endaryanto Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Status Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka, Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink: Privilege atau SOP? DPC PKB Kota Bekasi Patok Target 7 Kursi di Pemilu 2029 di Harlah ke-28 Pidato Prabowo Lagi-Lagi Bikin Ramai: Kali Ini Jurnalis, LSM, dan Pengamat Disebut “Londo Ireng” Video Alphard Terobos Lampu Merah Viral, Pramono Minta Satpam Tak Dipecat dan Polisi Bertindak Tegas Heboh Suzuki Thunder Dilarang Isi BBM, Pertamina Akhirnya Buka Suara

Crime

Demi Cuan Pasutri di Kediri Diduga Produksi dan Jual Puluhan Video Dewasa, Berakhir Ditangkap Polisi

badge-check

Pasangan suami istri asal Kediri diamankan polisi setelah diduga memproduksi dan menjual lebih dari 40 video dewasa melalui Telegram. Keduanya kini menjalani proses hukum di Polres Tulungagung.(Istimewa) Perbesar

Pasangan suami istri asal Kediri diamankan polisi setelah diduga memproduksi dan menjual lebih dari 40 video dewasa melalui Telegram. Keduanya kini menjalani proses hukum di Polres Tulungagung.(Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – KEDIRI – Di era ketika hampir semua hal bisa dijadikan konten, batas antara kreativitas dan pelanggaran hukum kadang menjadi semakin tipis. Demi mengejar keuntungan dari dunia digital, sepasang suami istri asal Kediri kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah diduga memproduksi dan menjual puluhan video dewasa melalui aplikasi pesan instan.

Pasangan tersebut diamankan aparat kepolisian setelah diduga aktif membuat, menyimpan, dan memperjualbelikan konten pornografi secara daring selama sekitar satu tahun terakhir.

Keduanya adalah TS (30), warga Desa Muneng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, dan EWS (36), warga Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri.

Digerebek Saat Sedang Membuat Konten

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang dilakukan seorang laki-laki dan perempuan di sebuah hotel di wilayah Kecamatan Tulungagung.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Unit Reskrim Polsek Tulungagung Kota melakukan penyelidikan hingga akhirnya menggerebek kamar hotel yang diduga digunakan sebagai lokasi produksi konten.

Saat penggerebekan pada Selasa (14/4/2026) malam, polisi mendapati pasangan tersebut tengah merekam aktivitas pribadi mereka menggunakan perangkat perekam yang telah dipersiapkan sebelumnya.

“Kami sita telepon genggam dan tripod yang dipakai untuk merekam aksi mereka,” ujar Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto.

“Keduanya kami bawa untuk dimintai keterangan,” sambungnya.

Polisi Temukan Lebih dari 40 Video

Dari hasil pemeriksaan, penyidik menemukan puluhan file video yang tersimpan dalam perangkat milik tersangka.

Menurut keterangan kepolisian, pasangan tersebut diduga telah memproduksi konten serupa selama kurang lebih satu tahun terakhir.

Setidaknya lebih dari 40 video ditemukan dalam proses penyidikan. Konten-konten tersebut kemudian diduga diperjualbelikan kepada pelanggan melalui aplikasi Telegram dengan harga berkisar Rp50.000 hingga Rp75.000 per video.

“Mereka secara langsung menyebarluaskan materi pornografi itu dengan menjualnya langsung ke pelanggan lewat Telegram,” tegas Nanang.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa telepon genggam Samsung Galaxy Note 20 Ultra, Oppo Reno 14, serta tripod yang digunakan untuk proses perekaman.

Dijerat UU ITE dan Pasal Pornografi

Atas perbuatannya, kedua tersangka kini ditahan dan menjalani proses hukum di Polres Tulungagung.

“Kedua kami sangkakan pasal pornografi, karena memproduksi, menyebarluaskan, menawarkan, dan memperjualbelikan video porno,” jelas Iptu Nanang Murdiyanto.

Penanganan kasus tersebut saat ini telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tulungagung untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Keduanya dijerat dengan ketentuan pidana yang berkaitan dengan distribusi konten pornografi melalui media elektronik serta pasal yang berkaitan dengan penyebaran muatan yang melanggar hukum melalui platform digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

DPC PKB Kota Bekasi Patok Target 7 Kursi di Pemilu 2029 di Harlah ke-28

25 Juli 2026 - 00:52

Kronologi Lengkap Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang: Pelaku Batalkan Bunuh Diri lalu Begal karena Tertekan Biaya Nikah

15 Juli 2026 - 11:17

Buntut Sidang Tipikor, Kadis SDABMBK Kabupaten Bekasi Dilaporkan ke KPK

14 Juli 2026 - 19:23

Masalah Data Adminduk Bekasi Utara Dibahas, Rizki Topananda Dorong Pemutakhiran

11 Juli 2026 - 15:14

Benteng Keluarga dan Raperda LGBTQ Kota Bekasi ala Chairun Nisa

11 Juli 2026 - 12:09

Trending di News