Menu

Mode Gelap
Menantu dan Selingkuhan Diduga Terlibat Pembunuhan di Pekanbaru, Polisi Lakukan Pengejaran Video Hilang Partai Ummat Tegaskan Amien Rais Offside dan Bukan Sikap Partai Live Streaming Cabul Disusupi Judol Terbongkar, Tiga Host Ditangkap Polda Metro Jaya ABG di Cipondoh Diduga Jadi Korban Rudapaksa Setelah Dipaksa Minum Miras, Pelaku Kabur Diduga Basi, Puluhan Paket MBG di Deli Serdang Dibuang Siswa ke Jalan Paguyuban Itu Tak Ideal”, Sayuti Abubakar Siapkan Program Nyata untuk Lulusan Hukum FHUP

News

Diduga Basi, Puluhan Paket MBG di Deli Serdang Dibuang Siswa ke Jalan

badge-check


					Siswa SMP di Deli Serdang membuang makanan MBG ke jalan karena diduga basi. Insiden ini membuka masalah serius dalam pengawasan kualitas program makan gratis.(Foto:Istimewa) Perbesar

Siswa SMP di Deli Serdang membuang makanan MBG ke jalan karena diduga basi. Insiden ini membuka masalah serius dalam pengawasan kualitas program makan gratis.(Foto:Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – DELI SERDANG – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang semestinya jadi penyelamat perut siswa, mendadak berubah jadi drama jalanan. Bukan karena kurang porsi, tapi karena kualitas yang dipertanyakan. Di SMP Negeri 1 Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, puluhan paket makan siang justru berakhir bukan di perut, melainkan di aspal depan sekolah, Kamis (30/4/2026).

Aksi ini jelas bukan sekadar “ulah bocah iseng”. Ada rasa kecewa yang cukup matang mungkin sematang (atau malah kelewat matang) nasi yang mereka terima. Para siswa menduga makanan yang dibagikan sudah tidak layak konsumsi, alias basi. Ketimbang ambil risiko sakit perut, mereka memilih cara yang lebih “dramatis”: membuangnya ramai-ramai.

Dinas Kesehatan Deli Serdang mencoba menarik benang merah dari kejadian ini. Biang keroknya diduga karena perubahan jadwal distribusi. Karena Jumat bertepatan dengan libur nasional, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memajukan pembagian jatah makan ke hari Kamis.

Masalahnya, logika sederhana ikut bermain: makanan yang dimasak dari pagi, belum tentu masih segar saat waktu makan siang tiba.
“Karena dari pagi dimasak, pastinya sudah basi (saat dikonsumsi),” ujar Veronica Margaret, Ketua Tim Kerja Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Deli Serdang.

Di sisi lain, Kepala BGN Sumatera Utara, T. Agung Kurniawan, tidak menampik adanya indikasi makanan yang kurang layak. Namun, ia justru menyoroti cara protes para siswa yang dianggap kebablasan.
“Siswa-siswi itu yang buang makanan, masa iya SPPG disalahkan,” cetusnya saat dihubungi wartawan, Sabtu (2/5/2026).

Menurut Agung, pihak SPPG sebenarnya sudah meminta agar makanan dikembalikan supaya bisa diganti. Tapi entah kenapa, pihak sekolah tidak menyetujui opsi tersebut. Sementara itu, sanksi kepada penyedia belum bisa dijatuhkan karena hasil uji laboratorium masih nihil.

Masalahnya jadi makin absurd: makanan yang jadi barang bukti sudah terlanjur “hilang” di jalan. Dinas Kesehatan pun dibuat geleng-geleng kepala.
“Bagaimana mau dicek sampel makanannya kalau sudah terbuang semua,” keluh Veronica.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Video Hilang Partai Ummat Tegaskan Amien Rais Offside dan Bukan Sikap Partai

3 Mei 2026 - 00:01

Live Streaming Cabul Disusupi Judol Terbongkar, Tiga Host Ditangkap Polda Metro Jaya

2 Mei 2026 - 23:48

Paguyuban Itu Tak Ideal”, Sayuti Abubakar Siapkan Program Nyata untuk Lulusan Hukum FHUP

2 Mei 2026 - 14:36

PB SEMMI Apresiasi Sinyal Kuat Prabowo di May Day Monas, Soroti Langkah Negara Tekan Potongan Ojol

2 Mei 2026 - 09:38

Haji Kilat Tanpa Antre? Ujung-ujungnya Malah Kena Polri, Modus Visa Kerja Terbongkar

30 April 2026 - 19:00

Trending di News