Menu

Mode Gelap
Ramadhan Peduli di Depok: Mahasiswa BEM PTAI Bukan Cuma Buka Bersama, Tapi Juga Santuni Anak Yatim Ditegur Saat Apel Pagi, Karyawan di Tojo Una-Una Tewas Diduga Diserang Rekan Kerja Kronologi Tenggelamnya Fregat IRIS Dena: Dari Izin Sandar di India hingga Diduga Ditorpedo di Samudra Hindia Kabar Adik Benjamin Netanyahu Tewas dalam Serangan Rudal Iran Bikin Timur Tengah Makin Panas Update Bantargebang: Longsor Gunungan Sampah Tewaskan 6 Orang, 1 Korban Masih Dicari Pria di Tanjungpinang Diduga Bunuh dan Mutilasi Istri, Baru Bebas 15 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan

News

Drama Empat Pulau Tamat! Prabowo Putuskan Milik Aceh, Bobby Nasution: Jangan Termakan Gorengan!

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto memutuskan 4 pulau yang diperebutkan Pemprov Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) sah milik Pemprov Aceh (foto:Praba/istimewa) Perbesar

Presiden Prabowo Subianto memutuskan 4 pulau yang diperebutkan Pemprov Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) sah milik Pemprov Aceh (foto:Praba/istimewa)

PRABA INSIGHT – Setelah tarik-ulur bak sinetron bersambung, akhirnya nasib empat pulau yang diperebutkan antara Pemerintah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) resmi tamat.

Presiden Prabowo Subianto mengetuk palu: keempat pulau tersebut sah milik Aceh.

Pengumuman ini disampaikan langsung dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (17/6/2025), di mana Gubernur Sumut Bobby Nasution hadir lengkap dengan wajah adem dan pernyataan diplomatisnya.

“Pertama, tentu kami ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia yang telah memberikan waktu dan ruang bagi kami dari Sumut dan Aceh, bersama dengan Bapak Wakil Ketua DPR RI, Bapak Mendagri, dan Bapak Mensesneg,” ucap Bobby dengan nada adem ayem.

Soal siapa pemilik sah dari empat pulau yang sempat diklaim masuk wilayah Sumut itu, Bobby mengakui kalau dari sejarah hingga dokumen negara empat pulau itu memang milik Aceh.

“Dari data yang disampaikan Pak Mendagri, sejak tahun 1992 berdasarkan peta tahun 1978, empat pulau tersebut memang masuk wilayah Aceh,” kata Bobby.

Empat pulau yang dimaksud bukan pulau khayalan dari dunia fiksi, ya. Namanya adalah Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek. Meski namanya agak lucu, tapi urusannya serius.

Pada hari yang sama, Bobby dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem juga resmi teken dokumen batas wilayah yang termasuk empat pulau itu.

Bobby bahkan menyisipkan sedikit nostalgia soal usia dan kariernya saat polemik ini bermula:

“Tahun 1992 saya baru umur 1 tahun. Tahun 2008 saya masih SMA, 2017 belum jadi pejabat publik, 2020 masih Wali Kota Medan. Baru di 2025 ini saya teken dokumen sebagai Gubernur, menyatakan bahwa empat pulau ini masuk wilayah Aceh.”

Jangan Termakan Gorengan Isu

Bobby paham, keputusan ini bisa saja bikin telinga panas dan grup WhatsApp rame. Tapi ia dengan tegas meminta warga Sumut agar tidak tersulut provokasi, apalagi bumbu-bumbu gorengan isu murahan.

“Aceh itu tetangga kita, bagian dari NKRI. Jangan sampai termakan hasutan atau gorengan. Kesepakatan ini bukan cuma soal dua provinsi, tapi juga demi bangsa dan negara,” tegas Bobby.

Pernyataan ini juga diperkuat oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo yang mengungkapkan bahwa keputusan Presiden Prabowo diambil setelah rapat terbatas bersama sejumlah kementerian pada hari yang sama.

“Berdasarkan dokumen dan data pendukung, Presiden memutuskan bahwa keempat pulau: Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek, secara administratif masuk wilayah Provinsi Aceh,” ujar Prasetyo.

Jadi, setelah sekian lama berpolemik, empat pulau ini akhirnya punya KTP domisili yang jelas: Aceh. Tamat sudah drama geopolitik kecil ini. Tinggal netizen yang harus bisa move on dan tidak baperan soal batas wilayah.

 

Penulis : Deny Darmono| Editor: Ivan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramadhan Peduli di Depok: Mahasiswa BEM PTAI Bukan Cuma Buka Bersama, Tapi Juga Santuni Anak Yatim

10 Maret 2026 - 15:48 WIB

Update Bantargebang: Longsor Gunungan Sampah Tewaskan 6 Orang, 1 Korban Masih Dicari

9 Maret 2026 - 15:03 WIB

Warga Bekasi Utara Geger Temukan Bayi Perempuan Hidup di Dalam Tong Sampah

9 Maret 2026 - 14:28 WIB

Ribut Usai Laga Malut United vs PSM, Wartawan Diintimidasi hingga Wasit Tertahan di Stadion

9 Maret 2026 - 14:21 WIB

Eks Ketua SP JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Bekasi, Kasus Kontrak Rp4,08 Triliun Kembali Disorot

8 Maret 2026 - 14:45 WIB

Trending di Crime