Menu

Mode Gelap
“Teror Sungai Musi 1987: Yang Tenggelam Tidak Pernah Pergi” Pilu, Tabrakan KA Bekasi Timur Renggut 15 Nyawa, Termasuk Seorang Jurnalis Perempuan Daftar Lengkap Korban Bekasi Timur: 84 Luka, 14 Meninggal, Usia 21–63 Tahun dan Tersebar di 11 RS Sopir Taksi Beberkan Detik-detik Setir Ngunci di Rel Bekasi Timur hingga Picu Tabrakan Kereta BP Danantara Pastikan Jasa Raharja Tanggung Biaya Perawatan, KAI Beri Kompensasi Korban Kecelakaan Bekasi Timur Kisah Skandal Sum Kuning: Dari Korban Jadi Tersangka, Saat Hukum Tunduk pada Kuasa

Crime

Pria di Tanjungpinang Diduga Bunuh dan Mutilasi Istri, Baru Bebas 15 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan

badge-check


					Seorang pria berinisial Nasrun (67) di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, diduga membunuh dan memutilasi istrinya sendiri. Pelaku diketahui baru bebas setelah menjalani hukuman 15 tahun penjara dalam kasus pembunuhan sebelumnya. Perbesar

Seorang pria berinisial Nasrun (67) di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, diduga membunuh dan memutilasi istrinya sendiri. Pelaku diketahui baru bebas setelah menjalani hukuman 15 tahun penjara dalam kasus pembunuhan sebelumnya.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Kadang hidup memang punya cara aneh untuk mengulang cerita yang seharusnya sudah selesai. Di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, sebuah kasus pembunuhan kembali menggemparkan warga bukan hanya karena kejadiannya tragis, tapi juga karena latar belakang pelakunya.

Seorang pria lanjut usia bernama Nasrun (67) diduga membunuh sekaligus memutilasi istrinya sendiri, Herselena (67). Ironisnya, Nasrun diketahui belum lama ini bebas dari penjara setelah menjalani hukuman 15 tahun dalam kasus pembunuhan terhadap selingkuhannya di masa lalu.

Peristiwa ini bermula dari pertengkaran di rumah mereka. Seperti banyak konflik rumah tangga lain, awalnya mungkin hanya adu mulut. Namun situasi berubah ketika Nasrun disebut tersulut emosi setelah korban menyinggung kondisi fisiknya.

Dalam kondisi marah, pelaku diduga mengambil sebatang kayu dan memukul bagian belakang kepala korban berulang kali. Pukulan tersebut membuat korban akhirnya meninggal dunia di tempat.

Setelah korban tak lagi bernyawa, tubuh Herselena kemudian diseret ke sebuah gudang yang berada di samping rumah. Di lokasi itu, pelaku diduga mulai memotong bagian tubuh korban menggunakan pisau besar.

Dugaan sementara, pelaku berniat memotong tubuh korban agar lebih mudah dibawa keluar rumah dan dibuang menggunakan sepeda motor. Namun rencana tersebut tidak berjalan mulus.

Aksi tersebut terhenti ketika anak pelaku pulang ke rumah dan memergoki kejadian mengerikan itu.

Mengetahui perbuatannya terbongkar, Nasrun kemudian mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor. Saat itu, ia disebut masih mengenakan pakaian yang berlumuran darah.

Namun pelarian itu tidak berlangsung lama. Aparat kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Hanya dalam hitungan jam, pelaku akhirnya berhasil diamankan.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pahit bahwa kekerasan dalam rumah tangga bisa berujung tragedi yang jauh lebih besar—terutama ketika amarah dibiarkan mengambil alih akal sehat. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Daycare yang Harusnya Aman, Justru Jadi Mimpi Buruk: Dugaan Kekerasan di Little Aresha Yogya Bikin Orang Tua Datangi Polisi

26 April 2026 - 23:35

Dulu Kejar Bandar, Kini Diduga Jadi “Bos” dari Balik Jeruji: Aipda Robig Dipindah ke Nusakambangan

26 April 2026 - 23:25

Karyawan Tambang di Konawe Utara Diduga Dianiaya Rekan Kerja, Lapor Polisi Malah Diancam PHK

22 April 2026 - 20:02

iPhone Rp2 Juta Berujung Parang: Drama Emosi Pembeli di Toko HP Medan yang Viral

21 April 2026 - 16:39

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA

21 April 2026 - 16:28

Trending di Crime