Menu

Mode Gelap
Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka iPhone Rp2 Juta Berujung Parang: Drama Emosi Pembeli di Toko HP Medan yang Viral Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA Menggugat Sistem Global, Haidar Alwi Dorong Emas Rakyat Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi RI Sekawan Limo 2 Tayang Mei 2026: Dari Reuni Santai Berujung Teror Pesugihan PHI Group Borong 2 Penghargaan di Grand Honors 2026, Ekspansi 27 Hotel dan Bidik Pasar ASEAN

News

Dua Pengurus Lakum HAM PKB Kota Bekasi Mengundurkan Diri

badge-check


					DPC PKB Kota Bekasi. Perbesar

DPC PKB Kota Bekasi.

PRABAINSIGHT.COM – BEKASI – Dinamika internal terjadi di tubuh DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi. Sekretaris Lembaga Hukum dan HAM (Lakum HAM) DPC PKB Kota Bekasi, Julius Chandra, bersama ketuanya, Sigit, secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari jabatan mereka, Rabu (1/4/2026).

Keputusan itu disinyalir merupakan dampak dari adanya ketidaksejalanan visi antara lembaga bantuan hukum partai tersebut, dengan arah kebijakan internal di tingkat daerah.

Julius mengungkapkan, langkah tersebut diambil setelah melalui pertimbangan matang mengenai dinamika organisasi yang berkembang belakangan ini. Menurutnya, terdapat dugaan kurangnya sinergi dan dukungan dari struktur partai, terhadap keberlangsungan Lakum HAM selama ini.

“Pada hari ini saya selaku Sekretaris Lembaga Hukum dan HAM DPC PKB Kota Bekasi bersama Ketua Lakum HAM, Bang Sigit, secara resmi telah melayangkan surat pengunduran diri kepada DPC PKB Kota Bekasi,” ujar Julius dalam konferensi pers di kawasan Kayuringin.

Julius menyebutkan, selama masa bakti mereka, muncul dugaan bahwa dukungan terhadap Lakum HAM, baik secara moril maupun materil, belum berjalan optimal. Hal inilah yang kemudian diduga menjadi pemicu utama renggangnya keselarasan visi antara pengurus lembaga dengan kebijakan partai di tingkat cabang.

“Kami sudah menyerahkan langsung surat tersebut ke kantor DPC PKB Kota Bekasi dan sudah ada tanda terima. Artinya secara administrasi sudah diterima,” tuturnya.

Meski memilih untuk menanggalkan jabatannya, Julius berharap organisasi yang ditinggalkannya dapat terus berkembang secara sehat. Ia menekankan pentingnya penguatan komunikasi internal dan kedewasaan berorganisasi, bagi seluruh pimpinan serta kader partai di masa mendatang.

“Saya berharap ke depan PKB Kota Bekasi dapat berjalan lebih baik. Para pimpinan dan kader diharapkan dapat menjaga marwah partai serta memperkuat kedewasaan dalam berorganisasi,” pungkas Julius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka

21 April 2026 - 19:43

Dari Rp200 Ribu ke Rp311 Juta: Drama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang Bikin Dompet Mau Pensiun Dini

20 April 2026 - 14:56

GMNI DKI Soal MDCP RI-AS: Niat Perkuat Pertahanan, Kok Malah Berpotensi Bikin Indonesia Kehilangan Kendali?

20 April 2026 - 14:30

Mahasiswa UNPAM Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyerangan Andrie Yunus hingga Aktor Intelektual

18 April 2026 - 15:07

Seleknas KKI 2026 Digelar, OSO: Menang Kalah Biasa, Kejujuran yang Utama

18 April 2026 - 14:02

Trending di News