Menu

Breaking News

News

FKLPID Jabar Inisiasi Pembangunan 20 EV Charger di Kota Bekasi Bersama STT Bina Tunggal, Kadin dan iGreen+

badge-check

FKLPID Jabar, STT Bina Tunggal, Kadin Kota Bekasi dan iGreen+ saat peluncuran charging station di kampus. Perbesar

FKLPID Jabar, STT Bina Tunggal, Kadin Kota Bekasi dan iGreen+ saat peluncuran charging station di kampus.

PRABAINSIGHT.COM, KOTA BEKASI – Bicara soal kendaraan listrik di Indonesia, perkembangannya belakangan ini memang bukan cuma tren sesaat, melainkan sudah jadi kebutuhan riil.

Di tengah pesatnya populasi mobil dan motor listrik yang mulai memadati jalanan, urusan tempat pengisian daya alias EV charging station kerap jadi bayang-bayang kekhawatiran bagi penggunanya.

Menjawab kegelisahan tersebut, langkah konkret akhirnya diambil di Kota Bekasi. Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dengan Industri Daerah (FKLPID) Jawa Barat merangkul STT Bina Tunggal, Kadin Kota Bekasi, dan investor teknologi hijau iGreen+ untuk menggarap 20 titik stasiun pengisian daya kendaraan listrik di wilayah Kota Bekasi.

Fasilitas pengisian daya perdana milik iGreen+ resmi diluncurkan di area parkir STT Bina Tunggal pada Sabtu (15/8/2026) oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi, Ika Indah Yarti.

“Berdasarkan data Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), pangsa pasar kendaraan mobil listrik saat ini telah menguasai 15 persen pasar di Indonesia,” ujar Ketua FKLPID Jabar, Benny Tunggul, di lokasi peresmian.

Menurut Benny, lonjakan angka penggunaan kendaraan ramah lingkungan ini membuat keberadaan stasiun pengisian daya menjadi fasilitas vital yang menjanjikan peluang ekonomi besar di kawasan perkotaan.

“Kondisi ini membuat keberadaan EV Charging Station menjadi sangat krusial dan memiliki peluang yang sangat besar,” lanjutnya.

Dari Green Campus hingga Serap Tenaga Kerja Lokal

Kehadiran iGreen+ sebagai investor asal Tiongkok dalam kolaborasi ini tak cuma sekadar urusan tancap kabel dan isi ulang baterai. Menurut Benny, penempatan stasiun pengisian daya di kampus merupakan bagian dari dorongan transformasi perguruan tinggi menuju konsep Green Campus.

Lewat jembatan kolaborasi antara FKLPID Jabar dan Kadin Kota Bekasi, pembangunan 20 titik charging station ini diarahkan untuk mengoptimalkan investasi berbasis teknologi hijau sekaligus mendorong pencapaian kemandirian energi terbarukan di tingkat daerah.

“Proyek penyerapan teknologi ini diproyeksikan mampu membuka lapangan kerja baru, serta menyerap tenaga kerja terampil yang berdaya saing di Jawa Barat,” beber Benny.

Pola kerja sama yang mengawinkan dunia bisnis, pemerintah, dan institusi pendidikan tinggi ini diharapkan tak sekadar jadi pajangan pemanis di halaman kampus.

Lebih dari itu, langkah ini diharapkan bisa mengakselerasi visi Jabar Green Government sekaligus meloloskan transisi energi bersih di Kota Bekasi agar tak lagi sekadar wacana di atas kertas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

De Sultan Klaim Rugi Rp 77 Juta Gegara Agency, Berawal dari Konser DJ Panda

9 Sep 2026 - 15:09 WIB

De Sultan Klaim Rugi Rp 77 Juta Gegara Agency, Berawal dari Konser DJ Panda

Lima Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Anak Krakatau, Basarnas Kerahkan Tim SAR

8 Sep 2026 - 21:35 WIB

Lima Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Anak Krakatau, Basarnas Kerahkan Tim SAR

Soal Iuran SMKN 15 Bekasi Rp700 Ribu, NCW Minta Jangan Asal Cap Pungli

8 Sep 2026 - 20:22 WIB

Soal Iuran SMKN 15 Bekasi Rp700 Ribu, NCW Minta Jangan Asal Cap Pungli

Mediasi Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan Gagal, Machi Achmad: Ada Kesepakatan Soal Nafkah

8 Sep 2026 - 18:17 WIB

Mediasi Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan Gagal, Machi Achmad: Ada Kesepakatan Soal Nafkah

Api Berkobar, Anggaran Ikut Membara: Raja Juli Siapkan Rp1,54 T untuk Sewa 12 Pesawat

7 Sep 2026 - 23:03 WIB

Api Berkobar, Anggaran Ikut Membara: Raja Juli Siapkan Rp1,54 T untuk Sewa 12 Pesawat
Trending di News