Menu

Mode Gelap
Ngaku Kompol Saat Melamar, Ternyata Cuma Calo Samsat: Kisah Pahit ASN yang Terjebak Pernikahan Penuh Kekerasan SIAGA 98 Dorong Kementerian Keamanan untuk Awasi Sektor Keamanan Nasional Tujuh Tahun Driver Legend Indonesia, Dari Aksi Jalanan hingga Advokasi Ojol Nasional Mau Jadi Polisi? DPR Putuskan Lulusan SMA Masih Bisa Masuk Polri, Usulan S1 Tak Lolos Dari Jalanan Buruh ke Istana: Said Iqbal Resmi Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo Bidang Ketenagakerjaan Drama Wedding Organizer Berujung Penjara: Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun, Korban Tak Cuma Calon Pengantin

News

Gaspoll! Proyek Kabel Bawah Tanah Bekasi Dimulai, Gak Ada Lagi Kabel Semrawut

badge-check


					Momen prosesi peresmian ducting. Perbesar

Momen prosesi peresmian ducting.

PRABAINSIGHT.COM – BEKASI – Warga Bekasi yang sudah kenyang melihat pemandangan “kabel jemuran” di pinggir jalan, kini boleh sedikit bernapas lega.

Masalah kabel udara yang menjuntai semrawut dan sering memakan korban pengendara motor, akhirnya mendapat penanganan serius melalui proyek jaringan kabel bawah tanah atau ducting.

Langkah berani ini resmi berjalan lewat seremonial groundbreaking, yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersama BUMD PT Mitra Patriot pada Selasa (5/5/2026).

Proyek ini bukan sekadar urusan estetika, tapi murni soal nyawa dan keamanan warga yang selama ini terancam oleh kabel tidak terawat.

“Alasan utama proyek ini adalah kondisi kabel udara yang semrawut, tidak terawat, dan kerap menimbulkan bahaya. Beberapa insiden bahkan pernah terjadi, termasuk kecelakaan yang menimpa pengendara motor akibat tersangkut kabel,” tegas Tri saat meresmikan dimulainya galian.

Tri menjelaskan, bahwa proyek hasil kolaborasi PT Mitra Patriot (PTMP) dan PT ICN ini mengadopsi teknologi pengerjaan yang cepat.

Ia menjamin satu titik galian hanya memakan waktu dua hari, sehingga warga tidak perlu khawatir terjebak kemacetan panjang. Bekas galian pun akan langsung tertutup rapi dengan kualitas aspal yang setara dengan kondisi semula.

Sementara itu, Direktur PT Mitra Patriot, David Rahardja, menambahkan bahwa fokus pengerjaan tahap awal menyasar wilayah Bekasi Timur dan Bekasi Barat.

Ia mewajibkan seluruh pekerja menggunakan atribut resmi, agar warga bisa membedakan mana proyek resmi pemerintah dan mana galian liar.

“Kami berkomitmen penuh: setiap titik galian akan dikerjakan dengan rapi dan dikembalikan ke kondisi semula. Tidak akan ada satu ruas jalan pun yang kami tinggalkan dalam kondisi rusak,” ujar David meyakinkan.

Demi kelancaran arus lalu lintas, pihak PT MP terus berkoordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan. Proyek ambisius ini juga mengantongi dukungan penuh dari Kapolres Metro Bekasi Kota dan Dandim 0507/Bekasi untuk memastikan investasi publik ini berjalan sesuai regulasi tanpa hambatan di lapangan. (Pandu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ngaku Kompol Saat Melamar, Ternyata Cuma Calo Samsat: Kisah Pahit ASN yang Terjebak Pernikahan Penuh Kekerasan

9 Juni 2026 - 15:21

SIAGA 98 Dorong Kementerian Keamanan untuk Awasi Sektor Keamanan Nasional

9 Juni 2026 - 15:06

Tujuh Tahun Driver Legend Indonesia, Dari Aksi Jalanan hingga Advokasi Ojol Nasional

8 Juni 2026 - 15:12

Mau Jadi Polisi? DPR Putuskan Lulusan SMA Masih Bisa Masuk Polri, Usulan S1 Tak Lolos

8 Juni 2026 - 14:58

Drama Wedding Organizer Berujung Penjara: Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun, Korban Tak Cuma Calon Pengantin

8 Juni 2026 - 14:34

Trending di News