Menu

Mode Gelap
Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka iPhone Rp2 Juta Berujung Parang: Drama Emosi Pembeli di Toko HP Medan yang Viral Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA Menggugat Sistem Global, Haidar Alwi Dorong Emas Rakyat Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi RI Sekawan Limo 2 Tayang Mei 2026: Dari Reuni Santai Berujung Teror Pesugihan PHI Group Borong 2 Penghargaan di Grand Honors 2026, Ekspansi 27 Hotel dan Bidik Pasar ASEAN

Regional

GKR Timoer: “Sinuhun Sudah Tunjuk Putra Mahkota, Jangan Ada yang Ngaku-ngaku Lagi”

badge-check


					GKR Timoer tegaskan Pakubuwono XIII telah menunjuk KGPAA Hamangkunegoro sebagai penerus tahta Keraton Surakarta, keputusan keluarga inti yang tak bisa diganggu gugat. Perbesar

GKR Timoer tegaskan Pakubuwono XIII telah menunjuk KGPAA Hamangkunegoro sebagai penerus tahta Keraton Surakarta, keputusan keluarga inti yang tak bisa diganggu gugat.

PRABA INSIGHT – SURAKARTA – Keraton Surakarta lagi-lagi jadi sorotan. Setelah kepergian Pakubuwono XIII Hangabehi, topik suksesi tahta kembali mengemuka. Tapi kali ini, GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani  putri sulung almarhum  angkat bicara dengan nada tegas: urusan penerus tahta sudah selesai sejak lama.

“Saya harus pertegas, Sinuhun (Pakubuwono XIII) sudah menunjuk dan melantik putra mahkota,” kata GKR Timoer, usai mendampingi Sri Sultan Hamengkubuwono X melayat di Keraton Surakarta, Selasa (4/11).

Putri pertama Pakubuwono XIII itu menegaskan, keputusan siapa penerus tahta bukan hal yang bisa ditawar-tawar atau diperdebatkan di luar tembok keraton. “Beliau mengamanatkan kepada kami, putra-putrinya, dan kami harus menjalankan amanah itu,” ujarnya mantap.

Keluarga inti pun sudah bulat: penerus Sinuhun adalah KGPAA Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendra ing Mataram nama panjang yang artinya tanggung jawabnya juga panjang.

“Kami harus menjumenengkan (melantik) putra mahkota itu (menjadi raja), di mana itu adalah Kanjeng Gusti Adipati Arya (KGPAA) Hamangkunegoro,” kata Timoer tanpa basa-basi.

Soal ada pihak luar yang merasa punya hak menentukan siapa yang pantas jadi raja, Timoer tidak ingin berkompromi. “Yang jelas, kami putra-putrinya Pakubuwono XIII, keluarga inti, sudah sepakat untuk menjalankan amanah Sinuhun. Selain itu (keluarga inti), ya sudah bukan ranahnya,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan, kalau ada yang menolak penetapan Hamangkunegoro sebagai Raja Keraton Surakarta, itu sama saja dengan menentang adat. “Kalau itu terjadi, ya berarti mereka melanggar adat,” ujarnya, dengan nada halus tapi tajam.

Soal kapan pelantikan resmi akan digelar, Timoer hanya memberi jawaban singkat, khas gaya bangsawan Jawa: “Nanti tunggu.”

Sebagai catatan, Pakubuwono XIII wafat di usia 77 tahun, Minggu (2/11), dan akan dimakamkan di Imogiri, Yogyakarta, Rabu (5/11). Tapi jauh sebelum kepergiannya, tepatnya pada 27 Februari 2022, beliau sudah menobatkan Kanjeng Gusti Pangeran Harya (KGPH) Purbaya  atau kini bergelar KGPAA Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendro Mataram sebagai putra mahkota Keraton Surakarta.

Saat dinobatkan, Hamangkunegoro baru berusia 21 tahun. Muda, tapi sudah digadang-gadang jadi harapan baru Keraton Surakarta. Kini, setelah tahta kosong, semua mata tertuju padanya  sang penerus yang akan menanggung beban sejarah dan harapan seluruh keluarga Keraton. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Viral! Orang Tua Protes Menu MBG, Admin SPPG Justru Balas Nyinyir

20 April 2026 - 16:05

Ahmad Luthfi Kampanye Hemat Energi Naik Sepeda Ratusan Juta, Publik: Ini Hemat atau Gaya?

16 April 2026 - 20:14

Niat Lunasi Utang Rp2,5 Miliar, Nasabah Ini Malah Dipersulit Bank Data OJK Cuma Rp330 Juta

16 April 2026 - 20:06

Pasien di Karawang Alami Cacat Permanen, Dokter RSU Fikri Medika Dilaporkan

15 April 2026 - 20:16

Oknum Kadis Pertanian Labuan Bajo Diduga Nikah Siri, Istri: Habis Manis Sepah Dibuang

14 April 2026 - 11:39

Trending di News