Menu

Mode Gelap
Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka iPhone Rp2 Juta Berujung Parang: Drama Emosi Pembeli di Toko HP Medan yang Viral Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA Menggugat Sistem Global, Haidar Alwi Dorong Emas Rakyat Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi RI Sekawan Limo 2 Tayang Mei 2026: Dari Reuni Santai Berujung Teror Pesugihan PHI Group Borong 2 Penghargaan di Grand Honors 2026, Ekspansi 27 Hotel dan Bidik Pasar ASEAN

Sport

Kenalkan Padel dan Sepatu Baru, Begini Strategi ASICS Garap Pasar Anak Muda Indonesia

badge-check


					Gambar 1. (kiri-kanan) Billy Mabila Product Merchandiser of Core Performance Sports (CPS)
ASICS Indonesia, Mitsuyuki Tominaga President and COO ASICS, Sota Fukushima
President Director ASICS Indonesia, dan Maitri Widyakirana Marketing Lead
of Core Performance Sports (CPS) ASICS Indonesia (doc.Istimewa) Perbesar

Gambar 1. (kiri-kanan) Billy Mabila Product Merchandiser of Core Performance Sports (CPS) ASICS Indonesia, Mitsuyuki Tominaga President and COO ASICS, Sota Fukushima President Director ASICS Indonesia, dan Maitri Widyakirana Marketing Lead of Core Performance Sports (CPS) ASICS Indonesia (doc.Istimewa)

Olahraga bukan cuma soal keringat dan skor. Kadang, olahraga juga butuh kopi, teman ngobrol, dan sepatu kece. Itulah kenapa ASICS Community Slam 2025 terasa lebih kayak piknik bareng komunitas daripada turnamen serius. Sabtu (26/7) lalu, ASICS Indonesia resmi ngumpulin para pecinta tenis dari berbagai penjuru negeri dan sekaligus ngenalin olahraga baru yang namanya masih sering salah ucap: padel.

Yes, bukan “paddle” ya, tapi padel olahraga raket yang lagi naik daun dan katanya sih lebih gampang daripada tenis. Tapi jangan salah, meski baru, padel tumbuh cepat banget di Indonesia. Dalam empat tahun terakhir aja, lebih dari 100 lapangan padel muncul di tujuh provinsi, bikin Indonesia jadi juara pertumbuhan lapangan padel tercepat di Asia Tenggara. Gokil.

ASICS melihat ini sebagai peluang emas buat nyambungin olahraga dengan komunitas. Dan voila, lahirlah ASICS Community Slam.,

“Indonesia adalah pasar penting bagi ASICS karena semangat dan pertumbuhan komunitas olahraganya yang sangat kuat,” kata Mitsuyuki Tominaga, Presiden dan COO ASICS.

Menurut Tominaga, ASICS nggak cuma jual sepatu atau kaos, tapi juga pengin investasi di olahraga raket, mulai dari tenis sampai padel. Dan semua itu dibungkus dengan semangat komunitas dan inovasi produk yang nyambung sama kebutuhan pemain baik yang pro maupun yang baru belajar serve.

Acara ini makin rame karena nggak cuma diisi lomba pukul-pukulan raket, tapi juga hadirnya tokoh-tokoh yang udah kenyang pengalaman. Ada Yayuk Basuki, legenda tenis Indonesia yang sekarang jadi Brand Advocate ASICS. Lalu Andrian Raturandang, eks atlet nasional yang sekarang lebih sering muncul di lapangan-lapangan pembinaan. Plus Wibowo Hadisubroto, pelatih senior yang udah ikut membangun dunia tenis dari nol.

“ASICS Community Slam merupakan komitmen kami untuk mengajak masyarakat Indonesia lebih aktif, terutama lewat tenis dan padel,” ujar Presiden Direktur ASICS Indonesia.

Oh iya, ASICS juga sekalian ngenalin produk andalannya: sepatu tenis GEL-CHALLENGER™ 15. Ini sepatu yang katanya cocok buat pemain rekreasional, alias mereka yang main tenis bukan buat cari medali, tapi buat cari endorfin dan biar feed Instagram lebih aktif. Sepatu ini punya kerah yang empuk, teknologi WINGWALL™ buat gerakan samping yang stabil, plus sol baru yang nggak ribut waktu dipake lari-lari. Cocok banget buat kamu yang pengin performa, tapi nggak pengin lecet.

ASICS Community Slam 2025 juga ngasih ruang buat main-main interaktif, coaching clinic, talkshow inspiratif, sampai zona ngumpul bareng komunitas. Tujuannya jelas: olahraga itu nggak melulu soal menang, tapi soal gerak, bahagia, dan barengan.

Buat kamu yang FOMO, silakan cek akun IG mereka di @asicsid atau klik langsung ke www.asics.co.id buat lihat koleksi terbaru dan kabar komunitas lainnya. (van)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seleknas KKI 2026 Digelar, OSO: Menang Kalah Biasa, Kejujuran yang Utama

18 April 2026 - 14:02

Jordy Tutuarima Bongkar Kekacauan Persis Solo: 9 Pemain Asing Didepak Mendadak, Gaji Berbulan-bulan Tak Dibayar

13 April 2026 - 09:47

Drama Dean James di Go Ahead Eagles: Tak Disanksi KNVB, Tapi Status Kewarganegaraan Jadi Sorotan

9 April 2026 - 04:34

Dilema Pemain Naturalisasi Indonesia di Liga Belanda: Antara Bertahan di Eredivisie atau Setia ke Timnas

5 April 2026 - 11:21

Radja Nainggolan, Belgia, dan Penyesalan yang Datang Terlambat: “Harusnya Saya Pilih Indonesia Lebih Cepat”

5 April 2026 - 11:12

Trending di Sport