Menu

Mode Gelap
Jokowi Turun Gunung demi PSI. Lampung Jadi Etape Pertama, Mesin Politik Sedang Dipanaskan Kepercayaan Publik ke Polri Naik, Sandri Rumanama Bilang Perubahan Itu Nyata 82,4 Persen Publik Masih Percaya Polri. Barangkali, Ini Memang Bukan Cuma Soal Angka Telepon dari Gerbong Wanita Bekasi Timur Dari Gedung KPK ke Kementerian Koperasi, Mahasiswa Memburu Jawaban atas Anggaran Rp59 Triliun Ramai Program MBG, Pelajar Sumsel Justru Soroti Hal yang Jarang Dibahas

Prabers

“Mau Panjang Umur? Hindari Ngopi di Jam-jam Terlarang Ini, Bos!”

badge-check


					Foto ilustrasi (AI) Perbesar

Foto ilustrasi (AI)

PRABA INSIGHT– Ngopi itu ibarat pacaran: kalau dilakukan di waktu yang salah, efeknya bisa bikin sengsara. Serius.

Kalau kamu selama ini mikir minum kopi itu cuma perkara rasa atau biar bisa ngantor tanpa muka zombie, kamu perlu duduk sebentar dan baca ini sampai habis.

Sebuah studi kece dari European Heart Journal ngasih kabar gembira buat para penyuka kopi. Katanya, orang yang cuma minum kopi di pagi hari punya peluang lebih besar untuk hidup lebih lama.

Bahkan risiko meninggal karena penyakit jantung bisa turun sampai 31 persen. Gokil, kan? Jadi, bisa dibilang, ngopi pagi-pagi itu semacam ritual suci untuk memperpanjang usia.

Tapi jangan keburu bangga kalau kamu tim “ngopi kapan aja asal ada colokan dan WiFi”. Soalnya, ngopi asal-asalan apalagi sore sampe malam ternyata bisa bikin tubuhmu keblinger.

Kafein yang kamu anggap sahabat setia itu ternyata bisa ngacak-ngacak jam biologis tubuh. Efeknya? Tidur susah, jantung deg-degan, dan ya… bisa berujung ke rumah sakit. Ngeri-ngeri sedap.

Nah, waktu terbaik buat ngopi itu jam 09.30 – 11.00 pagi. Kenapa? Karena jam segitu, kadar kortisol (hormon yang bikin kamu melek dan waras) mulai turun.

Jadi, kafein dari kopi bisa kerja lebih efektif tanpa bentrok sama hormon tubuh. Kalau kamu ngopi terlalu pagi (pas bangun tidur), efeknya malah nggak maksimal karena kortisolmu lagi tinggi-tingginya. Sayang, kan, bubuk kopinya?

Tapi ingat ya, tiap orang beda-beda. Ada yang ngopi jam 4 sore masih bisa tidur nyenyak, ada juga yang ngopi dikit aja udah kayak abis minum ramuan penyemangat hidup. Jadi, kenali tubuhmu, jangan ikut-ikutan tren kopi senja tanpa tahu batasan.

Jadi gimana, siap jadi peminum kopi yang cerdas?

Kalau kamu sayang umur, pengin tetap ngopi sampai tua, dan nggak mau jantung berdebar cuma gara-gara espresso, mulai sekarang perhatikan jamnya. Ngopi itu nikmat, tapi kalau waktunya salah, efeknya bisa bikin hidupmu nggak semanis latte caramel. (VAn)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Edoardo Agnelli: Pewaris Juventus yang Masuk Islam, Dicoret dari Keluarga, lalu Tewas Misterius

26 Mei 2026 - 20:24

HBTKVI Ungkap Ketimpangan Dokter BTKV dan Akses Layanan Jantung di Daerah 3T

17 Mei 2026 - 20:25

Tangan Kesemutan saat Naik Motor Bukan Sekadar Pegal, Bisa Jadi Alarm Saraf Kejepit

16 Mei 2026 - 20:13

Harga Miring, Risiko Ngeri: Ini Perbedaan Siomai Tenggiri dan Sapu-Sapu Menurut DKPKP

25 April 2026 - 21:22

Tips Mengatasi Grogi Saat Interview Kerja: Biar Nggak Blank, Panik, dan Gagal di Depan HRD

2 April 2026 - 10:35

Trending di Prabers