Menu

Mode Gelap
Parliamentary Threshold 7 Persen, OSSO Sebut Demokrasi Bisa Dikuasai Partai Besar Saling Lapor di Jatiasih: Babak Baru Kasus Dugaan Pengeroyokan dan Lemparan Pot Resmi Dimutasi, Kombes Firman Kini Jabat Dirlantas Polda Metro Jaya Hari Purwanto Soroti Dugaan Kriminalisasi Dirjen Bea Cukai, Singgung Dampaknya ke Citra Presiden Prabowo Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan Dinilai Mendesak, Sandri Rumanama: Rakyat Butuh Kepastian Keamanan Ketika Pot Bunga Lebih Cepat Bicara daripada Mulut Tetangga di Jatirasa

News

“Ngaku Pengangguran, Susah Cari Kerja? Bahlil Bilang Kamu Kufur Nikmat”

badge-check


					Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (foto: Istimewa) Perbesar

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (foto: Istimewa)

PRABA INSIGHT – Keluhan soal susahnya cari kerja di Indonesia ibarat hujan di bulan Desember: deras, rutin, dan bikin malas ke luar rumah.

Tapi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia punya pandangan berbeda. Menurutnya, yang kurang bukan lapangan kerja, tapi rasa syukur.

“Kalau ada yang bilang lapangan kerja nggak ada, saya rasa itu waktunya kita introspeksi bareng-bareng. Jangan kufur nikmat,” kata Bahlil di acara Human Capital Summit 2025, Rabu (4/6), dengan wajah serius tapi nada yang bisa bikin panas kuping pengangguran militan.

Katanya, Energi Terbarukan Akan Buka 6 Juta Pekerjaan

Bahlil tidak cuma menyuruh rakyat bersyukur, ia juga menyodorkan data berupa prediksi: sektor energi dan sumber daya mineral yang sedang migrasi ke arah energi bersih akan membuka 6,3 juta lapangan kerja sampai 2030.

Lumayan, ya, daripada nunggu job fair yang isinya “pengalaman minimal 2 tahun, umur maksimal 25 tahun”.

“Kita butuh 6,2 sampai 6,3 juta tenaga kerja ke depan. Ini nyata, bukan mimpi,” katanya, menegaskan dengan nada yang lebih cocok untuk presentasi ke investor.

Masalahnya, Produksi Minyak Kita Udah Nggak Seperkasa Dulu

Bahlil juga nostalgia sebentar, mengenang masa kejayaan lifting minyak nasional tahun 90-an, yang kala itu bisa mencapai 1,6 juta barrel per hari. Sekarang? Turun drastis, seperti semangat hidup pasca THR habis.

Makanya, pemerintah sekarang sibuk mendorong hilirisasi. Bukan cuma nambang dan ngebor, tapi juga ngolah sampai ke tahap akhir biar ekonomi naik kelas dan lapangan kerja makin banyak.

Targetnya ambisius: hilirisasi di semua lini, dari tambang, pertanian, perikanan, sampai perkebunan. Biayanya? Cuma sekitar 618 miliar USD sampai 2040. Enteng kan?

“Itu datanya Pak Nurul waktu saya masih di Kementerian Investasi. Jadi bukan asal klaim,” ujarnya,

Tapi… BPS Bilang, Pengangguran Naik Loh Pak

Di tengah semangat Bahlil yang membara, BPS datang membawa kenyataan yang pahit: per Februari 2025, jumlah pengangguran terbuka di Indonesia tembus 7,28 juta orang.

Naik tipis 83 ribu dari tahun sebelumnya. Ibarat luka kecil, tapi tetap perih.

Meski begitu, jumlah orang yang bekerja juga naik. Sekarang ada 145,77 juta penduduk yang bekerja.

Yang kerja full-time, 35 jam seminggu ke atas, jumlahnya 96,48 juta orang. Sisanya, 37,62 juta, kerja paruh waktu mungkin sambil jadi buzzer freelance atau driver ojol jam nanggung.

Jadi, Siapa yang Harus Introspeksi?

Bahlil menyuruh rakyat bersyukur, BPS menyodorkan data pengangguran, dan netizen tetap update CV di job portal yang isinya “lowongan sales bersedia kerja shift”.

Masalah pengangguran ini memang bukan cuma soal “ada atau nggaknya lapangan kerja”.

Tapi juga soal kualitas pekerjaan, sebarannya, kecocokan skill, dan apakah pekerja bisa hidup layak dari gaji yang ditawarkan.

Karena, kalau peluang kerja hanya ada di sektor yang butuh skill tinggi, sementara lulusan kita masih sibuk ngafalin ISO di kampus, ya tetap aja nggak nyambung.

Mungkin, yang kita butuh bukan cuma optimisme pejabat, tapi juga jalan konkret biar masyarakat nggak cuma disuruh bersyukur, tapi juga bisa bersenang-senang tanpa was-was tiap awal bulan.

 

 

Penulis : Ivan

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Parliamentary Threshold 7 Persen, OSSO Sebut Demokrasi Bisa Dikuasai Partai Besar

11 Mei 2026 - 19:46

Saling Lapor di Jatiasih: Babak Baru Kasus Dugaan Pengeroyokan dan Lemparan Pot

11 Mei 2026 - 18:57

Resmi Dimutasi, Kombes Firman Kini Jabat Dirlantas Polda Metro Jaya

11 Mei 2026 - 17:15

Hari Purwanto Soroti Dugaan Kriminalisasi Dirjen Bea Cukai, Singgung Dampaknya ke Citra Presiden Prabowo

10 Mei 2026 - 00:53

Ketika Pot Bunga Lebih Cepat Bicara daripada Mulut Tetangga di Jatirasa

9 Mei 2026 - 19:56

Trending di News