Menu

Mode Gelap
HBTKVI Ungkap Ketimpangan Dokter BTKV dan Akses Layanan Jantung di Daerah 3T Kocak! Warung Bakso di Klaten Tarik Biaya AC Rp3 Ribu per Orang, Warganet: Makan Bakso atau Sewa Ruangan? Rumah Mewah Anggota BPK Rp12 Miliar Terbakar, Jagakarsa Mendadak Sunyi oleh Asap dan Duka Kurir COD Diduga Dihajar Oknum TNI di Cakung, Berawal dari Paket Tak Diambil 20 Menit Tangan Kesemutan saat Naik Motor Bukan Sekadar Pegal, Bisa Jadi Alarm Saraf Kejepit Kasus Mesin Es Cacat Produksi di Bekasi: Dana Konsumen Belum Balik Penuh

News

Pemuda Pancasila Gelar Mubes XI, Japto Tekankan Dukungan pada Pemerintah Lewat Ketahanan Pangan

badge-check


					Pemuda Pancasila gelar Mubes XI di Jakarta. Ketua Umum Japto Soerjosoemarno tekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah melalui program ketahanan pangan nasional.(Foto:Ist/prabainsight.com) Perbesar

Pemuda Pancasila gelar Mubes XI di Jakarta. Ketua Umum Japto Soerjosoemarno tekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah melalui program ketahanan pangan nasional.(Foto:Ist/prabainsight.com)

PRABA INSIGHT- JAKARTA – Organisasi kemasyarakatan Pemuda Pancasila (PP) menggelar Musyawarah Besar (Mubes) XI di Hotel Sultan, Jakarta, pada 26–28 Oktober 2025. Agenda lima tahunan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan arah strategis organisasi untuk lima tahun mendatang.

Ketua Umum Pemuda Pancasila, Japto Soerjosoemarno, dalam sambutan pembukaan Mubes menyampaikan bahwa forum ini menjadi wadah bagi seluruh kader untuk memperkuat sinergi dengan program-program pemerintah.

“Pemuda Pancasila akan mensinergikan program untuk mendukung pemerintah,” ujar Japto saat membuka Mubes XI Pemuda Pancasila, Senin (27/10/2025).

Fokus pada Ketahanan Pangan Nasional

Menurut Japto, salah satu fokus utama Pemuda Pancasila ke depan adalah mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, khususnya sektor peternakan. Ia menilai ketahanan pangan bukan hanya menyangkut penguatan sektor pertanian seperti padi dan jagung, tetapi juga ketersediaan sumber protein hewani bagi masyarakat.

“Kami akan lebih fokus menjaga ketahanan pangan di sektor peternakan,” ungkapnya.

Sejumlah Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) telah menjalankan program nyata di sektor ini. Salah satunya, MPW Banten, yang menginisiasi program peternakan ayam petelur. Tujuannya, mendukung ketersediaan telur ayam sebagai sumber protein terjangkau untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Program Ekonomi untuk Anggota dan Masyarakat

Dalam kesempatan itu, Japto juga menekankan pentingnya penyusunan program organisasi yang tidak hanya bersifat simbolik, tetapi memberikan dampak ekonomi dan sosial yang nyata.

“Yang penting adalah apakah program tersebut membawa perbaikan bagi anggota dan masyarakat  baik secara ekonomi, sosial, maupun budaya,” ujarnya.

Selain memperkuat sinergi program, Mubes XI juga akan membahas penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) agar lebih relevan dengan perkembangan sosial, politik, dan ekonomi nasional.

“Kita harus membuat program yang terukur. AD/ART perlu disempurnakan, termasuk aturan dan sanksinya. Peraturan organisasi, petunjuk pelaksanaan, dan petunjuk operasional bukan sekadar tulisan di atas kertas, tapi harus dilaksanakan,” tegas Japto.

Dihadiri Ribuan Kader dari Seluruh Indonesia

Mubes XI Pemuda Pancasila dihadiri oleh perwakilan dari Majelis Pimpinan Nasional (MPN), 36 Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) dari seluruh provinsi, serta 415 Majelis Pimpinan Cabang (MPC) di tingkat kabupaten/kota.

Total sekitar 1.500 pengurus MPW dan MPC hadir secara langsung, sementara ribuan kader lainnya turut memeriahkan suasana di sekitar lokasi acara.

Pemuda Pancasila sendiri merupakan salah satu ormas kepemudaan tertua di Indonesia, berdiri sejak 1959 atas prakarsa petinggi Angkatan Darat (TNI AD) sebagai sayap perjuangan Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI). Sejak awal, organisasi ini berkomitmen menjaga ideologi Pancasila dari berbagai ancaman ideologi yang berseberangan dengan dasar negara. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HBTKVI Ungkap Ketimpangan Dokter BTKV dan Akses Layanan Jantung di Daerah 3T

17 Mei 2026 - 20:25

Kocak! Warung Bakso di Klaten Tarik Biaya AC Rp3 Ribu per Orang, Warganet: Makan Bakso atau Sewa Ruangan?

16 Mei 2026 - 20:45

Rumah Mewah Anggota BPK Rp12 Miliar Terbakar, Jagakarsa Mendadak Sunyi oleh Asap dan Duka

16 Mei 2026 - 20:38

Kurir COD Diduga Dihajar Oknum TNI di Cakung, Berawal dari Paket Tak Diambil 20 Menit

16 Mei 2026 - 20:26

Kasus Mesin Es Cacat Produksi di Bekasi: Dana Konsumen Belum Balik Penuh

15 Mei 2026 - 13:49

Trending di News