Menu

Mode Gelap
Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka iPhone Rp2 Juta Berujung Parang: Drama Emosi Pembeli di Toko HP Medan yang Viral Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA Menggugat Sistem Global, Haidar Alwi Dorong Emas Rakyat Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi RI Sekawan Limo 2 Tayang Mei 2026: Dari Reuni Santai Berujung Teror Pesugihan PHI Group Borong 2 Penghargaan di Grand Honors 2026, Ekspansi 27 Hotel dan Bidik Pasar ASEAN

Sport

Ranking FIFA Indonesia 2025: Akhirnya Nangkring di Posisi Tertinggi Sejak 2006

badge-check


					Ranking FIFA Indonesia naik ke posisi 117 dunia, tertinggi sejak 2006. Garuda salip Malaysia di ASEAN dan berpeluang tembus Top 100 dalam 1–2 tahun.(foto:Istimewa) Perbesar

Ranking FIFA Indonesia naik ke posisi 117 dunia, tertinggi sejak 2006. Garuda salip Malaysia di ASEAN dan berpeluang tembus Top 100 dalam 1–2 tahun.(foto:Istimewa)

PRABA INSIGHT- Ada kabar lumayan bikin dada penggemar bola tanah air agak lega: peringkat FIFA Indonesia resmi merangkak ke posisi 117 dunia per Agustus 2025. Jangan buru-buru ngejek, soalnya angka ini adalah peringkat tertinggi Garuda dalam 19 tahun terakhir. Terakhir kali kita segagah ini? Tahun 2006.

Dari Jurang 179 ke 117 Dunia

Coba mundur sebentar ke 2015. Waktu itu Indonesia terpuruk di kisaran peringkat 179 dunia. Bayangkan, kita nyaris jadi “juru kunci” sepak bola internasional. Untungnya, setelah sempat terseok-seok, grafik ranking perlahan naik:

  • 2018–2019 → stabil di kisaran 159–173.
  • 2021–2022 → mulai membaik, dari 164 melesat ke 152.
  • 2025 → resmi duduk di 117 dunia, dengan 1.154,55 poin.

Naik 11,63 poin dari update sebelumnya, dan ini bukan pencapaian kecil.

Asia: Posisi 21, ASEAN: Lebih Baik dari Malaysia

Kalau dihitung di level Asia (AFC), Indonesia duduk di peringkat 21. Kita unggul tipis dari Korea Utara (119 dunia) dan cuma satu tingkat di bawah Vietnam (peringkat 20 AFC).

Yang bikin lebih manis: kita resmi menyalip Malaysia untuk posisi ke-4 di ASEAN. Jadi, setidaknya untuk urusan ranking, “Serumpun” itu bisa kita ajak bercanda dulu.

Fakta Menarik: Rekor 19 Tahun, Target Top 100

Ada dua catatan penting dari capaian ini:

  1. Peringkat 117 adalah yang tertinggi sejak 2006.
  2. Kalau tren positif ini terus berlanjut, Indonesia punya kans menembus Top 100 FIFA dalam 1–2 tahun ke depan.

Dengan kata lain, bukan sekadar nostalgia Piala AFF atau berharap keajaiban di Kualifikasi Piala Dunia, tapi ada bukti konkret kalau ranking kita benar-benar membaik.

Jadi, Apa Artinya?

Ranking FIFA memang bukan segalanya. Ia tidak otomatis bikin kita juara Asia, apalagi dunia. Tapi, angka ini adalah simbol perbaikan: manajemen timnas yang lebih rapi, hasil pertandingan yang lebih konsisten, dan tentu saja dukungan publik yang makin fanatik.

Indonesia sekarang bukan lagi tim yang gampang diremehkan di Asia Tenggara. Kita sudah mulai menunjukkan taring, setidaknya di atas kertas.

Kalau tren ini bisa dijaga, bukan hal mustahil dalam waktu dekat kita melihat Garuda bukan hanya naik ranking, tapi juga terbang lebih tinggi di kancah internasional.

Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Seleknas KKI 2026 Digelar, OSO: Menang Kalah Biasa, Kejujuran yang Utama

18 April 2026 - 14:02

Jordy Tutuarima Bongkar Kekacauan Persis Solo: 9 Pemain Asing Didepak Mendadak, Gaji Berbulan-bulan Tak Dibayar

13 April 2026 - 09:47

Drama Dean James di Go Ahead Eagles: Tak Disanksi KNVB, Tapi Status Kewarganegaraan Jadi Sorotan

9 April 2026 - 04:34

Dilema Pemain Naturalisasi Indonesia di Liga Belanda: Antara Bertahan di Eredivisie atau Setia ke Timnas

5 April 2026 - 11:21

Radja Nainggolan, Belgia, dan Penyesalan yang Datang Terlambat: “Harusnya Saya Pilih Indonesia Lebih Cepat”

5 April 2026 - 11:12

Trending di Sport