Menu

Mode Gelap
Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka iPhone Rp2 Juta Berujung Parang: Drama Emosi Pembeli di Toko HP Medan yang Viral Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA Menggugat Sistem Global, Haidar Alwi Dorong Emas Rakyat Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi RI Sekawan Limo 2 Tayang Mei 2026: Dari Reuni Santai Berujung Teror Pesugihan PHI Group Borong 2 Penghargaan di Grand Honors 2026, Ekspansi 27 Hotel dan Bidik Pasar ASEAN

News

Siap-Siap Jakarta Bakal Buka Lowongan 1.000 Petugas Damkar, Gajinya Menyala, Tantangan Juga Membara

badge-check


					Foto Ilustrasi Damkar (Istimewa) Perbesar

Foto Ilustrasi Damkar (Istimewa)

PRABA INSIGHT- Kalau kamu ngaku anak Jakarta dan merasa punya jiwa pemberani lebih besar dari drama Korea, maka ini saatnya unjuk nyali.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi membuka 1.000 lowongan kerja buat kamu yang pengin jadi pahlawan di tengah kobaran api: petugas pemadam kebakaran alias damkar.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan kabar ini dengan nada optimis, sekaligus sedikit prihatin.

Kenapa? Karena meskipun damkar sering dielu-elukan netizen sebagai ‘pahlawan sejati’ bahkan katanya juara dunia lho faktanya jumlah pasukan pemadam di Jakarta masih jauh dari kata ideal.

“Sekarang personel damkar kita cuma 4.000. Padahal idealnya harusnya 11 ribu,” ujar Pramono saat ditemui di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (9/5/2025).

Gampangnya, baru sepertiga kekuatan yang tersedia, sisanya? Mungkin masih sibuk ikut turnamen Mobile Legends.

Rekrutmen ini rencananya mulai digelar pertengahan tahun ini dan bakal molor dikit sampai awal tahun depan.

Tapi jangan harap bisa daftar lewat Balai Kota macam PPSU ya. Khusus damkar, pendaftarannya cuma bisa dilakukan langsung di kantor-kantor damkar di wilayah Jakarta.

Biar langsung ketemu sama bau asap dan simulasi kobaran api dari awal, mungkin.

“Kalau PPSU kemarin 1.606 orang, ini damkar kita kasih 1.000 kuota dulu,” lanjut Pramono. Artinya, peluang terbuka lebar buat kamu yang bosen kerja kantoran tapi pengin kerja penuh adrenalin dan dianggap keren sama anak-anak kecil.

Antara Idealis dan Realistis

Menariknya, walau jumlah personel belum ideal dan tugasnya berat, popularitas petugas damkar justru lagi di puncak-puncaknya.

Netizen sering memuji kerja cepat mereka di media sosial. Bahkan menurut Pramono, damkar Jakarta dinobatkan sebagai yang terbaik di dunia.

Serius, bukan cuma juara di hati netizen, tapi juga secara resmi. Sayangnya, pengakuan ini belum dibarengi dengan penambahan personel yang signifikan.

Ini bisa jadi refleksi miris: betapa sering kita menuntut pelayanan cepat, sigap, dan penuh pengorbanan tapi minim dukungan struktural.

Rekrutmen 1.000 orang ini, meski langkah positif, masih terasa seperti tetes air di tengah kebakaran besar. Tapi lebih baik mulai dari satu ember air daripada cuma nyinyir di Twitter, bukan?

Jadi, Apakah Kamu Cocok?, Gass Cuy..

Kalau kamu tahan panas, nggak takut ketinggian, suka kerja tim, dan punya stamina lebih tangguh dari koneksi WiFi kosan, kamu layak coba daftar.

Jadi damkar itu bukan cuma soal semprotin air ke api, tapi juga soal nyali, kerja keras, dan loyalitas ke masyarakat.

Dan ya, ada juga sisi heroiknya. Bayangin disambut tepuk tangan setelah berhasil menyelamatkan kucing tetangga dari atap rumah.

Rasanya lebih mengharukan dari nonton episode terakhir Hospital Playlist.

Rekrutmen ini bukan sekadar lowongan kerja, tapi juga ajakan buat ikut membangun Jakarta yang lebih siap hadapi bencana.

Di tengah hiruk-pikuk kota, mereka yang memilih jadi petugas damkar bukan cuma cari nafkah, tapi juga memilih hidup yang berarti: menyelamatkan.

Jadi, siapkah jadi pahlawan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka

21 April 2026 - 19:43

Dari Rp200 Ribu ke Rp311 Juta: Drama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang Bikin Dompet Mau Pensiun Dini

20 April 2026 - 14:56

Mahasiswa UNPAM Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyerangan Andrie Yunus hingga Aktor Intelektual

18 April 2026 - 15:07

Seleknas KKI 2026 Digelar, OSO: Menang Kalah Biasa, Kejujuran yang Utama

18 April 2026 - 14:02

Masuknya MBG ke Pos Pendidikan Dipertanyakan MK: Kebijakan atau Akal-akalan Anggaran?

18 April 2026 - 08:48

Trending di News