PRABA INSIGHT- MALANG – Ujian SIM biasanya bikin deg-degan. Tapi di Satpas Singosari, Malang, Jumat (21/11), deg-degannya naik level: sebuah mobil ujian justru terguling saat dipakai peserta praktik. Ya, Anda tidak salah baca bukan gagal nanjak, bukan salah rute tapi benar-benar terguling seperti lagi syuting adegan kejar-kejaran film laga.
Peristiwa itu terjadi ketika peserta sedang menjalani ujian praktik menggunakan mobil khusus latihan. Menurut pengakuannya, insiden bermula saat mesin mobil mati ketika berada di posisi tanjakan. Seharusnya ini momen untuk menarik napas dan memulai ulang dengan tenang. Tapi hidup tak selalu memberi jeda.
Peserta itu kemudian mencoba men-starter ulang mesin. Masalahnya: posisi persneling ternyata masih masuk. Begitu mesin hidup, mobil langsung melompat maju tanpa aba-aba, dan sang peserta yang jelas panik karena mobil mulai bergerak sendiri menginjak pedal gas.
Sisanya sudah bisa ditebak. Fisika bekerja, gravitasi ikut andil, dan mobil akrobatik itu pun terguling. Padahal, menurut penuturan peserta, tahap ujian sebelumnya seperti maju-mundur berjalan mulus. Tetapi tanjakan memang tempat di mana banyak harapan, cinta, dan nilai ujian kandas.
Beruntung, tidak ada korban luka serius dalam kejadian itu. Hanya mobil ujian yang perlu dibawa “check up”, dan tentu, pengalaman yang akan sulit dilupakan oleh peserta ujian maupun petugas Satpas Singosari.
Pelajaran pentingnya? Saat ujian SIM, jangan cuma siap mental pastikan juga persneling netral. Sebelum starter, cek ulang. Karena kalau tidak, mobil bisa berubah dari kendaraan menjadi akrobat spontan.
Penulis : Ris Tanto











