Menu ✖

Breaking News

News

Usai Ricuh di GIK UGM, Mahasiswa Tantang Pemerintah Buka Akses Papua untuk Pers

badge-check

Mahasiswa UGM membantah tudingan anti-dialog usai kericuhan di GIK. Mereka menyebut masalah utamanya adalah krisis kepercayaan terhadap pemerintah dan meminta akses Papua dibuka untuk pers.(Istimewa ) Perbesar

Mahasiswa UGM membantah tudingan anti-dialog usai kericuhan di GIK. Mereka menyebut masalah utamanya adalah krisis kepercayaan terhadap pemerintah dan meminta akses Papua dibuka untuk pers.(Istimewa )

PRABAINSIGHT.COM – YOGYAKARTA- Kericuhan yang mewarnai forum diskusi di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM beberapa waktu lalu memunculkan beragam penilaian. Salah satu yang paling sering muncul adalah tudingan bahwa mahasiswa menolak dialog dan anti terhadap ruang diskusi. Namun, anggapan itu kini dibantah langsung oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada.

Dalam konferensi pers yang digelar Rabu (17/6), mahasiswa menegaskan bahwa aksi protes yang terjadi bukan lahir dari sikap anti-dialog. Menurut mereka, persoalan utama justru terletak pada krisis kepercayaan terhadap pemerintah yang dianggap berulang kali gagal menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat.

Bagi mahasiswa, dialog tidak cukup hanya menghadirkan forum dan mikrofon. Dialog yang bermakna harus dibangun di atas kesediaan untuk mendengar, memahami, dan merespons aspirasi publik secara serius.

Karena itu, mereka menolak jika aksi yang terjadi di GIK UGM disederhanakan sebagai bentuk penolakan terhadap diskusi. Mahasiswa menilai ruang dialog hanya akan menjadi formalitas apabila tidak disertai keberpihakan dan kemauan nyata untuk mendengarkan suara rakyat.

Selain menyoroti format forum yang dianggap lebih banyak menampilkan capaian pemerintah dibanding membuka ruang pertukaran gagasan yang setara, mahasiswa juga menanggapi ajakan salah satu pejabat yang meminta mereka melihat langsung kondisi Papua.

Namun respons yang diberikan cukup berbeda. Alih-alih mengirim delegasi mahasiswa ke Papua, mereka justru meminta pemerintah membuka akses informasi seluas-luasnya bagi publik dan media massa.

Menurut mereka, transparansi adalah cara paling efektif untuk menjawab berbagai tudingan dan pertanyaan yang selama ini berkembang terkait kondisi di Papua.

“Jika memang benar tidak ada penindasan dan kekerasan terhadap rakyat di Papua, maka tunjukkanlah kepada seluruh masyarakat Indonesia. Tunjukkan hal tersebut dengan membuka akses luas bagi pers untuk meliput kondisi di Papua,” ujar perwakilan mahasiswa dalam konferensi pers.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu poin yang paling menyita perhatian. Sebab, di tengah perdebatan mengenai kebebasan informasi dan situasi di Papua, mahasiswa menilai keterbukaan akses bagi pers merupakan langkah yang lebih relevan dibanding sekadar mengundang kelompok tertentu untuk melihat kondisi secara terbatas.

Bagi mereka, yang dipersoalkan bukan keberadaan forum dialog semata, melainkan sejauh mana dialog itu mampu menghadirkan ruang yang setara dan menghasilkan perubahan nyata bagi masyarakat yang terdampak kebijakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

KRI Sriwijaya-100 Resmi Dikukuhkan, Kapal Induk Pertama TNI AL Siap Perkuat Operasi Laut

24 Sep 2026 - 17:48 WIB

KRI Sriwijaya-100 Resmi Dikukuhkan, Kapal Induk Pertama TNI AL Siap Perkuat Operasi Laut

Perjuangan Machi Achmad Dampingi Ruben Onsu Berbuah Hasil, Kasus Resmi Dihentikan

23 Sep 2026 - 23:27 WIB

Perjuangan Machi Achmad Dampingi Ruben Onsu Berbuah Hasil, Kasus Resmi Dihentikan

Kapolres Jakut Ajak Wartawan dan Pegiat Media Sosial Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

23 Sep 2026 - 21:51 WIB

Kapolres Jakut Ajak Wartawan dan Pegiat Media Sosial Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Keren! Pelajar SD asal Cikarang Unjuk Gigi di Festival Anak Indonesia 2026

23 Sep 2026 - 19:44 WIB

Keren! Pelajar SD asal Cikarang Unjuk Gigi di Festival Anak Indonesia 2026

Nofel Saleh Hilabi Buka Suara soal Pernikahan Amanda Rigby dan Andre Taulany, Ungkap Pernah Tunangan

23 Sep 2026 - 18:53 WIB

Nofel Saleh Hilabi Buka Suara soal Pernikahan Amanda Rigby dan Andre Taulany, Ungkap Pernah Tunangan
Trending di News