Menu

Mode Gelap
Parliamentary Threshold 7 Persen, OSSO Sebut Demokrasi Bisa Dikuasai Partai Besar Saling Lapor di Jatiasih: Babak Baru Kasus Dugaan Pengeroyokan dan Lemparan Pot Resmi Dimutasi, Kombes Firman Kini Jabat Dirlantas Polda Metro Jaya Hari Purwanto Soroti Dugaan Kriminalisasi Dirjen Bea Cukai, Singgung Dampaknya ke Citra Presiden Prabowo Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan Dinilai Mendesak, Sandri Rumanama: Rakyat Butuh Kepastian Keamanan Ketika Pot Bunga Lebih Cepat Bicara daripada Mulut Tetangga di Jatirasa

Ekonomi

Shell Cabut dari Bisnis SPBU Indonesia: Intip Harga Baru Bensinnya, Setelah Ganti Bos

badge-check


					foto Ilustrasi pom bensin Shell (foto:istimewa) Perbesar

foto Ilustrasi pom bensin Shell (foto:istimewa)

PRABA INSIGHT- PT Shell Indonesia mengalihkan kepemilikan seluruh bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Indonesia. Bisnis SPBU Shell saat ini menjadi milik perusahaan patungan baru yakni antara Citadel Pacific Limited dan Sefas Group.

Meski melepas bisnis SPBU-nya termasuk jaringan SPBU Shell serta kegiatan pasokan serta distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia, Shell masih mengelola bisnis pelumas di Tanah Air.

“Kegiatan operasional bisnis SPBU Shell akan tetap berlangsung seperti biasa. Setelah proses pengalihan kepemilikan ini selesai, merek Shell akan tetap berada di Indonesia, produk BBM akan dipasok melalui Shell dan pelanggan akan terus memiliki akses untuk menggunakan produk BBM berkualitas tinggi,” ujar Vice President Corporate Relations Shell Indonesia Susi Hutapea dalam keterangan resmi, dikutip Senin (2/6/2025).

Dalam website resmi Shell Indonesia, dibeberkan bahwa alasan pengalihan kepemilikan seluruh SPBU itu merupakan bagian dari strategi Shell untuk transformasi portofolio. “Dan sejalan dengan komitmen Capital Markets Day Shell,” terangnya.

Lebih lanjut, Susi menambahkan setelah proses pengalihan kepemilikan selesai, merek Shell akan tetap berada di Indonesia melalui perjanjian lisensi merek.

Shell menggunakan model lisensi merek untuk bisnis Mobility & Convenience di lebih dari 50 pasar di seluruh dunia sehingga para pelanggan akan terus memiliki akses untuk menggunakan produk BBM berkualitas tinggi.

Sebagaimana diketahui, sejumlah badan usaha penyedia BBM di SPBU RI kompak menurunkan harga produk BBM-nya mulai 1 Juni 2025, termasuk Shell Indonesia.

Harga BBM dengan produk Shell Super misalnya, pada periode Juni 2025 ini dipatok menjadi Rp 12.370 per liter, dari sebelumnya Rp 12.730 per liter pada Mei 2025.

Begitu juga untuk Shell V Power menjadi Rp 12.840 per liter dari sebelumnya Rp 13.170 per liter.

Sementara itu V-Power Diesel menjadi Rp 13.250 per liter dari sebelumnya Rp 13.810 per liter dan V-Power Nitro+ menjadi Rp 13.070 dari Ro 13.360 per liter.

Berikut daftar harga BBM Shell Per 2 Juni 2025:

Shell Super: Rp 12.370 per liter (sebelumnya Rp 12.730 per liter)

Shell V-Power: Rp 12.840 per liter(sebelumnya Rp 13.170 per liter)

Shell V Power Diesel: Rp 13.250 per liter (sebelumnya Rp 13.810 per liter)

Shell V-Power Nitro+: Rp 13.070 per liter (sebelumnya Rp 13.360 per liter)

 

Penulis : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan Dinilai Mendesak, Sandri Rumanama: Rakyat Butuh Kepastian Keamanan

10 Mei 2026 - 00:25

Ojol Rayakan Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen, APOB: Perjuangan Belum Selesai

9 Mei 2026 - 16:46

Prabowo Kumpulkan “Tim Ekonomi Inti” di Istana, Bahas Apa? Rupiah Melemah, Jawabannya Masih Misteri

5 Mei 2026 - 18:42

Rupiah Turun ke Rp17.424, Airlangga-Purbaya: Ini Bukan Krisis 1998

5 Mei 2026 - 17:51

PPN Jalan Tol Kembali Muncul, DJP Siapkan Pajak Baru di Tengah Target Ribuan Kilometer Tol

22 April 2026 - 20:23

Trending di Ekonomi