Menu

Mode Gelap
Baznas Kota Bekasi Salurkan Rp 1,06 M Buat 1.761 Mustahik 3 Surpres Meluncur dari Istana ke DPR, Kursi Strategis Mulai Jadi Rebutan? GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial

Sport

3.000 Suporter China Siap Serbu GBK, Erick Thohir Ingatkan: Jangan Sampai Rasis Lagi!

badge-check

Suporter China siap datang dalam laga Indonesia VS China pada tanggal 5 Juni 2025 mendatang (foto: Istimewa) Perbesar

Suporter China siap datang dalam laga Indonesia VS China pada tanggal 5 Juni 2025 mendatang (foto: Istimewa)

PRABA INSIGHT – Kalau kamu pikir laga Timnas Indonesia vs China nanti bakal adem ayem, siap-siap terkejut. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, baru saja memastikan bahwa sebanyak 3.000 suporter China bakal tumpah ruah di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Kamis, 5 Juni 2025. Iya, kamu nggak salah baca. Tiga ribu! Bukan tiga puluh.

Laga ini sendiri merupakan bagian dari matchday kesembilan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Jadi jelas, tensinya nggak main-main. Indonesia butuh poin, China juga nggak mau pulang dengan tangan kosong. Maka, kehadiran ribuan suporter ini jadi semacam bensin tambahan buat semangat tim tamu.

Namun, di balik antusiasme tersebut, ada satu pesan penting dari Erick Thohir yang perlu digarisbawahi, dicetak tebal, dan disorot lampu neon: “Jangan sampai ada rasisme lagi!”

Belajar dari Kesalahan

Sebagai pengingat, pada laga melawan Bahrain beberapa waktu lalu, Indonesia kena tegur FIFA karena ada aksi rasisme dan xenophobia dari sebagian kecil oknum suporter.

Akibatnya, PSSI kena denda sekitar Rp400 juta dan hukuman tambahan berupa pengurangan kapasitas penonton sebanyak 15 persen.

Cukup bikin malu dan nyesek, kan?

Makanya, Erick nggak capek-cekap ngingetin. “Kalau kita kemarin bisa sambut suporter dari Arab Saudi, Jepang, Australia, dan Bahrain dengan baik, ya suporter China juga harus kita sambut dengan ramah,” ujarnya di Jakarta, Senin (2/6/2025).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa stadion bukan tempat buat bawa-bawa kebencian, apalagi rasisme.

“Sepakbola itu buat menyatukan, bukan memecah. Nggak boleh ada diskriminasi, baik di laga timnas maupun liga,” tambahnya.

Laga Berat Lain Sudah Menanti

Kalau duel lawan China belum cukup bikin deg-degan, tenang, ada satu lagi yang siap menguji jantung: laga tandang lawan Jepang.

Timnas Indonesia dijadwalkan bertandang ke Suita Football City Stadium, Jepang, pada 10 Juni 2025.

Bisa dibayangkan, betapa pentingnya hasil di laga lawan China untuk bekal mental dan posisi di klasemen.

Jadi, buat kamu yang mau datang ke GBK dan dukung langsung skuad Garuda, ingat-ingat satu hal: jadi tuan rumah yang baik itu wajib. Sorak-sorai boleh, ejek-ejekan rasis? Mending simpan buat zaman purba.

 

Penulis : Ristanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1

7 Agustus 2026 - 22:23

Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan

7 Agustus 2026 - 20:50

Persija Disingkirkan Persib di Piala Presiden 2026, Shin Tae-yong: Saya Tidak Puas, tapi Ini Baru Pemanasan

4 Agustus 2026 - 21:43

Bukan Cuma Turnamen, ASICS Community Slam 2026 Bangun Ekosistem Tenis dan Padel Indonesia

4 Agustus 2026 - 19:34

Gianni Infantino Dilaporkan Hadapi Tudingan “Suap” Terkait Rencana Penjualan Saham Piala Dunia FIFA

30 Juli 2026 - 16:12

Trending di Internasional