Menu

Mode Gelap
Beli Saham GoTo Saja Nggak Cukup, Negara Harus Ikut Kelola Bisnis Ojol Rayakan Idul Adha, DKM Grand Center Point Bekasi Rajut Toleransi Antar Umat Pesugihan Kandang Bubrah: Rumah Tak Pernah Jadi, Teror Tak Pernah Berhenti Zimperium Bongkar 250 Aplikasi Android Palsu yang Diam-Diam Daftarkan Korban ke Layanan Premium Hotman Paris Balas Natalius Pigai: “Gajimu Enggak Sebanding dengan Pendapatanku” Kemenkeu Mengaku Tak Tahu Soal APBN untuk Kurban Prabowo: “Tanya Mensesneg”

News

Diplomasi Kilat Prabowo: 8 Jam di Beijing, Ketemu Xi, Putin, dan Kim Jong Un

badge-check


					Prabowo hanya 8 jam di Beijing, bertemu Xi Jinping, Vladimir Putin, dan Kim Jong Un sebelum kembali ke Jakarta. Diplomasi kilat ala Presiden RI.(foto: Istimewa) Perbesar

Prabowo hanya 8 jam di Beijing, bertemu Xi Jinping, Vladimir Putin, dan Kim Jong Un sebelum kembali ke Jakarta. Diplomasi kilat ala Presiden RI.(foto: Istimewa)

PRABA INSIGHT- Kalau biasanya orang ke luar negeri butuh itinerary ribet mulai dari booking hotel, cari kuliner halal, sampai cek harga tiket metro Presiden Prabowo Subianto justru beda. Lawatan internasionalnya kali ini cuma sebentar, nggak sampai sehari. Bayangin aja, baru mendarat di Beijing, ketemu tiga pemimpin dunia, lalu malam itu juga balik lagi ke Jakarta.

Ibarat anak kos, kunjungan Prabowo ke Tiongkok ini kayak “main sebentar, langsung cabut sebelum jam malam.”

Menurut keterangan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, kunjungan Prabowo hanya berlangsung kurang dari delapan jam. Dalam waktu sependek itu, beliau sempat menghadiri parade militer memperingati 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok, ngobrol serius dengan Xi Jinping, bersua akrab dengan Vladimir Putin, bahkan sempat foto bareng dengan Kim Jong Un. Lengkap.

Indonesia dapat kehormatan duduk di kursi utama bersama tuan rumah. Kalau di pesta, posisi ini sama kayak dapat bangku paling depan dekat panggung. Prestisius banget.

Yang menarik, sebenarnya Prabowo sudah diundang ke KTT Shanghai Cooperation Organisation (SCO) sejak akhir Agustus. Tapi, dengan alasan kondisi dalam negeri lagi “dinamis”, keberangkatannya ditunda. Baru kemudian tanggal 3 September beliau benar-benar terbang ke Beijing.

Usai semua agenda selesai, tanpa basa-basi, Presiden langsung tancap gas pulang ke Jakarta. Teddy sampai bilang, “Dalam waktu kurang dari satu hari meninggalkan Indonesia, Presiden sudah akan berada di Jakarta kembali.”

Ya begitulah, diplomasi model fast food. Datang, pesan paket lengkap (Xi, Putin, Kim), lalu bungkus pulang.

Kalau diplomat lain butuh seminggu untuk satu negara, Prabowo cukup 8 jam untuk tiga pemimpin sekaligus. Efisien? Banget. Capek? Sudah pasti. Tapi buat headline berita, ini jelas empuk: Presiden Indonesia pulang pergi Beijing cuma sehari, ketemu tokoh dunia pula.

Entah nanti disebut “diplomasi ekspres” atau “politik kilat”, yang jelas, kunjungan singkat ini menunjukkan kalau urusan geopolitik nggak harus selalu berlama-lama. Kadang cukup datang, salaman, diskusi sebentar, lalu kembali dengan janji kerja sama yang diperkuat.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rayakan Idul Adha, DKM Grand Center Point Bekasi Rajut Toleransi Antar Umat

29 Mei 2026 - 12:30

Hotman Paris Balas Natalius Pigai: “Gajimu Enggak Sebanding dengan Pendapatanku”

28 Mei 2026 - 18:30

Kemenkeu Mengaku Tak Tahu Soal APBN untuk Kurban Prabowo: “Tanya Mensesneg”

28 Mei 2026 - 18:24

Hakim di Makassar Janjikan Menang Kasasi, Rp1 Miliar Melayang dan Perkara Tak Pernah Diurus

28 Mei 2026 - 18:19

Azhar Permana dan Cara Alumni Universitas Pancasila Menjaga Hubungan dengan Kampus: Bukan Cuma Reuni, tapi Juga Kurban

28 Mei 2026 - 18:06

Trending di News