Menu

Mode Gelap
PBB Ikut Geram: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Disebut Tindakan Pengecut Polisi Selidiki Penyiraman Air Keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus di Salemba Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras di Salemba, Luka Bakar 24 Persen dan Jalani Operasi Mata Usai Temui Wapres Gibran, Rismon Kini Bilang Ijazah Jokowi Asli Dari Surat Forum Travel sampai Fee Percepatan, Begini Kronologi Kasus Haji yang Menjerat Eks Menag Yaqut Setelah Lama Ribut Soal Ijazah, Rismon Sianipar Akhirnya Datangi Rumah Jokowi di Solo

Crime

Asmara Gelap, Kostel dan Kematian Dosen Untag: Mata Rantai Misteri yang Mulai Terbuka

badge-check


					Misteri kematian dosen muda Untag Semarang, Dwinanda Linchia Levi, mulai terungkap setelah kesaksian rekan sejawat membongkar hubungan rumitnya dengan AKBP Basuki. Perbesar

Misteri kematian dosen muda Untag Semarang, Dwinanda Linchia Levi, mulai terungkap setelah kesaksian rekan sejawat membongkar hubungan rumitnya dengan AKBP Basuki.

PRABA INSIGHT – SEMARANG – Misteri kematian Dwinanda Linchia Levi (35) dosen muda Untag Semarang yang ditemukan tak bernyawa dan tanpa busana di sebuah kostel pelan-pelan mulai menemukan bentuknya. Bukan sekadar kasus “orang meninggal di kamar”, cerita di baliknya ternyata jauh lebih berlapis daripada kue ulang tahun tiga tingkat.

Sosok yang disebut-sebut sebagai saksi kunci, AKBP Basuki, bukan hanya kenalan lewat pertemanan duniawi. Menurut sejumlah rekan Levi, hubungan keduanya jauh lebih pelik: campuran antara asmara, ketidakpastian status, dan persoalan rumah tangga yang menggantung seperti jemuran saat musim hujan.

Curhat yang Terceplos di Kantin Kampus

Kastubi, rekan sesama dosen, adalah salah satu orang yang paling vokal mengingat peristiwa sebelum Levi ditemukan tewas. Ia mengaku sempat memberikan peringatan keras tiga hari sebelumnya peringatan yang kini terasa seperti firasat buruk yang tak digubris.

“Saya ingatkan hati-hati pacaran dengan polisi. Banyak polisi yang sumbu pendek, emosional. Ketika pacarnya jalan dengan laki-laki lain, tiba-tiba mengamuk,” ujar Kastubi, mengenang momen itu di kantin kampus.

Waktu itu Levi hanya tertawa. Mungkin menganggap nasihat itu sekadar kekhawatiran berlebihan dari senior yang terlalu rajin baca berita kriminal.

Hubungan “Tanpa Ikatan”, tapi Semua Orang Tahu

Menurut Kastubi, hubungan Levi dan Basuki sudah berjalan sejak awal 2024. Bahkan, di lingkungan tertentu, keduanya dikenal dekat dan sering terlihat tinggal bersama di kostel tempat Levi akhirnya ditemukan meninggal.

Masalahnya: AKBP Basuki masih beristri.

Statusnya disebut bukan cerai, tapi sekadar “pisah ranjang”.

“Kata Levi, AKBP Basuki sudah pisah sama istri sahnya, bukan cerai, tapi pisah,” ujar Kastubi.

Kastubi juga menambahkan bahwa Levi memang punya ketertarikan khusus pada laki-laki berseragam polisi. Bukan yang pertama, bukan pula yang terakhir—walau motifnya ia sendiri mengaku tak paham.

Versi Saksi Kunci: “Cuma Teman Kasihan”

Keterangan Basuki berbeda 180 derajat. Ia menolak semua dugaan hubungan asmara, menegaskan bahwa keberadaannya di kamar bersama Levi hanyalah wujud simpati karena Levi yatim piatu dan kebetulan sedang sakit.

Namun, penjelasan itu beradu keras dengan fakta penemuan jenazah pada Senin, 17 November 2025.

Levi ditemukan terlentang tanpa busana, dengan darah keluar dari hidung, mulut, dan area intim, sementara AKBP Basuki berada di kamar tersebut. Situasi yang, mau tak mau, menimbulkan lebih banyak tanda tanya daripada jawaban.

Desakan: Jangan Hanya Visum, Buka Akses Digital!

Rekan kerja dan alumni Untag mendesak kepolisian untuk memperluas penyelidikan. Tidak cukup hanya mengandalkan visum fisik, melainkan juga digital forensik terhadap ponsel Levi dan ponsel AKBP Basuki.

Mereka khawatir kasus ini terjebak dalam bias institusional, terlebih karena pihak yang diduga terlibat adalah anggota kepolisian aktif.

“Kami harap kasus ini dibuka secara terang benderang tanpa ada kesan kepolisian melindungi oknum,” tegas pihak kampus.

Jika benar hubungan asmara menjadi kunci dari kematian tragis ini, maka publik hanya berharap satu: kebenaran tak ikut terkubur bersama Levi. Karena yang rumit bukan hanya hubungan mereka, tetapi juga jalan menuju keadilan yang harus dibuka seterang mungkin.

Penulis : Ris Tanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terungkap! Inilah Pembunuh Ermanto, Pensiunan Karyawan JICT yang Tewas di Bekasi

11 Maret 2026 - 10:09 WIB

Ditegur Saat Apel Pagi, Karyawan di Tojo Una-Una Tewas Diduga Diserang Rekan Kerja

10 Maret 2026 - 15:02 WIB

Pria di Tanjungpinang Diduga Bunuh dan Mutilasi Istri, Baru Bebas 15 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan

9 Maret 2026 - 14:40 WIB

Warga Bekasi Utara Geger Temukan Bayi Perempuan Hidup di Dalam Tong Sampah

9 Maret 2026 - 14:28 WIB

Eks Ketua SP JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Bekasi, Kasus Kontrak Rp4,08 Triliun Kembali Disorot

8 Maret 2026 - 14:45 WIB

Trending di Crime