Menu

Mode Gelap
Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD Iran Belum Buka Selat Hormuz, Ajukan 5 Syarat ke AS: Sanksi hingga Ganti Rugi Perang Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan

Ekonomi

Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan Dinilai Mendesak, Sandri Rumanama: Rakyat Butuh Kepastian Keamanan

badge-check

Ketua Kornas Presidium Pemuda Timur Sandri Rumanama mendesak percepatan definitif Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan demi memperkuat keamanan dan pelayanan hukum di DOB Papua.(Istimewa) Perbesar

Ketua Kornas Presidium Pemuda Timur Sandri Rumanama mendesak percepatan definitif Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan demi memperkuat keamanan dan pelayanan hukum di DOB Papua.(Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Pembentukan struktur kepolisian definitif di Provinsi Papua Selatan dan Papua Pegunungan kini dianggap bukan lagi sekadar wacana administratif. Di tengah dinamika Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua, kebutuhan menghadirkan institusi keamanan yang kuat justru makin mendesak.

Ketua Koordinator Nasional (Kornas) Presidium Pemuda Timur, Sandri Rumanama, meminta agar proses definitif dua Polda baru tersebut segera dipercepat. Menurutnya, kehadiran Polda definitif akan berdampak langsung terhadap pelayanan keamanan, penegakan hukum, hingga penguatan kinerja Polres dan Polsek di wilayah Papua Selatan maupun Papua Pegunungan.

Sandri menilai, kesiapan infrastruktur dasar sebenarnya sudah tidak menjadi persoalan besar. Ia menyebut lahan seluas 10 hektare di Kecamatan Kurik, Merauke, telah disiapkan untuk pembangunan Markas Komando (Mako) Polda Papua Selatan. Sementara untuk Polda Papua Pegunungan, lahan dengan luas serupa juga disebut telah tersedia di Wamena.

“Ini sangat mendesak, keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum ini menjadi kebutuhan utama rakyat, harus diprioritaskan,” jelasnya melalui keterangan resminya (10/05).

Dorongan percepatan itu, kata Sandri, juga berkaitan dengan kebutuhan masyarakat akan kepastian pelayanan hukum di wilayah DOB Papua yang masih terus berkembang. Ia menegaskan, pemenuhan personel hingga penguatan struktur organisasi di dua Mapolda baru merupakan kewenangan Mabes Polri.

Karena itu, ia berharap Kapolri segera merespons aspirasi masyarakat terkait percepatan definitif Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan.

“Harus direspons cepat dua daerah ini. Rakyatnya juga butuh keamanan dan proses penegakan hukum sebagai bentuk pelayanan polisi kepada rakyat,” ujarnya.

Menurut Sandri, keberadaan Polda definitif bukan semata soal pembangunan gedung atau penambahan struktur birokrasi. Lebih dari itu, langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua, sekaligus memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan rasa aman dan nyaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial

10 Agustus 2026 - 10:27

Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada

7 Agustus 2026 - 18:14

Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

7 Agustus 2026 - 17:48

JakOne Mobile Bikin Bank Jakarta Panen Penghargaan, Bukti Transformasi Digital Bukan Sekadar Gimmick

4 Agustus 2026 - 11:11

Pemerintah Resmi Ubah Status Ojol Jadi Pelaku UMKM, Perpres Masuki Tahap Final

21 Juli 2026 - 18:33

Trending di Ekonomi