Menu

Mode Gelap
Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD Iran Belum Buka Selat Hormuz, Ajukan 5 Syarat ke AS: Sanksi hingga Ganti Rugi Perang Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1

Crime

Anak Tokoh Agama Diduga Cabuli Puluhan Santriwati: Polda Jatim Ambil Alih Kasus

badge-check

Dugaan pencabulan massal di Pesantren Nurul Karomah Bangkalan terbongkar setelah santriwati melarikan diri. UF, anak tokoh agama, dilaporkan atas dugaan mencabuli lebih dari 30 korban. Polda Jatim kini mengambil alih penyelidikan.(Istimewa) Perbesar

Dugaan pencabulan massal di Pesantren Nurul Karomah Bangkalan terbongkar setelah santriwati melarikan diri. UF, anak tokoh agama, dilaporkan atas dugaan mencabuli lebih dari 30 korban. Polda Jatim kini mengambil alih penyelidikan.(Istimewa)

PRABA INSIGHT – JAWA TIMUR – Dunia pesantren di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, lagi-lagi diterpa badai yang baunya tak sedap sama sekali. Bukan karena urusan dapur umum kurang garam, tapi karena skandal yang bikin dahi berkerut sekaligus dada panas.

Polda Jawa Timur resmi turun gunung menyelidiki dugaan pencabulan massal yang disebut-sebut terjadi di Pondok Pesantren Nurul Karomah Galis. Dan pelakunya? Bukan orang sembarangan. Bukan pula orang baru kemarin magang jadi ustaz. Terduga pelaku adalah UF, guru mengaji yang juga putra dari salah satu tokoh agama terpandang di wilayah itu. Lengkap sudah paket kekuasaan dan pengaruhnya.

Skandal ini pecah setelah salah satu santriwati, yang selama ini hidup dalam tekanan dan ketakutan, akhirnya berhasil melarikan diri dari pondok. Kisah pelariannya viral di media sosial dan seperti biasa, warganet langsung naik pitam, memantik perhatian publik seluas-luasnya.

Dari keberanian satu orang korban, terbukalah kotak pandora yang bikin bulu kuduk berdiri. UF diduga telah mencabuli lebih dari 30 santriwati. Tiga puluh, Saudara-saudara. Jumlah yang membuat siapa pun bertanya-tanya: ini pesantren atau arena predator berkeliaran?

Keluarga korban tidak tinggal diam. Mereka melaporkan UF ke Polda Jatim pada Senin malam (1/12/2025) dengan nomor laporan LP/B/1727/XI/2025/SPKT/Polda Jatim. Di dalam laporan itulah terungkap dugaan bahwa aksi bejat sang “guru ngaji” ini sudah berjalan lama setidaknya sejak Januari 2023 di Desa Peterongan, Kecamatan Galis.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Jules Abraham Abast, membenarkan laporan tersebut dan memastikan pihaknya langsung bergerak cepat.

“Saat ini dilakukan penyelidikan. Beberapa saksi juga sudah dimintai keterangan,”

ujar Jules, Senin (7/12/2025).

Karena pelapor adalah keluarga korban dan terlapor adalah anak tokoh agama yang punya pengaruh cukup besar, Polda Jatim akhirnya mengambil alih kasus ini agar penyelidikan bisa berjalan objektif, transparan, dan tidak ditutup-tutupi.

Kini publik menunggu satu hal: kejelasan status hukum UF. Desakan agar kepolisian segera menetapkan tersangka makin keras terdengar, demi memastikan puluhan santriwati yang masa depannya telah dirusak tidak kembali menjadi angka yang dilupakan.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja

7 Agustus 2026 - 20:39

Bau Busuk yang Dikira Bangkai Hewan Ternyata Jenazah Pria Tanpa Kepala, Warga Depok Syok Bukan Main

4 Agustus 2026 - 22:43

Lapor Hilang ke Polisi Disebut “Sudah Dewasa”, Feni Ere Akhirnya Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

31 Juli 2026 - 18:05

Pilot Malaysia Airlines Jadi Tersangka, Bawa 25,1 Kg Ekstasi dan Sabu ke Soekarno-Hatta

31 Juli 2026 - 15:23

16 Kali Kemalingan Ayam, Kini Suami dan Anak Pemilik Ditahan Usai Kasus Maling Tewas di Tabanan

30 Juli 2026 - 16:04

Trending di Crime