Menu

Mode Gelap
Menggugat Sistem Global, Haidar Alwi Dorong Emas Rakyat Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi RI Sekawan Limo 2 Tayang Mei 2026: Dari Reuni Santai Berujung Teror Pesugihan PHI Group Borong 2 Penghargaan di Grand Honors 2026, Ekspansi 27 Hotel dan Bidik Pasar ASEAN Dana Rp263 Triliun untuk Gaza Diduga Dialihkan ke Israel, Nama Donald Trump Disorot Viral! Orang Tua Protes Menu MBG, Admin SPPG Justru Balas Nyinyir Dari Rp200 Ribu ke Rp311 Juta: Drama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang Bikin Dompet Mau Pensiun Dini

Bisnis

Charma Afrianto Beberkan Strategi Besar Tanjung Carat Jadi Pusat Logistik dan Hub Internasional RI

badge-check


					Charma Afrianto optimistis Pelabuhan Tanjung Carat di Sumatera Selatan menjadi hub internasional modern. Ocean Nusantara Group siap tarik investor dan kawal pembangunan.(Istimewa) Perbesar

Charma Afrianto optimistis Pelabuhan Tanjung Carat di Sumatera Selatan menjadi hub internasional modern. Ocean Nusantara Group siap tarik investor dan kawal pembangunan.(Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – PALEMBANG – Direktur Utama Ocean Nusantara Group, Charma Afrianto, optimistis pembangunan Pelabuhan Internasional Tanjung Carat di Sumatera Selatan akan menjadi simpul penting konektivitas pelayaran global, mulai dari kapal kontainer, tanker hingga kapal curah.

Menurut Charma, Pelabuhan Tanjung Carat dirancang sebagai pintu gerbang utama perdagangan luar negeri sekaligus pusat distribusi logistik antarnegara. Fungsinya tidak hanya untuk memperlancar arus ekspor-impor, tetapi juga sebagai lokasi alih muat barang berskala internasional.

“Pelabuhan ini juga bisa menjadi pintu masuk diplomasi dan pertahanan melalui kunjungan kapal-kapal negara lain,” ujar Charma dalam acara peresmian kantor Ocean Nusantara Group, Selasa (15/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Charma menegaskan komitmen Ocean Nusantara Group untuk mengawal pembangunan pelabuhan tersebut. Ia menyebut pihaknya siap berperan aktif bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menarik investor strategis.

“Ocean Nusantara Group akan membantu mengajak investor seperti pabrik baja, pabrik mobil, dan pabrik motor untuk membuka industri dan pergudangan di kawasan Tanjung Carat. Wilayah ini akan menjadi intermoda terlengkap di Asia Tenggara,” katanya.

Charma juga menyinggung panjangnya perjalanan pembangunan pelabuhan tersebut. Ia menyebut proyek ini merupakan impian yang telah dinantikan selama puluhan tahun.

“Sudah 50 tahun penantian panjang ini, dan baru terwujud pembangunannya setelah kepemimpinan Herman Deru sebagai Gubernur Sumatera Selatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Charma mendorong pemerintah provinsi untuk membentuk badan investasi khusus guna mempercepat masuknya investor, terutama dalam hal kemudahan perizinan. Ia menegaskan Ocean Nusantara Group siap menjadi mitra strategis dalam mengembangkan kawasan pelabuhan dan bisnis pendukungnya.

Selain itu, pihaknya juga membuka peluang kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota di wilayah Sumatera Selatan yang dilalui aliran sungai, termasuk dalam pengelolaan pelabuhan daerah.

Di akhir sambutannya, Charma menyampaikan harapannya agar Pelabuhan Tanjung Carat menjadi pelabuhan pionir dengan jumlah hub internasional terbanyak, sekaligus menjadi pelabuhan modern yang mengusung konsep digitalisasi dan green port.

Acara tersebut ditutup dengan yel-yel yang disampaikan Charma, “Tanjung Carat Herman Deru, Herman Deru Tanjung Carat,” sebagai bentuk apresiasi atas peran kepemimpinan dalam mendorong terwujudnya proyek tersebut.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PHI Group Borong 2 Penghargaan di Grand Honors 2026, Ekspansi 27 Hotel dan Bidik Pasar ASEAN

21 April 2026 - 11:35

Ocean Nusantara Grup Bentuk Dua Anak Usaha, Perkuat Layanan Logistik dan Keagenan di Tanjung Carat

18 April 2026 - 20:28

Perkuat Layanan di Riau, Astra Financial Resmikan Kantor Baru SANF di Pekanbaru

6 Maret 2026 - 11:16

Kantor Pegadaian Wilayah IX Jakarta 2 Tancap Gas Digitalisasi Transaksi Emas Lewat Aplikasi Tring

8 Februari 2026 - 15:31

Trending di Bisnis