Menu

Mode Gelap
Fasum Kalideres Harusnya Jadi Taman, Malah Dikuasai Bangunan Liar Geger Nampan MBG Disebut Pakai Minyak Babi, Pemerintah: Tenang, Bisa Diuji di BPOM Kisruh Demo di Senayan, Nurul Arifin Janji Perjuangkan Aspirasi dengan Syarat Ini? Kado Ultah Sri Mulyani: Puluhan Karangan Bunga Protes dari Dosen ASN, Isinya Bikin Geleng-Geleng Kepala Indonesia Punya Uranium dan Thorium Segunung, tapi Rakyatnya Masih Ribut Bayar Token Listrik Solidaritas PSI Pemalang Ternyata Rungkad, Ketua DPD Diganti Lewat Pesan WA

News

Jelang Hari Bhayangkara, Polda Metro Bagi-Bagi Sembako: Polisi Juga Bisa Bikin Warga Tersenyum

badge-check


					Menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dengan membagikan 250 paket sembako (foto:Praba/Istimewa) Perbesar

Menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dengan membagikan 250 paket sembako (foto:Praba/Istimewa)

PRABA INSIGHT- Jakarta bukan cuma soal macet, gedung tinggi, atau kasus kriminal yang nongol di TV tiap sore. Kadang-kadang, Jakarta juga bisa jadi panggung empati.

Salah satunya lewat aksi berbagi sembako yang digelar Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Metro Jaya dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79.

Sekitar pukul 10.00 WIB, kawasan hukum Polda Metro Jaya mendadak ramai bukan karena demo atau tilang massal, tapi karena 250 paket sembako disalurkan ke warga yang membutuhkan. Bukan operasi yustisi, ini beneran operasi kebaikan.

Kepala Ditpamobvit Polda Metro Jaya, Kombes Pol Joko Sulistio, SIK, MH, bilang bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian Polri, sekaligus cara mereka menyapa rakyat tanpa pakai peluit atau rompi.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dan menunjukkan bahwa Polri hadir bukan cuma buat menegakkan hukum, tapi juga untuk membantu masyarakat yang sedang butuh uluran tangan,” ujar Kombes Joko dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/06)

Kalau biasanya yang dibagi surat tilang, kali ini yang dibagi adalah sembako berisi:

  • Beras 5 kilogram (biar perut tenang),
  • Minyak goreng 1 liter (buat goreng tempe atau bikin cireng),
  • Gula pasir 1 kg (biar hidup tetap manis),
  • Teh Sariwangi (biar tetap bisa ngobrol di teras),
  • 10 bungkus mie instan (penyelamat akhir bulan),
  • Kecap dan sarden (karena hidup tak lengkap tanpa rasa).

Menurut Kombes Joko, aksi ini juga punya misi terselubung (yang positif, tenang aja), yaitu memperkuat empati sosial di kalangan polisi dan menjalin hubungan yang lebih manusiawi antara Polri dan masyarakat.

Jadi, bukan sekadar bagi-bagi barang, tapi juga menebar rasa percaya.

“Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga, sekaligus mempererat kemitraan Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tambahnya.

Kegiatan ini berlangsung lancar, tertib, dan tanpa drama. Ditpamobvit juga memastikan semua berjalan aman dan rapi, lengkap dengan dokumentasi resmi buat dilaporkan ke pimpinan. Karena ya, polisi juga perlu laporan, sama kayak rakyat yang lapor kehilangan dompet.

 

Penulis : Deny Darmono | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Fasum Kalideres Harusnya Jadi Taman, Malah Dikuasai Bangunan Liar

27 Agustus 2025 - 09:08 WIB

Geger Nampan MBG Disebut Pakai Minyak Babi, Pemerintah: Tenang, Bisa Diuji di BPOM

27 Agustus 2025 - 08:52 WIB

Kisruh Demo di Senayan, Nurul Arifin Janji Perjuangkan Aspirasi dengan Syarat Ini?

27 Agustus 2025 - 04:52 WIB

Kado Ultah Sri Mulyani: Puluhan Karangan Bunga Protes dari Dosen ASN, Isinya Bikin Geleng-Geleng Kepala

27 Agustus 2025 - 04:10 WIB

Indonesia Punya Uranium dan Thorium Segunung, tapi Rakyatnya Masih Ribut Bayar Token Listrik

26 Agustus 2025 - 20:29 WIB

Trending di News