Menu

Mode Gelap
3 Surpres Meluncur dari Istana ke DPR, Kursi Strategis Mulai Jadi Rebutan? GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

News

Lonjakan Deforestasi dan Banjir Aceh Tamiang: Data Menhut Ungkap Kerusakan yang Makin Mengancam

badge-check

Deforestasi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat melonjak tajam dalam lima tahun terakhir. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memaparkan data terbaru yang mengaitkan kerusakan hutan dengan banjir bandang Aceh Tamiang. Grafik deforestasi menunjukkan peningkatan eksponensial yang memperparah risiko bencana.(Doc. Ist) Perbesar

Deforestasi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat melonjak tajam dalam lima tahun terakhir. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memaparkan data terbaru yang mengaitkan kerusakan hutan dengan banjir bandang Aceh Tamiang. Grafik deforestasi menunjukkan peningkatan eksponensial yang memperparah risiko bencana.(Doc. Ist)

PRABA INSIGHT – ACEH – Gambar drone dari Karang Baru, Aceh Tamiang, beberapa hari setelah banjir bandang, tampak seperti adegan film pascabencana: masjid dan pesantren yang biasanya ramai, kini tertimbun batang-batang pohon yang menggulung seperti mi instan raksasa. Bedanya, ini bukan CGI ini betulan.

Dalam rapat dengan Komisi IV DPR, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni datang membawa sesuatu yang lebih tajam dari suara politisi marah: data deforestasi lima tahun terakhir. Dan datanya tidak ramah. Bahkan cenderung membuat siapa pun ingin mematikan proyektor.

Deforestasi: Angka yang Bikin Alis DPR Lompat

Menurut Raja Juli, dalam lima tahun terakhir, penggundulan hutan di Indonesia justru tancap gas, terutama di tiga provinsi yang belakangan “dihajar” banjir bandang: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Beberapa poin pedas dalam paparan Menhut:

  • Januari–September 2025, deforestasi mencapai 166.450 hektare. Ini naik 28% dibanding angka tahun 2020 yang “baru” 119.092 hektare.
  • Meski begitu, angka 2025 ini sebenarnya turun 23% dibanding 2024 yang mencapai 216.216 hektare. Turun, sih… tapi masih seperti turunnya harga cabe yang tetap mahal.
  • Di Aceh, penggundulan hutan 2024–September 2025 mencapai 10.100 hektare, melompat jauh dari 2020 yang hanya 1.918 hektare. Itu artinya lonjakan 426%—kenaikan yang jika terjadi di gaji pegawai, semua orang pasti bahagia.
  • Raja Juli mencatat ada penurunan kecil deforestasi Aceh sebesar 10,04% dibanding 2024, tapi ya… penurunan dari puncak yang sangat tinggi tetap saja membuat hutan serasa “tipis”.

Grafik Eksponensial yang Lebih Seram dari Film Horor

Dalam presentasinya, Menhut membawa grafik yang memperlihatkan betapa curamnya kenaikan deforestasi di tiga provinsi itu. Kalau grafiknya diibaratkan roller coaster, sudah pasti ada tulisan “bahaya untuk penderita jantung”.

Raja Juli menegaskan kekhawatiran yang sejak lama beredar: semakin luas hutan hilang, semakin galak pula banjir bandang dan longsor yang menyusul.

Dan ketika melihat masjid dan pesantren di Aceh Tamiang tertutup batang pohon yang hanyut seperti sampah raksasa, kita seolah mendapat pengingat gratis: hutan yang hilang tidak pernah pergi sendirian ia membawa bencana ikut serta.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK

10 Agustus 2026 - 14:40

Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

10 Agustus 2026 - 10:16

Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan

8 Agustus 2026 - 14:04

Diduga Provokasi Pedagang Pasar Baru Bekasi, Oknum W Dilaporkan ke Polisi

7 Agustus 2026 - 16:54

Dituduh Pakai Rekening Pribadi, Pengacara MSB Buka Suara Perihal Kasus Perumda Tirta Bhagasasi

5 Agustus 2026 - 17:05

Trending di News