Menu

Mode Gelap
Menkes Budi Ungkap Ancaman Terbesar TNI-Polri Bukan Peluru, tetapi Stroke dan Penyakit Jantung Terbongkar! Dugaan Bio Solar Disulap Jadi Dexlite di SPBU Medan, Praktik Curang Diduga Berjalan 9 Bulan Viral! Warga Labuhanbatu Pergoki Pria Diduga Oknum TNI, Kasus Hilangnya 16 Ekor Lembu Kini Diselidiki Wafatnya dr. Icha di TTU Jadi Sorotan, Dugaan Tekanan Psikologis Saat Bertugas di IGD Mengemuka Cicilan KPR Subsidi Bakal Mulai Rp500 Ribuan per Bulan, Tapi Tenornya Sampai 40 Tahun. Siap Nyicil Seumur Hidup? Di Usia ke-80, Polri Bukan Lagi Sekadar Soal Seragam. Ada Angka 82,4 Persen yang Jadi Bahan Renungan

Ekonomi

Presiden Prabowo Bakal Ngulik Utang Kereta Cepat Whoosh, Ini yang Bakal Dibahas

badge-check


					Presiden Prabowo akan menggelar rapat khusus membahas utang proyek kereta cepat Bandung-Jakarta (Whoosh). (Foto:Istimewa) Perbesar

Presiden Prabowo akan menggelar rapat khusus membahas utang proyek kereta cepat Bandung-Jakarta (Whoosh). (Foto:Istimewa)

PRABA INSIGHT – JAKARTA – Jika Anda mengira utang proyek kereta cepat Bandung-Jakarta (Whoosh) bakal hilang dengan sendirinya, siap-siap kecewa. Presiden Prabowo Subianto ternyata bakal turun tangan langsung dalam rapat khusus untuk membahasnya. Pernyataan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai bertemu Presiden di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (29/10).

“(Soal Whoosh) nanti bahas khusus,” kata Airlangga. Singkat, padat, dan bikin penasaran seolah-olah semua masalah bakal beres begitu saja dengan satu rapat.

Airlangga tidak merinci kapan rapat digelar atau siapa yang bakal diundang. Yang jelas, masalah Whoosh akan dibahas “secara khusus.” Jadi, kalau Anda berharap kabar utang ini bakal hilang lewat sihir, siap-siap kecewa lagi.

Sebelumnya, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan bilang bahwa Presiden Prabowo akan mengeluarkan keputusan presiden soal penyelesaian utang proyek KCIC. Artinya, drama utang ini bakal ada titik terang—atau setidaknya, akan dibahas dengan tanda tangan resmi.

Proyek ini butuh total investasi US$ 7,27 miliar atau hampir Rp 121 triliun, dengan 75 persen berasal dari China Development Bank, berbunga 2 persen per tahun. Angka-angka ini bikin kepala pusing, tapi untungnya kita cuma perlu membacanya, bukan membayarnya langsung.

Pemerintah saat ini menimbang dua opsi: alih kewajiban ke pemerintah atau tambahan dana ke PT Kereta Api Indonesia. Namun, Danantara Indonesia tetap diharapkan memimpin proses restrukturisasi utang. Jadi, jangan heran kalau nanti ada rapat lanjutan yang bikin kita semua menunggu-nunggu.

Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menambahkan bahwa negosiasi restrukturisasi utang masih berjalan. “Danantara akan kembali kirim tim negosiasi untuk ngobrol sama pemerintah Cina soal restrukturisasi utang,” kata Dony di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Negosiasi ini mencakup jangka waktu pinjaman, suku bunga, dan beberapa mata uang. Jadi intinya, urusan Whoosh ini memang ribet tapi tenang, rapat khusus dari Presiden dan Ketua DEN Luhut siap bikin semuanya dibahas… secara khusus. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Benny Wullur vs Hotman Paris, Akademisi Pertanyakan Pencabutan Inkracht

18 Juni 2026 - 21:25

Potensi Wakaf RI Rp400 Triliun per Tahun, Berry Kurniawan: Mulai Rp1.000 Sehari Bisa Ubah Nasib Umat

17 Juni 2026 - 11:29

Rupiah Nyaris Rp18.000 per Dolar AS, Sandri Rumanama Minta Pemerintah Berani Naikkan BBM

1 Juni 2026 - 16:03

Beli Saham GoTo Saja Nggak Cukup, Negara Harus Ikut Kelola Bisnis Ojol

30 Mei 2026 - 14:19

Whoosh Ngebut di Rel, Utangnya ke Telkomsel Malah Mandek Rp298 Miliar

22 Mei 2026 - 19:14

Trending di Ekonomi