Menu

Mode Gelap
Update Bantargebang: Longsor Gunungan Sampah Tewaskan 6 Orang, 1 Korban Masih Dicari Pria di Tanjungpinang Diduga Bunuh dan Mutilasi Istri, Baru Bebas 15 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Warga Bekasi Utara Geger Temukan Bayi Perempuan Hidup di Dalam Tong Sampah Ribut Usai Laga Malut United vs PSM, Wartawan Diintimidasi hingga Wasit Tertahan di Stadion Lewat ‘Na Willa’, Bioskop Lebaran Tahun Ini Punya Cerita Hangat tentang Dunia Anak Band Soul Surabaya Thee Marloes Lepas Single ‘Under The Silver Moon’, Album Kedua Rilis Mei

Ekonomi

“Setelah Kawin Sama Tokopedia, TikTok Shop Malah PHK Ratusan Karyawan”

badge-check


					foto ilustrasi Aplikasi TikTok (foto:Praba/Istimewa) Perbesar

foto ilustrasi Aplikasi TikTok (foto:Praba/Istimewa)

PRABA INSIGHT- TikTok Shop, layanan e-commerce yang sebelumnya hanya muncul di sela-sela video joget dan tips skincare, kini punya babak baru yang tidak bisa di-scroll begitu saja. Setelah menikah secara bisnis dengan Tokopedia tahun lalu lewat mahar USD 1,5 miliar, kini hasil rumah tangga mereka mulai tampak: PHK massal.

Mengutip laporan Tech in Asia dan Bloomberg, TikTok Shop Indonesia dikabarkan memutus hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan karyawan. Yang kena bukan cuma satu divisi, tapi hampir semua: dari logistik, operasional, marketing, sampai bagian gudang yang mungkin baru saja menyusun paket flash sale semalam.

Lebih getirnya lagi, ini belum klimaks. Gelombang PHK berikutnya disebut akan datang bulan Juli 2025, dengan target pemangkasan dari 5.000 menjadi 2.500 karyawan. Alias, separuh populasi di kantor bisa mendadak masuk grup alumni.

Namun, jangan buru-buru menulis konspirasi. Juru bicara TikTok bilang kalau ini adalah bagian dari penyesuaian kebutuhan bisnis. Katanya sih, Indonesia masih jadi “pasar utama”—meski cara mencintainya kini dengan merampingkan tim. Romantis ala korporat.

Tokopedia Juga Pernah PHK: Tapi Ada Laptop dan Garden Leave

PHK massal di TikTok Shop ini seperti mengulang skrip dari tahun lalu. Pada 2024, Tokopedia juga melakukan PHK terhadap 450 karyawannya. Tapi saat itu, at least, ada sedikit “bonus perpisahan” yang bikin netizen bertanya: “Eh seriusan dapet laptop?”

Menurut penelusuran unggahan akun @ecommurz di Instagram, berikut daftar benefit pesangon Tokopedia yang sempat viral:

  1. Pesangon 1,75 kali gaji.

  2. Uang Penghargaan Masa Kerja (UPMK) 1 kali gaji.

  3. Kompensasi cuti yang belum diambil.

  4. Gaji penuh sesuai kontrak untuk karyawan asing, plus dukungan repatriasi (alias pulang kampung versi korporat).

  5. Asuransi kesehatan diperpanjang 3 bulan.

  6. Program asistensi hingga Februari 2025.

  7. Laptop boleh dibawa pulang.

  8. Dan yang paling bikin iri: garden leave gaji tetap cair sampai Agustus 2024, meski tidak perlu ngantor dan tidak boleh kerja di tempat lain. Cuan sambil rebahan? Bisa.

Merger TikTok-Tokopedia: Cinta Dua Platform, Korban Satu Organisasi

PHK ini bukan karena cuaca, tapi bagian dari dampak merger TikTok Shop dengan Tokopedia awal 2024 lalu. Perusahaan menyebut ini sebagai bagian dari restrukturisasi organisasi agar tidak tumpang tindih, tidak boros sumber daya, dan yah lebih ramping.

Nuraini Razak, Direktur Urusan Korporat Tokopedia dan ShopTokopedia, menjelaskan bahwa penyelarasan tim ini diperlukan demi menyatukan visi misi. Namanya juga bisnis, kadang yang harus disatukan bukan hati, tapi struktur kerja.

“Terima kasih atas kontribusinya, tapi kami harus move on dengan formasi baru,” kurang lebih begitu terjemahan halus dari pernyataan resmi mereka.

Indonesia Tetap Jadi Pasar Utama, Tapi Karyawannya Kian Berkurang

Meski terdengar ironis, TikTok Shop masih menegaskan bahwa Indonesia adalah pasar prioritas. Tapi ya itu tadi, jumlah prajuritnya dikurangi. Persaingan dengan Shopee dan Lazada juga makin ketat, jadi bisa dibilang mereka sedang menyusun strategi ala survival mode.

Jadi, kalau kamu masih punya keranjang belanja di TikTok Shop, tenang saja, checkout tetap jalan. Tapi bagi yang di balik layar, hari-hari ini mungkin lebih sibuk memperbarui CV daripada ngurusin flash sale.

Penulis : Alma Khairunisa – Editor : Ivan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Wajah THR Lebaran 2026: Swasta Dipotong Pajak, Aparatur Negara Utuh 100%

6 Maret 2026 - 10:19 WIB

BHR Ojol Naik 100%, Aplikator Rogoh Rp220 Miliar: Lebaran Tahun Ini Lebih “Nendang” buat Mitra?

3 Maret 2026 - 14:12 WIB

BHR Ojol Tinggal Tunggu Waktu! Ini Bocoran Cair dan Besaran Bonusnya

25 Februari 2026 - 10:25 WIB

THR ASN,TNI, Polri 2026 Cair Awal Ramadan, Negara Gelontorkan Rp 55 Triliun

19 Februari 2026 - 18:25 WIB

NIB Katanya Bikin Mudah, Rakyat Kecil Malah Makin Pusing Tujuh Keliling

30 Januari 2026 - 07:20 WIB

Trending di Ekonomi