Menu

Mode Gelap
Blak-blakan! Sandri Rumanama Soroti Kesenjangan Maluku di Halal Bihalal Pemuda Timur Garuda Menggila di GBK! Indonesia Hajar Saint Kitts 4-0, Beckham Putra Jadi Bintang Gaduh Tahanan Yaqut, KPK Minta Maaf: Asep Sebut Kekecewaan Publik Adalah Dukungan RI Cari Sumber Minyak Baru di Tengah Krisis Hormuz, Bahlil: Jangan Tanya dari Mana Abdullah Kelrey Tantang KPK, Desak Pemeriksaan Puan Maharani dan Hapsoro Mobil Setan: Penumpang yang Tak Pernah Turun

Crime

Tiga Hari Tak Terungkap, Jasad Bayi Ditemukan di Plafon Sekolah Banjarnegara

badge-check


					Penemuan jasad bayi di plafon SMK Negeri 1 Wanayasa, Banjarnegara, menggemparkan warga. Polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan kronologi kejadian.(Istimewa) Perbesar

Penemuan jasad bayi di plafon SMK Negeri 1 Wanayasa, Banjarnegara, menggemparkan warga. Polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan kronologi kejadian.(Istimewa)

PRABA INSIGHT – BANJARNEGARA – Di Banjarnegara, sebuah kisah yang mestinya tidak pernah ada terjadi di tempat yang mestinya aman: sebuah sekolah. Di balik plafon kamar mandi SMK Negeri 1 Wanayasa, ruang kecil yang bahkan tak layak disebut kamar, menjadi tempat terakhir bagi seorang bayi yang bahkan belum sempat melihat dunia.

Hari Senin, 1 Desember 2025, sekolah itu tidak hanya dipenuhi suara bel dan langkah siswa. Ada kesunyian aneh yang kemudian berubah menjadi duka ketika ditemukan bayi seberat sekitar 3 kilogram dalam kondisi yang mengiris hati siapa pun yang mendengar.

Tiga hari lamanya ia terbaring sendirian. Tiga hari tanpa suara, tanpa pelukan, tanpa siapa pun. Keberadaannya baru terungkap ketika bau tak sedap mulai merayap seakan menjadi satu-satunya cara bayi itu “berbicara” kepada dunia.

Kamar mandi yang biasanya hanya jadi tempat anak-anak sekolah mencuci wajah sebelum masuk kelas tiba-tiba menjelma saksi bisu tragedi yang tak masuk akal.

Dinding-dinding sekolah yang tiap hari mendengarkan tawa siswa, kini terasa seperti ikut menunduk. Bagaimana mungkin ruang belajar berubah menjadi lokasi duka sedalam ini?

Pertanyaan demi pertanyaan menggantung tanpa pegangan:

Apakah di sini ia menghela napas terakhir?

Mengapa suara kecil yang baru lahir justru dibungkam?

Siapa yang tega merampas masa hidup yang bahkan belum dimulai?

Kepolisian telah memasang garis penyelidikan. Setiap sudut kamar mandi, setiap jejak sekecil apa pun sedang ditelusuri agar simpul tragedi ini bisa diurai. Masyarakat Banjarnegara pun diliputi duka bercampur kemarahan. Di media sosial, warganet tak henti-hentinya mengungkapkan kepedihan, seakan mencoba menambal rasa kehilangan yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata.

Di tengah hiruk-pikuk dunia yang terus bergerak, kisah seorang bayi yang tak sempat dikenali ini menjadi pengingat: betapa rapuhnya hidup, dan betapa dalamnya luka yang ditinggalkan ketika kepedihan dibiarkan terjadi dalam diam.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Terungkap! Inilah Pembunuh Ermanto, Pensiunan Karyawan JICT yang Tewas di Bekasi

11 Maret 2026 - 10:09 WIB

Ditegur Saat Apel Pagi, Karyawan di Tojo Una-Una Tewas Diduga Diserang Rekan Kerja

10 Maret 2026 - 15:02 WIB

Pria di Tanjungpinang Diduga Bunuh dan Mutilasi Istri, Baru Bebas 15 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan

9 Maret 2026 - 14:40 WIB

Warga Bekasi Utara Geger Temukan Bayi Perempuan Hidup di Dalam Tong Sampah

9 Maret 2026 - 14:28 WIB

Eks Ketua SP JICT Ermanto Usman Ditemukan Tewas di Bekasi, Kasus Kontrak Rp4,08 Triliun Kembali Disorot

8 Maret 2026 - 14:45 WIB

Trending di Crime