Menu

Mode Gelap
Beli Saham GoTo Saja Nggak Cukup, Negara Harus Ikut Kelola Bisnis Ojol Rayakan Idul Adha, DKM Grand Center Point Bekasi Rajut Toleransi Antar Umat Pesugihan Kandang Bubrah: Rumah Tak Pernah Jadi, Teror Tak Pernah Berhenti Zimperium Bongkar 250 Aplikasi Android Palsu yang Diam-Diam Daftarkan Korban ke Layanan Premium Hotman Paris Balas Natalius Pigai: “Gajimu Enggak Sebanding dengan Pendapatanku” Kemenkeu Mengaku Tak Tahu Soal APBN untuk Kurban Prabowo: “Tanya Mensesneg”

Regional

Banjir Telan Lapas Aceh Tamiang, Imipas Lepas Napi demi Selamatkan Nyawa

badge-check


					Foto: Istimewa Perbesar

Foto: Istimewa

PRABA INSIGHT- ACEH – Musibah banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera rupanya tak hanya bikin rumah warga kalang-kabut. Lapas pun ikut kena getahnya. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, mengungkapkan bahwa beberapa lembaga pemasyarakatan mengalami kerusakan cukup parah. Yang paling mengenaskan terjadi di Lapas Aceh Tamiang air sudah naik sampai atap, persis seperti adegan film bencana, tapi versi anggaran negara.

Agus bercerita bahwa pihaknya sebenarnya sudah lari ke sana-sini meminta bantuan. Mereka mencoba koordinasi dengan Polri, TNI, hingga pemerintah daerah untuk mencari lokasi penampungan sementara bagi para warga binaan. Namun, karena bantuan tak kunjung tiba secepat air bah, opsi yang tersisa hanya satu: melepaskan para napi agar mereka tidak ikut “tamat” di balik jeruji.

Menurut Agus, keputusan itu semata-mata demi kemanusiaan. Dalam situasi di mana bangunan lapas siap berubah jadi akuarium raksasa, keselamatan jiwa tetap nomor satu. “Kalau tidak dilepas dan air sudah sampai ke atap, justru kami yang disalahkan,” katanya, lugas.

Ia mengakui bahwa sebagian warga binaan mungkin memilih menyelamatkan diri sekaligus mencari keluarga mereka. Jadi, untuk sementara keberadaan mereka belum sepenuhnya terpantau. Namun, setelah kondisi membaik, pencarian bakal dilakukan untuk mengembalikan para napi ke rutan masing-masing.

Singkatnya, bencana kali ini bukan hanya menguji kualitas infrastruktur, tapi juga menampar kesadaran bahwa bahkan tembok setebal lapas pun tak bisa menahan derasnya air apalagi kalau respons penanganan bencana kalah cepat dibanding arus.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rayakan Idul Adha, DKM Grand Center Point Bekasi Rajut Toleransi Antar Umat

29 Mei 2026 - 12:30

Duit Pusat Rp200 M Nyangkut, DPR RI Sentil Pembebasan Lahan di Bekasi Timur

28 Mei 2026 - 16:29

Viral Kepala Sekolah Meninggal di Hotel Trenggalek Bersama Guru Perempuan, Polisi Dalami Kronologi

26 Mei 2026 - 20:42

Warga Antre Tes Kesehatan di Bekasi, Heritage Medical Bawa Kabar Melegakan!

24 Mei 2026 - 17:39

Eks Polwan Viral Lagi: Tetangga di Sigi Diduga Dipukul Pakai Balok Kayu, CCTV Bikin Warga Geger

22 Mei 2026 - 20:16

Trending di Crime