Menu

Mode Gelap
Aksi Novi Ayla KDI Blusukan di Condet, Bagi-bagi Nasi Boks Bareng PJBW Kader PDI Perjuangan di DPRD Kota Bekasi Dilaporkan ke DPP, Diduga Main Proyek MBG KKN Berujung Teror: Cermin Terkutuk yang Membuat Penghuninya Gila dan Mati Gantung Diri Reformasi Pajak Kendaraan Jabar: Kemudahan untuk Warga, dan Ancaman Bagi Calo Drama Dean James di Go Ahead Eagles: Tak Disanksi KNVB, Tapi Status Kewarganegaraan Jadi Sorotan Di Balik Konflik Kerajaan, Ini Permintaan Terakhir Ratu Elizabeth II yang Bikin Haru

Regional

Banjir Telan Lapas Aceh Tamiang, Imipas Lepas Napi demi Selamatkan Nyawa

badge-check


					Foto: Istimewa Perbesar

Foto: Istimewa

PRABA INSIGHT- ACEH – Musibah banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera rupanya tak hanya bikin rumah warga kalang-kabut. Lapas pun ikut kena getahnya. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, mengungkapkan bahwa beberapa lembaga pemasyarakatan mengalami kerusakan cukup parah. Yang paling mengenaskan terjadi di Lapas Aceh Tamiang air sudah naik sampai atap, persis seperti adegan film bencana, tapi versi anggaran negara.

Agus bercerita bahwa pihaknya sebenarnya sudah lari ke sana-sini meminta bantuan. Mereka mencoba koordinasi dengan Polri, TNI, hingga pemerintah daerah untuk mencari lokasi penampungan sementara bagi para warga binaan. Namun, karena bantuan tak kunjung tiba secepat air bah, opsi yang tersisa hanya satu: melepaskan para napi agar mereka tidak ikut “tamat” di balik jeruji.

Menurut Agus, keputusan itu semata-mata demi kemanusiaan. Dalam situasi di mana bangunan lapas siap berubah jadi akuarium raksasa, keselamatan jiwa tetap nomor satu. “Kalau tidak dilepas dan air sudah sampai ke atap, justru kami yang disalahkan,” katanya, lugas.

Ia mengakui bahwa sebagian warga binaan mungkin memilih menyelamatkan diri sekaligus mencari keluarga mereka. Jadi, untuk sementara keberadaan mereka belum sepenuhnya terpantau. Namun, setelah kondisi membaik, pencarian bakal dilakukan untuk mengembalikan para napi ke rutan masing-masing.

Singkatnya, bencana kali ini bukan hanya menguji kualitas infrastruktur, tapi juga menampar kesadaran bahwa bahkan tembok setebal lapas pun tak bisa menahan derasnya air apalagi kalau respons penanganan bencana kalah cepat dibanding arus.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kader PDI Perjuangan di DPRD Kota Bekasi Dilaporkan ke DPP, Diduga Main Proyek MBG

10 April 2026 - 14:41 WIB

Geger Video Sekdes di Bekasi Diduga Asyik Main Judol Saat Pertemuan Resmi!

8 April 2026 - 05:36 WIB

Heboh Dugaan Pelecehan Mantan Pelatih Pramuka SMPN 4 Bekasi, KPAD: Jangan Takut Melapor!

7 April 2026 - 15:12 WIB

Parkir Liar di Depan RS Hermina Bekasi Kambuh, Dishub: Besok Kami Monitor

7 April 2026 - 14:29 WIB

Geger SE Larangan Hajatan Teluk Pucung Dicabut, Lurah: Saya Siap Dipindah

7 April 2026 - 07:33 WIB

Trending di News