Menu

Mode Gelap
Ramai Program MBG, Pelajar Sumsel Justru Soroti Hal yang Jarang Dibahas Waduh! Pasien Puskesmas Rawa Tembaga Diduga Terima Obat Kedaluwarsa, Dinkes Kota Bekasi Turun Tangan! Kapolri Angkat Tangan soal Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa: “Sudah Bukan Kewenangan Polri” Garuda di Dadaku Ramaikan Jakarta Fair 2026, Keanu Azka dan Quinn Salman Diserbu Penggemar Cilik MILKLAB Ajak Pecinta Kopi Keliling Kafe Jakarta, Berburu Signature Drink Sambil Koleksi Hadiah Demo Dukung MBG di Monas: Dapat Wajan Baru dan Uang Transport 100 ribuan, Uangnya dari Mana?

Regional

Tol Trans-Sumatra: Jalan Panjang Menuju Mimpi yang (Akhirnya) Bisa Dilewati

badge-check


					Jalan Tol Trans-Sumatra membentang sekitar 2.818 km dari Banda Aceh hingga Bakauheni. Proyek ini menjadi simbol pemerataan ekonomi luar Jawa dan calon tol terpanjang di Asia Tenggara.(Foto:Istimewa) Perbesar

Jalan Tol Trans-Sumatra membentang sekitar 2.818 km dari Banda Aceh hingga Bakauheni. Proyek ini menjadi simbol pemerataan ekonomi luar Jawa dan calon tol terpanjang di Asia Tenggara.(Foto:Istimewa)

PRABA INSIGHT – SUMATRA – Kalau Pulau Jawa punya jalan tol yang seperti benang rapi dari Merak sampai Banyuwangi, Sumatra sekarang juga punya cerita panjangnya sendiri. Namanya Jalan Tol Trans-Sumatra proyek raksasa yang konon akan menjahit ujung utara dan selatan pulau ini sepanjang kurang lebih 2.818 kilometer. Dari Banda Aceh di ujung kepala sampai Bakauheni di ujung kaki.

Kedengarannya seperti mimpi lama yang baru sempat dikerjakan dengan serius: membuat perjalanan lintas provinsi di Sumatra tidak lagi seperti ekspedisi lintas zaman.

Dari Banda Aceh Sampai Bakauheni: Satu Pulau, Satu Tarikan Napas

Proyek ini bukan cuma tentang jalan beraspal mulus yang panjangnya bikin peta Google Maps ngos-ngosan menggambar. Tapi juga tentang mimpi pemerataan ekonomi di luar Jawa—mimpi yang sudah terlalu lama terjebak di ruang rapat dan janji kampanye.

Jalan Tol Trans-Sumatra diharapkan bisa mempercepat mobilitas barang dan orang, dari pelabuhan sampai pasar, dari sawit sampai semen, dari nelayan sampai mahasiswa rantau. Dengan jalur ini, jarak antarkota besar seperti Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Palembang, Bengkulu, hingga Bandar Lampung tidak lagi terasa sejauh jarak antara janji pembangunan dan kenyataan di lapangan.

Sebagian Sudah Bisa Dilewati, Sebagian Masih Jadi Warna Merah di Peta

Dalam peta digital yang ramai dibagikan warganet, ruas yang sudah beroperasi ditandai warna hijau, yang masih dikerjakan warna merah, dan yang masih sekadar rencana warna hitam seperti status hubungan yang belum pasti.

Beberapa ruas besar seperti Bakauheni- Terbanggi Besar, Pematang Panggang–Kayu Agung, dan Palembang–Indralaya sudah bisa dinikmati pengendara. Tapi di beberapa titik, proyek ini masih berpacu dengan waktu, cuaca, dan tentu saja birokrasi.

Namun jika seluruh jaringan rampung, Tol Trans-Sumatra akan menjadi salah satu jalan tol terpanjang di Asia Tenggara. Sebuah pencapaian besar bagi negeri kepulauan yang kadang lebih sering terhubung lewat sinyal daripada infrastruktur.

Jalan Panjang yang Menghubungkan Lebih dari Sekadar Kota

Tapi, seperti kata banyak orang bijak di jalan raya: tol bukan cuma tentang jarak, tapi tentang harapan. Karena di balik aspal yang membentang itu, ada cerita orang-orang yang ingin hidupnya sedikit lebih cepat, lebih mudah, dan lebih dekat dengan peluang.

Dan mungkin, kelak di masa depan, perjalanan dari Banda Aceh ke Bakauheni tak lagi dianggap perjalanan lintas pulau, tapi lintas mimpi yang akhirnya bisa diwujudkan. Dengan jalan yang (akhirnya) benar-benar menyambung.


Penulis : Ris Tanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waduh! Pasien Puskesmas Rawa Tembaga Diduga Terima Obat Kedaluwarsa, Dinkes Kota Bekasi Turun Tangan!

23 Juni 2026 - 12:16

Kadisporapar Tanjungbalai Gandeng Aktivis KAMMI, Ini Tujuannya

23 Juni 2026 - 10:48

Hebat! 100 Difabel di Karawang Siap Dobrak Tembok Kaku Dunia Industri

20 Juni 2026 - 16:43

Keren! Kolaborasi LSPR, Kombas dan Lansia Jatiasih Cetak Batik di SAPA Lansia Vol. 2

20 Juni 2026 - 14:06

Dugaan Penipuan Lahan di Bekasi, Kades Sarimukti Dilaporkan ke Polisi

19 Juni 2026 - 15:26

Trending di News