Menu

Otomatis
Breaking News

Regional

“Bukan Sinetron: Remaja Terlempar dari Wahana, Jatim Park, Gercep Polisi Langsung Cek TKP”

badge-check

“Bukan Sinetron: Remaja Terlempar dari Wahana, Jatim Park, Gercep Polisi Langsung Cek TKP” Perbesar

PRABA INSIGHT- Siapa sangka, liburan yang mestinya penuh tawa dan selfie di puncak adrenalin, malah berubah jadi tragedi yang bikin ngeri. Di tengah euforia wisatawan Jatim Park 1, Kota Batu, sebuah insiden menggemparkan terjadi. Seorang remaja berinisial RDP (14) terlempar dari wahana Pendulum 360 wahana ekstrem yang semestinya bikin jantung deg-degan, tapi bukan karena nyawa nyaris melayang beneran.

Insiden ini terjadi pada Selasa, 8 April 2025. Saat wahana mengayun di udara dan memutar seperti hati mantan yang belum move on, RDP justru terpental. Bukan efek visual. Bukan editan sinetron. Ini nyata. Dan menyakitkan. RDP mengalami patah pada dua tulang betis kanan, ditambah jari tengah dan jari manis tangan kanan juga ikut retak. Gagal liburan, sukses ke rumah sakit.

Awalnya RDP dirawat di klinik internal taman hiburan. Tapi karena luka cukup serius, dia dilarikan ke RS Baptis Kota Batu, lalu dirujuk lagi ke RS Persada Husada di Malang. Mungkin trauma jadi oleh-oleh tak terduga dari perjalanan ini.

Polres Batu tak tinggal diam. Mereka sudah periksa enam saksi, termasuk operator wahana dan manajemen. “Kami masih dalami kemungkinan kelalaian, serta apakah SOP sudah dijalankan,” ujar Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Rudi Kuswoyo, yang kini mungkin lebih hapal struktur mesin wahana ketimbang teknisinya sendiri.

Sementara itu, wahana Pendulum 360 langsung dihentikan operasionalnya. Bukan karena takut ditinggal pengunjung, tapi karena ini bukan sinetron “Putri Terlempar dari Pendulum,” dan keselamatan manusia bukan bahan eksperimen.

Pihak Jatim Park Grup akhirnya buka suara. Mereka minta maaf, bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan, dan janji akan kooperatif selama penyelidikan. Respons yang baik, meski tetap tak menghapus pertanyaan besar: Bagaimana bisa sabuk pengaman wahana ekstrem tidak mengamankan pengunjung?

Apakah inspeksi alat benar-benar rutin dilakukan? Atau cuma formalitas demi selembar stiker “layak jalan”? Apakah semua SOP benar-benar dijalankan atau cuma jadi pajangan file PDF di folder komputer manajer?

Di balik wahana yang memutar dan melayang-layang itu, ada tanggung jawab berat. Karena sekali saja sistem lalai, yang terlempar bukan cuma nyawa, tapi juga kepercayaan publik.

Untuk sementara, Pendulum 360 berhenti beroperasi. Tapi ingatan tentang insiden ini, akan terus berputar, di kepala pengunjung dan keluarga korban lebih dari sekadar 360 derajat.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Gerak Cepat, OT Group Gandeng Kemenag Bantu Korban Gempa NTT

25 Agu 2026 - 17:08 WIB

Gerak Cepat, OT Group Gandeng Kemenag Bantu Korban Gempa NTT

PAC PDIP Bekasi Barat Gelar Senam Bersama Rakyat, Gilang: Ini Wadah Aspirasi

24 Agu 2026 - 21:43 WIB

PAC PDIP Bekasi Barat Gelar Senam Bersama Rakyat, Gilang: Ini Wadah Aspirasi

PN Cikarang Tolak Penangguhan Tahanan Nyumarno dkk di Kasus Pengeroyokan

20 Agu 2026 - 20:48 WIB

PN Cikarang Tolak Penangguhan Tahanan Nyumarno dkk di Kasus Pengeroyokan

NCW Sorot Dana Hibah KONI Kabupaten Bekasi Rp 13,9 Miliar, Ada Apa?

20 Agu 2026 - 16:25 WIB

NCW Sorot Dana Hibah KONI Kabupaten Bekasi Rp 13,9 Miliar, Ada Apa?

Fakta Sidang Cilacap: Letjen Widi Tak Pernah Perintahkan Jual Lahan

19 Agu 2026 - 09:58 WIB

Fakta Sidang Cilacap: Letjen Widi Tak Pernah Perintahkan Jual Lahan
Trending di News