Menu

Mode Gelap
Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 Luncurkan MPL 2026, Bantu Warga dan Dorong UMKM Bocoran Rahasia Mossad: Hacker Pro-Palestina Handala Serang Sistem dan Data Laura Gelinsky Siskaeee Sindir Polisi Lamban Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus: “Giliran Bokep Bisa Cepat” Jelang Lebaran, Tarif Tol Batang-Semarang Resmi Naik 29 Persen: Mudik Makin Mahal Prabowo Digugat ke PTUN Gara-Gara Teken Perjanjian Dagang RI-AS Tanpa DPR, Publik: Ini Negara atau Startup? Iran Kirim Sinyal Keras ke Ukraina: Jika Bantu Israel Pakai Drone, Bisa Dianggap “Target Sah”

Regional

“Bukan Sinetron: Remaja Terlempar dari Wahana, Jatim Park, Gercep Polisi Langsung Cek TKP”

badge-check


					“Bukan Sinetron: Remaja Terlempar dari Wahana, Jatim Park, Gercep Polisi Langsung Cek TKP” Perbesar

PRABA INSIGHT- Siapa sangka, liburan yang mestinya penuh tawa dan selfie di puncak adrenalin, malah berubah jadi tragedi yang bikin ngeri. Di tengah euforia wisatawan Jatim Park 1, Kota Batu, sebuah insiden menggemparkan terjadi. Seorang remaja berinisial RDP (14) terlempar dari wahana Pendulum 360 wahana ekstrem yang semestinya bikin jantung deg-degan, tapi bukan karena nyawa nyaris melayang beneran.

Insiden ini terjadi pada Selasa, 8 April 2025. Saat wahana mengayun di udara dan memutar seperti hati mantan yang belum move on, RDP justru terpental. Bukan efek visual. Bukan editan sinetron. Ini nyata. Dan menyakitkan. RDP mengalami patah pada dua tulang betis kanan, ditambah jari tengah dan jari manis tangan kanan juga ikut retak. Gagal liburan, sukses ke rumah sakit.

Awalnya RDP dirawat di klinik internal taman hiburan. Tapi karena luka cukup serius, dia dilarikan ke RS Baptis Kota Batu, lalu dirujuk lagi ke RS Persada Husada di Malang. Mungkin trauma jadi oleh-oleh tak terduga dari perjalanan ini.

Polres Batu tak tinggal diam. Mereka sudah periksa enam saksi, termasuk operator wahana dan manajemen. “Kami masih dalami kemungkinan kelalaian, serta apakah SOP sudah dijalankan,” ujar Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Rudi Kuswoyo, yang kini mungkin lebih hapal struktur mesin wahana ketimbang teknisinya sendiri.

Sementara itu, wahana Pendulum 360 langsung dihentikan operasionalnya. Bukan karena takut ditinggal pengunjung, tapi karena ini bukan sinetron “Putri Terlempar dari Pendulum,” dan keselamatan manusia bukan bahan eksperimen.

Pihak Jatim Park Grup akhirnya buka suara. Mereka minta maaf, bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan, dan janji akan kooperatif selama penyelidikan. Respons yang baik, meski tetap tak menghapus pertanyaan besar: Bagaimana bisa sabuk pengaman wahana ekstrem tidak mengamankan pengunjung?

Apakah inspeksi alat benar-benar rutin dilakukan? Atau cuma formalitas demi selembar stiker “layak jalan”? Apakah semua SOP benar-benar dijalankan atau cuma jadi pajangan file PDF di folder komputer manajer?

Di balik wahana yang memutar dan melayang-layang itu, ada tanggung jawab berat. Karena sekali saja sistem lalai, yang terlempar bukan cuma nyawa, tapi juga kepercayaan publik.

Untuk sementara, Pendulum 360 berhenti beroperasi. Tapi ingatan tentang insiden ini, akan terus berputar, di kepala pengunjung dan keluarga korban lebih dari sekadar 360 derajat.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ditegur Saat Apel Pagi, Karyawan di Tojo Una-Una Tewas Diduga Diserang Rekan Kerja

10 Maret 2026 - 15:02 WIB

Heboh! Ledakan di Kauman Ponorogo Terdengar hingga Kilometeran, Satu Rumah Rusak Parah

3 Maret 2026 - 11:48 WIB

Terungkap! Pemprov Kaltim Anggarkan Puluhan Juta untuk Naskah Pidato Gubernur

1 Maret 2026 - 18:18 WIB

Viral! Istri Prajurit di Cenderawasih Diduga Terlibat Selingkuh dengan 13 Anggota TNI AD

27 Februari 2026 - 12:23 WIB

Duar Maut di Situbondo! Ledakan Petasan Hancurkan Rumah, 2 Orang Tewas Termasuk Remaja 15 Tahun

26 Februari 2026 - 14:46 WIB

Trending di News