Menu

Mode Gelap
Ramai Program MBG, Pelajar Sumsel Justru Soroti Hal yang Jarang Dibahas Waduh! Pasien Puskesmas Rawa Tembaga Diduga Terima Obat Kedaluwarsa, Dinkes Kota Bekasi Turun Tangan! Kapolri Angkat Tangan soal Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa: “Sudah Bukan Kewenangan Polri” Garuda di Dadaku Ramaikan Jakarta Fair 2026, Keanu Azka dan Quinn Salman Diserbu Penggemar Cilik MILKLAB Ajak Pecinta Kopi Keliling Kafe Jakarta, Berburu Signature Drink Sambil Koleksi Hadiah Demo Dukung MBG di Monas: Dapat Wajan Baru dan Uang Transport 100 ribuan, Uangnya dari Mana?

Ekonomi

BBM Buat Shell, BP, dan Vivo Akhirnya Datang, Pertamina Kayak Pahlawan Super Last Minute

badge-check


					Setelah BBM di SPBU swasta macam Shell, BP, dan Vivo langka berhari-hari, Pertamina akhirnya datang membawa pasokan impor. Ini kata Pertamina.(foto: Istimewa) Perbesar

Setelah BBM di SPBU swasta macam Shell, BP, dan Vivo langka berhari-hari, Pertamina akhirnya datang membawa pasokan impor. Ini kata Pertamina.(foto: Istimewa)

PRABA INSIGHT – Jakarta — Setelah beberapa hari SPBU swasta macam Shell, BP AKR, sampai Vivo bikin pelanggan geleng-geleng karena stok BBM ludes, akhirnya kabar baik datang juga. Pertamina Patra Niaga (PPN) memastikan impor base fuel alias bahan bakar dasar sudah mendarat manis di Jakarta pada Rabu (24/9/2025).

Langkah ini bukan tiba-tiba muncul, melainkan hasil arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Intinya, pemerintah nggak mau masyarakat kelamaan antre di SPBU dengan wajah cemberut.

Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa Pertamina siap pasok BBM untuk swasta dengan semangat kolaborasi—asal, ya, tetap sesuai aturan main.

“Pertamina Patra Niaga menawarkan mekanisme penyediaan pasokan dengan menggunakan prosedur yang ada. Harapan kami, BU swasta dapat berkolaborasi dengan niat baik, sambil tetap menghormati aturan dan aspek kepatuhan yang berlaku di BUMN,” kata Roberth.

Dari Base Fuel ke Pom Bensin

Kargo base fuel ini bukan sembarangan. Bahan bakar yang datang sudah sesuai standar Direktorat Jenderal Migas. Setelah itu, kualitasnya masih akan dipantau lewat joint surveyor. Jadi jangan khawatir, bensin yang sampai ke kendaraan kita bukan “barang oplosan”.

Pertamina juga sudah menyiapkan pertemuan one-on-one dengan masing-masing BU swasta. Tujuannya? Supaya jelas berapa butuhnya, bagaimana distribusinya, dan kapan masyarakat bisa isi penuh tangki lagi tanpa drama.

Dua Kali Ketemu, Satu Tekad: Jangan Sampai Stok Bolong Lagi

Sejauh ini, sudah dua kali Pertamina ketemu dengan perwakilan SPBU swasta. Pertemuan pertama (19/9) menghasilkan kesepakatan penting: swasta siap beli base fuel polos (tanpa aditif dan pewarna), sementara harga BBM bakal dibuka secara transparan (open book). Bahkan, ada pihak independen yang ikut ngawasin supaya kualitas tetap oke.

Pertemuan kedua (23/9) lebih rame karena semua hadir: Vivo, AKR, Exxon, BP, sampai Shell. Walau ada yang bilang masih harus konsultasi dulu sama kantor pusat global, tapi intinya semua punya komitmen yang sama—stok BBM harus segera aman, biar masyarakat nggak ngedumel lagi.

Kalau biasanya kita dengar drama antrean BBM di SPBU, kali ini cerita sedikit beda. Pertamina, yang selama ini jadi andalan, justru turun tangan “nyelametin” swasta. Dengan kata lain, publik boleh berharap, bensin yang beberapa hari ini kayak harta karun, akhirnya kembali ngalir lancar ke pom bensin. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Benny Wullur vs Hotman Paris, Akademisi Pertanyakan Pencabutan Inkracht

18 Juni 2026 - 21:25

Potensi Wakaf RI Rp400 Triliun per Tahun, Berry Kurniawan: Mulai Rp1.000 Sehari Bisa Ubah Nasib Umat

17 Juni 2026 - 11:29

Rupiah Nyaris Rp18.000 per Dolar AS, Sandri Rumanama Minta Pemerintah Berani Naikkan BBM

1 Juni 2026 - 16:03

Beli Saham GoTo Saja Nggak Cukup, Negara Harus Ikut Kelola Bisnis Ojol

30 Mei 2026 - 14:19

Whoosh Ngebut di Rel, Utangnya ke Telkomsel Malah Mandek Rp298 Miliar

22 Mei 2026 - 19:14

Trending di Ekonomi